AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 232


__ADS_3

Haii semuanya ayolah Like nya itu tuh..


Kamu orang jang terlalu pelit sampe...nanti za galau terus Bro😭😭


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ***


"Sebelum negara api menyerang,pertanyaan aku ya begitu saja tidak ada yang lain!" Ujar Alina santai tanpa beban.


"Sayang kamu bisa tidak manis sedikit begitu denganku,biar jelek begini aku calon suami kamu lho!" Bujuk Rafa memelas.


"Hadeuh,tapi tidak perlu selebay itu juga kali iya aku juga kangen tapi untuk sekarang lagi pengen bobo!" Sahut Alina jengah.


"Hehe bilang kangen saja ribetnya minta ampun,ya sudah ayo masuk aku juga ingin tidur!" Ajak Rafa pelan.


"Lho kok gitu sih,kamu keluar lah masa main masuk saja nanti jadinya keluar masuk baru tahu rasa!" Usir Alina yang tak ingin kena amukan dari Alex karena melihat Rafa berada dalam kamarnya.


"Ayah sama Bunda lagi di kamar,jadi kesempatan dong buat berduaan!" Ujar Rafa sambil menaik turunkan alisnya menggoda Alina.


"Ya sudah ayo masuk,ada saja jadi orang ribet amat hidupnya!" Omel Alina kesal.


'Kan kalau tentang kamu aku bakal bikin lebih ribet,biar keliatan bucin akutnya." Goda Rafa lagi.


"Ya ya sesuka anda semau anda,tapi tolong jangan berlebihan disini aku capek!" Ketus Alina segera berbaring di sofa karena mana mau berduaan dengan Rafa yang kalau tidur tangannya selalu bergerak kemana mana.


Rafa yang tadi sudah mengambil ancang ancang untuk tidur,langsung menghentikan aksinya itu.


Ia menatap heran kearah Alina,kok bisa bisanya meninggalkan dirinya sendiri diatas tempat tidur.


"Lho kamu kok tidur disitu?" Tanya Rafa heran.


"Terus dimana,genteng?" Tanya Alina heran.


"Ya bukan seperti itu juga kali,hanya saja masa aku tidur sendirian disini kan dingin." Sahut Rafa tak terima.


"Hadeuh ini itu hanya berbaring saja,kan belum makan malam jadi tidak perlu terlalu sono kan?" Tanya Alina heran.


"Orang itu dimana mana kalau tidur harus sono lah Yang,kalau tidak sono itu yang namanya mata Ayam!" Ujar Rafa membuat Alina jengah.

__ADS_1


"Sudah diam,Kamu tidur terus dengerin aku yang mau berpuisi ini!" Perintah Alina tak mau di bantah.


"Tapi kalau mau buat Puisi harus temanya Rafa dan Alina ya!" Pinta Rafa lagi.


"Stop,diam dan dengar!" Kesal Alina sambil menatap tajam kearah Rafa.


💞 Rafa Dan Alina💞


Aku Tahu Mencintai Itu Berat


Malah Lebih Berat Daripada Membawa Beban Berat


Tapi Jika Di Resapi dan Di Hayati


Percayalah..


Bahwa Cinta Akan Lebih Indah Dari Pelangi


Bahwa Lebih Cantik Dari Dewi


Bahkan Lebih Mempesona Dari Dewa


Cinta Itu Cukup Dirasakan


Gejolaknya...


Alunan Detak Jantungnya...


Yang Seolah Mengatakan


Sungguh Cinta Itu Membuat Gunung Menjadi Lembah,Yang Lembah Menjadi Bukit..


Tak ada Kekuasan Di Dunia Melebihi Kekuatan Cinta...


Seperti Apa Yang Dirasakan Oleh


Rafa Dan Alina...


LANJUT


"Stop Yang,aku terlena dengan kata kata kamu kenapa jadi semanis itu sih?" Tanya Rafa malu malu.

__ADS_1


Alina kesal,ia tadi itu hanya masih berupa tes yang belum di benahi tapi langsung terhenti oleh ulah Rafa barusan.


Kalau begini puisi yang tadinya hancur tambah hancur,Yang rusak tambah rusak.


"Kamu kalau orang belum selesai ngomong,bisa tidak jangan dipotong lebih dulu kapan jadinya?" Kesal Alina.


"Eh iya ya,Maaf tadi itu hanya keceplosan silahkan di lanjutkan!" Ujar Rafa tapi langsung terhenti ketika mendapat tatapan tajam dari Alina.


"Diam kamu,jangan bicara banyak kamu sukanya pancing keadaan!" Kesal Alina.


Rafa sudah tak bisa berkomentar lagi jika melihat wajah tak bersahabat milik Alina itu,karena pasti ada yang bakal ngamuk.


Alina yang melihat Rafa terdiam,akhirnya bisa bernafas lega karena sunyi sudah keadaan dalam kamar itu.


"Ah akhirnya bisa sunyi juga,kalau begini terus bisa di pastikan bakal tenang aman dan damai dunia ini." Gumam Alina pelan.


Rafa hanya bisa tersenyum dalam diam,ia juga sudah mulai merasakan kantuk hingga tak berdaya sampai ke sum sum tulang belakang.


Alina yang merasa kurang nyaman tidur di Sofa,ia langsung memilih tidur di samping Rafa.


Rafa yang belum terlalu terlelap,memilih untuk memeluk Alina erat.


Karena baginya tidur ternyaman adalah berada di dalam pelukan Alina,yang membuat jiwa nya tenang dan tubuhnya menjadi rileks.


Sedangkan Alex yang sudah selesai urusannya,memeluk erat tubuh Selina yang juga polos.


"Makasih istriku Sayang,aku cinta kamu sepenuh hatiku seluruh jiwaku!" Ujar Alex pelan sambil mencium mesra puncak kepala Selina.


"Jangan lebay deh Kamu,aku benci kata kata itu saat selesai ML." Kesal Selina.


"Hehe,tapi aku lagi mau lho bilang hal itu ke Istri yang paling cantik ini." Puji Alex sambil tersenyum.


Sedangkan Rivan kini sedang memeluk pigura Selina,ia ingin tidur dan bermimpi tentang Selina walaupun tak bisa di gapai.


"Maafkan aku jika terlihat bodoh,tapi aku tulus dengan apa yang aku rasakan kini!" Ujar Rivan monolog.


Pria tampan itu masih saja betah dengan tingkahnya itu,ia seolah merasakan kehadiran Selina di dekatnya.


Jika semua sudah tertidur berbeda dengan Lala yang sedang uring uringan karena dicuekin oleh Mikael,padahal dirinya sudah jatuh cinta pada pandangan pertama.


"

__ADS_1



"Perasaan aku cantik deh,kenapa dia tidak tergoda sedikitpun yah?" Gumam Lala sambil bercermin.


__ADS_2