
Like N KOMENNYA
LOPE U FULL
LANJUT ***
Rivan menatap nanar ke arah kamar Alex dan Selina, sungguh merasa bersalah karena melakukan sesuatu yang tidak pernah Ia bayangkan selama hidupnya.
" puas kamu melihat dia seperti itu, kenapa jadi orang keterlaluan seperti itu? Emangnya selama ini dia buat apa ke kamu, sampai-sampai Kamu nekat melakukan hal yang tidak terpuji seperti ini?" tanya Dinda sinis sambil berdiri bersedekap menatap kesal kearah Rivan.
sedangkan pria yang berdiri di hadapan Dinda itu bisa berdiri mematung dan tak tahu harus berbuat apa, pria yang wajahnya tampak begitu Shock dengan kejadian yang baru saja terjadi.
" Ya Tuhan apa yang telah kulakukan tadi, nanti dia menjauh terus tidak menatapku sama sekali gimana jadinya hidupku?" lirih Rivan yang masih bisa didengar oleh Dinda.
__ADS_1
Dinda benar-benar tersulut emosi dan Tak habis pikir dengan jalan pikirannya Rivan itu, bukannya merasa bersalah malah menyesali hal yang seharusnya tidak boleh dirinya sesalkan.
Plak
kali ini Dinda yang gantian menampar Rivan, habis sudah kesabarannya melihat sikap pria yang ada di hadapannya itu.
" jangan kamu macam-macam dengan Selina, karena jika sampai hal itu terjadi itu artinya kamu sudah bersiap diri untuk kehilangan segalanya yang ada padamu sekarang!" Dinda mengatakan hal itu lalu segera pergi dari situ.
ketika Dinda sudah pergi Rifan langsung terduduk di bawah lantai tak mempedulikan sekitarnya, hatinya hancur dengan segala yang telah ia lakukan barusan dan kemungkinan nantinya yang bakal ditemukannya.
Selina yang sudah memeluk erat tubuh suaminya itu, tidak bisa memejamkan matanya. yang ada dipikirannya kini adalah tentang sikap Rivan yang semakin menjadi itu, Bagaimana jika nantinya Alex mengetahui hal ini Akankah persahabatan mereka hancur.
" Kamu kenapa sih Mas berubah seperti itu, Kamu tidak seperti dulu yang aku kenal. selalu sabar murah hati, tersenyum dan ada saat aku butuh, kenapa sekarang yang kamu malah jadi pemaksa dan berniat menghancurkan rumah tangga ku? kalau begini terus, Apakah kita masih bisa saling mengenal seperti dulu lagi?" lirih Selina dalam hati.
__ADS_1
Alex yang merasakan pergerakan istrinya itu langsung terbangun, dirinya begitu heran ketika melihat Selina yang belum tidur akan tetapi malah menitikan air mata sampai matanya pun memerah.
" loh Kamu kenapa, kok bisa belum tidur? ini sudah malam loh sayang, apa Tidak mengantuk begadang seperti itu?" tanya Alex penasaran.
Selina bukannya menjawab Ia Malah memeluk erat tubuh suaminya itu, air matanya pun tumpah sampai membasahi piyama tidur yang dipakai Alex.
Heran, itulah yang dirasakan Alex kini. Bagaimana tidak, sang istri yang tidak diapa-apakan olehnya aku tiba-tiba menangis seperti ini?
" Sayang tolong bicara jangan buat aku penasaran begini, Sebenarnya kamu kenapa? Kok bisa menangis tiba-tiba begini, Tolong jujur sebelum Aku yang akan mencari tahu sendiri!" ujar Alex tegas membuat Selina langsung terduduk dan menatap sendu ke arah suaminya.
" aku aku aku tadi sama Mas Rivan, Aku menampar dia karena keterlaluan dan tidak tahu sopan santun lagi!" lirih Selina membuat Alex langsung murka dan berjalan keluar kamar.
saat sampai di lantai bawah dirinya bisa melihat dengan jelas Rivan yang sedang terduduk sambil menundukkan kepalanya, dilihatnya bahu Rivan itu bergetar pertanda kalau sang empunya sedang menangis.
__ADS_1
" bangun kamu sekarang, dan tunjukan kebolehan mu padaku jangan pada istriku!" teriak Alex menggelegar di seisi rumah.