AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 103


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA


VOTE VOTE NYA TERSEYENG


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Alex merasa seperti mendapatkan lotre yang sangat tak terduga,karena semua permintaan dalam hatinya semesta sepertinya selalu mendukungnya.


Dengan senyuman yang tak luntur dari wajah nya,ia di dorong oleh Rafa untuk menuju ke dalam mobil nya Selina.Sedangkan Rivan dan Ben langsung naik dalam mobil ,yang di ada supir yang sedang menunggu mereka.


" Bunda biar aku saja yang menyetir ya,Bunda di belakang sama Ayah saja.Adek kamu sama abang saja ya, kasihan kalau di belakang nanti Ayah kesusahan ". Ujar Rafa saat membantu Alex masuk kedalam mobil.


Selina sebenarnya tak nyaman jika duduk berdampingan dengan Alex ,tapi tak mungkin juga ia menolak depan orang nya langsung.


Ben hanya menatap lewat spion mobilnya Selina ,yang berada di belakang mereka.Hatinya serasa ikut dalam mobil itu,ia akan melepaskan Selina jika Alex memperlakukan nya dengan baik.


Tapi jika sikap angkuh dan sombong nya tetap di pertahankan ,maka Rivan akan mengambil Selina dari nya.

__ADS_1


" Ku ikhlaskan dirimu jika dengan dirinya engkau bahagia ,tapi jika dengan nya adalah sumber derita mu.Maka ku pastikan akan merebutmu darinya ,dengan atau tanpa perlawanan."Gumam Rivan


Setelah itu ia pun meninggalkan tempat tersebut ,dan langsung kehotel untuk mengistirahatkan fisik dan pikiran nya. Ia yakin Tuhan sudah menyiapkan Jodoh yang terbaik untuk nya,karena bukan kah semua manusia sudah mempunyai garis hidupnya masing masing.


Selina dengan gugup dan sangat tak nyaman duduk di samping Alex,bahkan ia berkali kali menghembuskan nafasnya kasar.Karena dalam pikiran nya kini,hanya lah memikirkan Rivan.


Ia pun bingung dengan dirinya sendiri,karena ketika bersama Rivan ia merasakan nyaman.Tapi jika bersama Alex ,ia sungguh tak merasakan apapun bahkan tak ada getaran nya sama sekali.


Padahal ia tak menginginkan itu semua ,karena baginya kehidupan nya dengan anak anaknya damai dan tentram tanpa kehadiran yang namanya seorang suami.


Ia sudah tak ingin terikat dengan siapapun lagi ,yang hanya akan menambah luka dan hidup anak nya menjadi tak menentu.


Alex yang menyadari kegelisahan istrinya itu,hanya merutuki dirinya dalam hati karena keegoisan nya dahulu.


Jadi jika sekarang Selina merasa kalau keduanya orang asing,tak mungkin bisa di salah kan karena berpisah selama sepuluh tahun bukan lah hal yang sebentar.


" Aku nggak papa kok,mungkin kecapaian saja jadi begini". Selina berkilah karena tak mungkin juga ia jujur.


" Kalau begitu bersandar saja di bahuku,supaya bisa istirahat sejenak"..Tawar Alex.


" Mm tidak perlu sepertinya ,bukan kah kamu lagi sakit aku nggak mau buat tambah parah".Sahut Selina.


" Yang sakit itu organ dalam ku,bukan bahuku jadi jangan banyak alasan ".Ucap Alex tegas.


Itulah sikap yang paling buruk yang Alex punya,selalu saja tak ingin di bantah tapi semua perkataan orang selalu di bantah nya.

__ADS_1


Ia merasa keputusan nya mutlak,tak ada namanya ganggu gugat.Jika seperti ini,akankah semua wanita disisinya mampu bertahan ,ingat kebahagiaan seseorang bukan hanya karena cinta.


Tapi letak kebahagiaan dalam berumah tangga ,adalah saling menghargai dan menghormati.


Selina merasa tubuh nya bergetar ,karena ingatan nya tentang Kekerasan yang Alex berikan saat malam pengantin itu kembali berputar di kepalanya.


Tak terasa air matanya lolos begitu saja ,bahkan ia sampai memalingkan wajahnya agar tak ada yang melihat apalagi kedua anak nya.


Alina yang mendengar perkataan Alex kepada Bundanya ,ia merasa seperti tak terima.Apalagi anak umur sepuluh tahun ,bukan kah sudah lebih peka terhadap lingkungan sekitar.


" Ayah kenapa sih dari tadi marah Bunda terus,kalau begitu lebih baik tadi Bunda ikut sama Daddy saja". Kesal Alina.


Perkataan putrinya barusan ,membuat Alex kembali sadar akan kesalahannya. Ia pun menoleh kearah Selina ,yang dari tadi hanya memandang keluar jendela.


Diraihnya tangan istrinya itu,dan di usap menggunakan ibu jarinya.


" Maafkan aku". Lirih Alex


Namun Selina tak mau bergeming ,ia tak tahu bagaimana sikap nya untuk menghadapi Alex.


" Sayang maafkan aku,maaf tadi yang sudah membentak kamu marah ". Sambung Alex lagi.


"Tolong jangan katakan apapun ,tapi sesampainya di rumah aku ingin bicara dan hanya berdua ". Sahut Selina datar


Alex hanya pasrah dan menunggu entah apa yang di bicarakan Selina,apakah tentang perpisahan atau lainya.

__ADS_1


Jika sampai hal itu terjadi ,akan kah ia dengan suka rela melepaskan istri nya untuk Rivan yang memang sudah punya tempat tersendiri dari Selina dan anak anak mereka.


__ADS_2