
HAII READERKU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ^^^
Maaf baru kembali lagi...
MASIH SUASANA BERKABUNG,,
TAPI MAU TAK MAU SEBELUM DAPAT SURAT CINTA DARI NT..😭😭😭😭
✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️✏️
Skip sa ya karena selama ini sudah libur jadi lupa sedikit...
Jika Rafa sedang memeriksa berkas yang ada,berbeda dengan seorang gadis cantik yang sedang bergelut dibawah selimut.
"Yang adek dimana?" Tanya Alex kepada istrinya yang sedang memakai krim malamnya.
__ADS_1
"Biasalah pasti sudah tidur,kamu kan tahu si putri tidur kw itu." sahut Selina sambil tersenyum.
"Ya begitulah anakku,sangat manis dan penurut tidak nakal dan liar," ujar Alex berbangga diri yang membuat Selina menatap jengah kearahnya.
"Kenapa Yang?" Tanya Alex heran dengan wajah kesal istrinya itu.
"Tidak ada,biasa saja tidak kenapa napa kok." ucap Selina yang sudah tak ingin berdebat dengan suaminya itu.
Rafa kini sedang menatap potret wanita cantik dihadapannya kini,ia tersenyum kepada wanita yang menjadi cinta pertamanya itu.
"Malam Dia,gimana kabar kamu disana? kumerindukanmu,apa kamu juga?" Tanya Rafa pelan.
Selama menuntut ilmu dan mulai bekerja diperusahan Leonard,pria tampan itu tak pernah mau bersinggungan dengan yang namanya wanita.
Baginya dalam hidup hanya ada Selina dan Alina wanita dalam hidupnya,tak pernah ada yang lain selain keduanya.
Babang Rafa Roberto
Alina Roberto
LANJUT ^^^
Keesokan paginya Alina terbangun dengan malas,karena cara membangunkan orang ala Selina Roberto.
__ADS_1
"Hei bangun anak gadis,hobinya molor terus nanti jodohnya dipatok ayam baru rasa," panggil Selina.
Namun sama sekali tak ada respon dari Alina,ia masih menyelami dunia mimpinya yang sangat indah.Mungkin ketemu pangeran berkuda putih,atau nick bateman author juga bingung.
"Woii Alina Roberto bangun sebelum kusiram pake air seember," teriak Selina lagi yang terdengar sudah seperti nada ancaman.
"Ishh Bunda keterlaluan sekali sih,hobinya ganggu orang tidur.Kalo begini terus lebih baik aku cari bunda baru deh,biar saat tidur tidak banyak godaannya." kesal Alina.
"Beneran nak kamu dukung Ayah punya istri baru lagi?" Tanya Alex.
"Coba saja kalau berani,jika sudah ikhlas anunya dikasih makan buaya!" ancam Selina sambil menatap Ayah dan anaknya yang terlihat sangat kompak hari ini.
"Eh Yang,jangan gitu dong aku tadi hanya bercanda lho bukan serius," ujar Alex yang sudah mulai mode bucinnya kambuh lagi.
"Hehe kamu pikir aku bodoh apa,sorry aku tidak akan pernah tergoda dengan segala bujuk rayuan maut receh milik kamu." Sahut Selina sambil tersenyum mengejek.
"Itu sih gara gara Adek,sekarang kan Bunda jadi ngambek," Alex merajuk karena melihat sang istri pergi keluar kamar Alika dengan wajah yang ditekuk.
"Dasar sudah aki aki tapi bucinya memalukan,aku saja sebagai anak merasa malu," gumam Alina pelan.
Alex yang stres memilih mendekati istrinya agar tak marah lagi,karena bagaimanapun tidur sendirian itu sungguh tak mengenakan.
"Yang ,sayang kamu dimana?" Tanya Alex sambil setengah teriak karena tak melihat sang istri didalam kamar.
(***Jika ditanya apa Selina dan Alex punya anak lagi selain Alina...Besok saja ya..hari ini cukup sampai disini dulu..
Maaf selama ini libur terus..masih suasana berkabung***..
__ADS_1