
Aku bukan rahim cadangan
Part 205
Tapi aku mohon jangan seperti ini Mas" seru Linda yang mulai berkaca- kaca. Ingin sekali ku tahan air mataku tapi aku tak kuasa dengan semua ini. Ku usap namun lagi- lagi harus terjatuh tanpa aku memintanya.
"Jangan melakukan kesalahan untuk kedua kalinya dengan mengeluarkan kata- kata cerai." Ucap Debby yang menghampiri kami berdua.
POV Debby.
Hatiku terenyuh saat aku melihat Mbak Linda dengan wajah penuh rasa bersalah, dan Mas Doni dengan wajah sendunya, Mereka sangat memprihatinkan saat ini. Aku mencoba mendekati mereka berdua. Semua tidak boleh terus berlarut-larut dalam penyesalan hanya karena masa lalu. Jika bukan karena ulah mbak Linda, mungkin aku tak akan pernah menikah dengan Mas Aska.
Aku duduk di kursi yang ada di dekat ranjang Mas Doni sedangkan Mbak Linda duduk di atas ranjang.
"Mas, Mbak, mau sampe kapan kalian seperti ini?" Tanyaku memecah suasana yang hanya terdengar isak tangis mbak Linda.
"Ini semua karena Mbak Deb, karena kesalahan mbak lah mas doni menjadi terpuruk. Mbak benar- benar menyesal. Maafkan mbak!" Ucapnya dengan air muka penuh penyesalan.
__ADS_1
"Udah mbak, Aku sudah memaafkan mbak, justru aku sangat berterimakasih pada mbak, jika saja mbak tidak meminta mas Doni menceraikan ku, mungkin aku tidak akan pernah menikah dengan suamiku, laki- laki yang begitu aku cintai. Aku sangat mencintainya Mbak, sangat."
"Lalu, bagaimana denganku?" Celetuk Mas Doni, dari bicaranya ,dia terlihat begitu kacau dan masih belum bisa menerima kenyataan.
"Lihatlah Mbak Linda, dia sangat mencintai kamu, ingatlah masa - masa bahagia kalian, jangan hanya mengingat keburukannya. Satu keburukannya tapi kamu lupa seribu kebaikannya selama ini. Mengertilah, apa yang mbak linda lakukan, walaupun itu salah, tapi semua itu karena dia sangat mencintaimu." Lagi- lagi aku harus bekerja lebih keras untuk membuka matanya lebar- lebar.
"Tapi aku sudah terlanjur mencintaimu."
"Mengertilah, aku sudah milik orang lain dan aku juga sangat mencintainya."
"Seandainya aku tidak menceraikanmu, Kamu pasti tidak akan mencintainya."
"Anggaplah ini takdir dari Tuhan Mas, ini lah yang harus terjadi."
"Tapi, apa yang bisa ku berikan pada Mas Doni, bahkan rahimku sudah diangkat." sela Mbak Linda.
Deg...
__ADS_1
Kata itu membuatku semakin prihatin dengan keadaan Mbak Linda. Apakah ini yang di namakan karma? Tidak, kata karma terlalu kejam untuknya, jika Tuhan saja begitu cepat mengirimkan malaikat penyelamat untukku kala itu.
Ku hela nafas panjang.
"Menikah bukanlah persoalan Anak, banyak sekali Anak diluar sana yang membutuhkan orang tua, salah satunya aku, betapa bahagianya mereka jika mendapat orang tua seperti kalian."
"Maksudmu?" Tanya mbak Linda menyelidik.
"Aku pernah merasakan di posisi mereka, Bahakan hingga detik ini pun aku masih merasakannya. Jangan menjadikan Anak sebagai alasan untuk merusak kebahagiaan kalian. Aku yang harus minta maaf, karena sudah berada di tengah- tengah kalian."
Pintu diketuk lalu dibuka.
Kami menoleh,
π₯π₯π₯
Terima kasih kakak-kaka sudah mau mampir dan baca ceritaku,mohon maaf jika ada salah kataππ»π
__ADS_1
Oh ya kak mau promo karya yang berjudul Terpaksa Terpaksa menikahi bos mafia gak kalah seruh juga loh kak ceritanya..