
Aku Buakn Rahim Cdangan
Part 73
"Udah Mbak, tapi nggak ketemu sama yang namanya Teddy" jawabku.
"Kan belum tentu juga dia pake nama Teddy."
"Terus gimana? Emang aku dukun yang tau nama IG nya gitu."
"Ya cari terus, lewat temen- temennya kek." Mbak Lidia memberi ide yang menurutku boleh juga. Ku letakkan tehku "Caranya?" Ku tatap intens mbak Lidia.
"Sepertinya berpisah dengan dokter Teddy membuat daya pikirmu menurun (telmi) gitu." Ejeknya.
"Ya kamu cari dari sosial medianya dokter Firman lah."
"Cerdas!" Kataku, Ku buka gawaiku dan ku jalankan saran mbak Lidia.
"Nanti kalau di rumah, sekarang kerja!" Seru mbak Lidia mengambil gawaiku dan memasukkannya kembali ke dalam saku ku.
__ADS_1
Setelah Pekerjaanku selesai, aku segera pulang karena hari sudah semakin malam. Ku parkir dan ku bersihkan diriku sebelum tidur.
"Ndak makan dulu Deb? Sayurnya sudah bunda hangatkan loh." Tanya Bunda.
"Debby sudah makan tadi di kantin. Kalau Debby makan malam terus Debby bisa gendut nanti Bun."
"O iya Bunda lupa, kamu kan masih belum laku ya." Canda Bunda terkekeh.
"Siapa juga yang mau sama Janda." Ucapku memelas.
"Hush... Ndak boleh ngomong gitu ndok, Kamu Bunda perhatikan Ndak pernah mau usaha, tiap ada lelaki Yang deketin selalu menolak."
"Jangan lama- lama nanti keburu tua, mau nunggu berapa lama lagi?" Tanyanya.
"Nunggu aja lah Bun sampai waktunya tiba, nanti kalau Debby sudah lelah menunggu. Bunda bisa cariin jodoh untuk Debby." Kataku tersenyum.
"Ah yang bener?"
"Iya beneran bun..."
__ADS_1
"Ya sudah, istirahat sana." Seru Bunda.
Aku kembali ke kamarku, ku baringkan tubuhku ke ranjang dan aku teringat saran mbak Lidia sore tadi. Seketika rasa kantukku hilang. Ku ambil gawai yang ku letakkan di atas meja dekat ranjang ku, Ku buka IG dan ku cari IG milik Dokter Firman. Begitu banyak follower disana dan banyak pula yang di follow oleh dokter Firman.
Ku telusuri follower dokter Firman, tak ada juga yang mengarah pada dokter Teddy. Selanjutnya yang di follow oleh dokter Firman. Ketemulah nama @Atmajayasmil ku buka dan benar saja ada foto dokter Teddy disana.
"Idih... Narsis sekali namanya." Gumamku.
Segera ku follow. Ku lihat foto yang ada di IG nya, ku ambil salah satu yang terlihat paling manis. Lumayan untuk mengisi galery ku.
πΈπΈπΈ
suara adzan berkumandang aku terbangun, jam sudah menunjukkan pukul 05.00 aku segera menjalankan ibadah subuh. Setelahnya aku buka ponsel dan ku periksa IG, kesabaranku harus di uji lagi. Dokter Teddy menolak ku, tak tanggung- tanggung dia menghapus ku dari daftar pengikutnya.
"Sungguh keterlaluan ni orang! Kenapa jadi jual mahal gitu?" gerutuku. Ku putar lagi otakku.
Ku buat akun baru dengan nama baru @Lidiasari hanya nama itu yang ku ingat saat ini nama mbak Lidia. Ku kirim dan mengejutkan dia langsung menerima memfollow balik. Benar- benar membuatku panas hati. Ku ambil napas panjang dan ku hembuskan perlahan "Sabar Deb, Sabar..." Gumamku menenangkan diriku sendiri.
π₯π₯π₯
__ADS_1
Terima kasih kakak-kaka sudah mau mampir dan baca ceritaku,mohon maaf jika ada salah kataππ»π