Aku Bukan Rahim Cadangan

Aku Bukan Rahim Cadangan
Adopsi


__ADS_3

Aku Bukan Rahim Cadangan


Part 232


"Hmmm, terima kasih karena telah menjaga Aldo, kalian berdua pasti sangat lelah sekali ya?"


"Nggak kok Bun, kami sangat senang kok bun bisa jagain Aldo, Aldo sangat lucu anaknya, saya sangat suka bersamanya." jawab ku tersenyum seraya menghadap ke arah Aldo yang terlihat begitu akrab dengan Doni dan Istrinya. Ada rasa yang sangat berbeda saat aku melihat pemandangan yang sangat hangat itu, Iri? Aku salah jika iri pada mereka, karena Aldo sama sekali bukan milik ku atau milik istriku Debby, namun aku rasa tak suka dan cemburu, itulah yang aku rasakan saat ini, yang pasti aku sangat-sangat tidak nyaman dengan pemandangan yang ku lihat saat ini.


"Assalamualaikum" kedatangan Debby membuyarkan semua lamunan dan mengalihkan pandangan ku.


"Walaikumsalam" jawab kami yang hampir bersamaan


"Eh, bunda sudah datang ternyata?" tanyanya yang menghampiri Bunda nya.


"Loh bun, itu mbak Linda dan pak Doni kenapa kemari?" tanya Debby pada Bunda, sepertinya Debby sama terkejutnya seperti ku.


"Pertama-tama bunda ucapkan banyak terima kasih kepada kalian berdua, karena kalian berdua sudah menjaga Aldo dan mulai hari ini kalian tak perlu lagi menjaganya."


Aku dan Debby saling memandang satu sama lain, kami sangat merasa bingung dengan apa yang disampaikan bunda barusan.

__ADS_1


"Bunda, kenapa bunda bersikap seolah kami ini adalah orang lain bun?" tanya Debby dengan kecewa


"Dan apa maksud bunda mulai hari ini kita tidak boleh jagain Aldo? Bahkan mas Aska eh maksud ku mas Teddy sudah bawa baju ganti banyak lemarin. Tuh coba Bunda lihat disana." kata Debby seraya menunjuk ke arah tas besar yang aku bawah dari rumah semalam.


"Jadi gini Debby, nak Teddy, nak Doni dan Linda akan mengadopsi Aldo."


Deg....


Kata-kata bunda yang sangat lembut namun sangat menyakitkan bagi ku dan Debby.


"Iya mereka berdua akan mengadopsi Aldo dan sudah dalam proses saat ini." ulangnya


"Aldo? Adopsi?" tanya ku tak percaya


"Iya nak, jadi biarlah selama Aldo di sini menjadi proses pendekatan untuk mereka, jadi Doni Dan Linda lah yang akan menjaganya mulai malam ini." Jelas Bunda


"Tapi kenapa harus Aldo Bunda?" tiba-tiba tanpa kusadari pertanyaan itu telah lolos dari mulutku dengan begitu saja.


"Maksud nak Teddy? Tanya bunda dengan bingung, entah kenapa mendengar pertanyaan dari bunda telah membuatku sedikit emosi.

__ADS_1


"Kenapa secepat ini? Jadi yang akan mereka adopsi adalah Aldo ku." gumam Debby yang masih terdengar oleh ku.


"Maksud kamu Deb, apa kamu sudah tau tentang hal ini?" tanya ku


"Debby" panggil Linda seraya menghampiri kami.


"Eh.. Mbak."


"Debby, terima kasih ya, kami mencoba saran yang diberikan kamu untuk mengasuh anak. Dan pilihan kami jatuh pada Aldo. Menurut kami dia sangat tampan dan sangat lucu sekali. Terlebih mas Doni sangat dekat sekali denganya. Ucap Linda kemudian


"Debby, kamu?" ku hentikan kalimat ku.


"Debby, bisa ikut dengan saya?" ajak ku pada Debby.


πŸ₯€πŸ₯€πŸ₯€


Terima kasih kakak-kaka sudah mau mampir dan baca ceritaku,mohon maaf jika ada salah kataπŸ™πŸ»πŸ˜Š


Oh ya kak mau promo karya yang berjudul Terpaksa menikahi bos mafia gak kalah seruh juga loh kak ceritanya..

__ADS_1


__ADS_2