
aku bukan rahim cadangan
Part 206
Dua orang yang tak asing bagiku sudah berdiri di depan pintu, kalau tidak salah itu adalah orang yang pernah menjaga kamar rawatku saat insiden di rooftop beberapa bulan yang lalu.
"Kalian?" Gumamku.
"Mbak Debby, Pak Dokter sudah menghubungi, sudah waktunya pulang." Kata salah satu dari mereka, ternyata mereka adalah suruhan dari suamiku. Luar biasa, apakah aku harus tersenyum, atau mengelus dada dengan tingkah suamiku, yang jelas perhitunganya memang tak pernah salah.
"Mbak, Mas, aku permisi dulu, datanglah ke acara kami jika berkenan. Dan satu lagi, belajarlah untuk memupuk kembali rasa cinta kalian. Karena aku yakin jauh di dalam lubuk hati mas Doni masih sangat mencintai mbak Linda. Dan mas Doni, lupakan aku, aku adalah Debby Atmajaya sekarang dan bukan lagi Debby yang masih sendiri." tutupku.
Aku keluar, perasaan ku sangat lega sekarang. Setidaknya mereka sudah tau statusku, aku harap mereka mengerti dan semua akan baik- baik saja.
"Dimana Pak Dokter?" Tanyaku pada kedua orang dengan seragam hitam yang saat ini berdiri di depanku.
__ADS_1
"Pak Dokter sedang pergi ke Atmajaya grup Mbak."
"Atmajaya grup?"
Makan malam paksaan
Mama mengirim pesan padaku bahwa tidak jadi berkunjung ke apartemen. Ya mama batal berkunjung ke apartemen karena masih ada sedikit urusan dengan Kevin dan Vannia. Vannia menolak untuk pergi kebandung bersama Kevin dengan beralasan, masih banyak pekerjaan diibu kota, dan memilih untuk bercerai dengan Kevin jika papa masih saja terus memaksanya untuk pindah kebandung, sempat aku merasa tak enak hati dengan keadaan semua ini, dikarenakan aku lah keluarga atmajaya mengalami perselisihan seperti saat ini.
Akhirnya aku memutuskan untuk menyempatkan diri pulang kerumah Bunda untuk memberitahukan tentang acara resepsi yang akan diadakan oleh keluarga Atmajaya, sekaligus mengambil beberapa barang dan pakaianku. Aku juga sudah berkirim pesan pada Bunda.
"Mbak Debby kemana aja sih? Aldo kangen tau sama mbak debby, Bunda bilang mbak Debby pergi sama om dokter? Om dokter kok jahat, berani-beraninya mengambil mbak Debby dari aldo ." katanya dengan begitu lugu dengan tangan yang masih memeluku dengan erat, Sepertinya suamiku mendapatkan pesaingnya.
Ku putar otakku, menjelaskan hal-hal seperti ini kepada anak seusia Aldo bukanlah hal yang mudah. Apalagi Aldo termasuk anak yang sangat aktif.
"Bunda bilang mbak Debby menikahi om Dokter, menikah itu apa sih mbak?" Tanyanya dengan begitu polosnya.
__ADS_1
"sini deh aldo duduk deket mbak Debby", ku bawa Aldo kepangkuan ku.
"Menurut Aldo menikah itu apa coba?"
Dia tampak berfikir dengan begitu keras.
"Oh...Pacaran ya mbak" celetuknya, entah dari mana anak ini mengenal kata-kata pacaran, aku pun tak tahu.
"gak boleh pacaran Aldo, dengerin mbak Debby baik-baik pacaran itu dilarang ya Ganteng".
π₯π₯π₯
Terima kasih kakak-kaka sudah mau mampir dan baca ceritaku,mohon maaf jika ada salah kataππ»π
Oh ya kak mau promo karya yang berjudul Terpaksa Terpaksa menikahi bos mafia gak kalah seruh juga loh kak ceritanya..
__ADS_1