
VOTE VOTE VOTE NYA TERSEYENG
KOMMENYA JUGA DONG...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Alex seolah tak peduli dengan keadaannya ,sekarang berada di mana ataupun hendak bertemu Siapa.
Dalam pikirannya kini adalah setelah urusannya selesai di negara ini,ia akan kembali ke tanah air untuk mencari Selina.
Karena menurut keterangan petugas bandara ,hanya ada dua keberangkatan pada waktu yang di tanyakan Alex.Namun ternyata tanpa sepengetahuan yang lain,Megan telah menyogok pegawai Bandara agar tak memberi tahukan penerbangan yang ia dan Selina naiki.
Jadi ternyata dalam kurun waktu tersebut ,ada 3 penerbangan yaitu Kanada,Indonesia dan ke Negara ?????
(Yang Nama Akun nya mami gorengan ,Makasih ya saran nya emak ku yang kece badai 😍😍😍)
__ADS_1
Leonard yang kesal karena Alex sepertinya tak peduli,akhirnya mengeluarkan suaranya yang khas.
" Anak tak tahu di untung ,hobinya melakukan sesuatu seenak kamu saja". Bentak Leonard
Alex yang sudah sampai tangga terakhir ,menghentikan langkahnya dan menoleh kearah suara. Ia menghembuskan nafasnya kasar karena sejujurnya sekarang lagi tak ada niat untuk berdebat.
Alex memilih melanjutkan perjalanannya ,namun ancaman Leonard membuat ia tak melangkah lagi.
" Heii brengsek satu lagi kau melangkah ,kupastikan besok jalan menggunakan kursi roda". Ancam Leonard dan membuat Alex langsung menatap jengah kearahnya.
" Dad bisa tidak bicaranya lain kali saja,aku ingin istirahat tubuhku sangat lelah sekali ". Ucap Alex tak bersemangat.
"Dimana menantu ku,kenapa kau datang sendirian hah"? Tanya Leonard
" Dad bisa tidak jangan menanyakan orang lain"? Pinta Alex
" Apa katamu menantu ku kau sebut orang lain,aku tak peduli yang penting sekarang ayo katakan di mana dia"? Tanya Leonard yang mulai tersulut emosi.
" Ada di mana dia bukan urusannya dengan ku,dan aku juga tak peduli padanya.Karena setelah kembali ke Indonesia ,akan ku urus perceraian kami". Sahut Alex tegas.
Leonard yang murka ,langsung menyuruh anak buahnya menyeret Alex ke lantai bawah.Ia ingin menunjukkan sesuatu agar si bodoh itu mengerti dan jadi pintar sedikit.
__ADS_1
Alex meronta ingin di lepaskan ,tapi dua berbanding satu mah akui saja ya.Dengan kesal Alex di jatuh kan di hadapan Leonard,dalam posisi berlutut.
Sedangkan si Tuan besar sedang duduk di sofa,menyilangkan kakinya sambil menghisap cerutu andolennya.
" Jadi apa maksudnya mengatakan menantuku orang lain tadi,bisa kau sampaikan alasannya. Dan setelah itu giliran aku berbicara ,jangan pernah menyela sedikitpun". Ujar Leonard serius.
Alex mau tak mau harus mengemukakan pendapat nya ,apa yang tengah ia pikirkan dan mengganjal di hatinya.
"Aku datang ke sini karena ingin menjemput Selina pulang,aku sadar karena melakukan sesuatu hanyalah untuk kepentingan ku bukan untuknya.Aku ingin memperbaiki kesalahan yang kubuat,meskipun kami menikah tanpa cinta. Setidak nya aku harus bertanggungjawab ,karena mengambil milik nya yang paling berharga.Apalagi mendengar jika ia tengah hamil,dan kuyakin pasti itu anak ku darah daging ku". Alex menghela nafas berat karena bagian inilah hal yang tak ingin ia bahas.
" Tapi semua yang ada dipikiran ku,dan angan ku sirna sudah saat ia berjalan menarik kopernya dengan Rivan berada di sampingnya. Bahkan Rivan terlihat sangat perhatian kepadanya ,dan ku yakin jika sebenarnya keduanya tengah membohongi ku.Aku yakin anak itu anak Rivan,bahkan Rivan memukul ku tanpa perasaan ketika mendengar kata hinaan untuk Selina dari mulut ku.Dan lebih parah nya lagi,mereka membodohi dengan membawa Selina pergi dan berbuat seolah ia meninggalkan kami". Lirih Alex lagi sambil sesekali mengangkat wajahnya keatas,menahan air matanya agar tak lolos begitu saja.
Leonard memperhatikan semua ekspresi yang di tunjukkan Alex ,ia yakin putranya itu sedang menanggung beban pikiran tentang rumah tangganya.
" Bangkit lah dan duduk di samping Daddy,karena perkataan yang akan kamu dengar ini.Adalah kebenaran yang tak pernah kamu ketahui ,dan satu lagi jangan menyela apa pun itu." Pinta Leonard tegas.
Alex tak menyahuti dan hanya bangun ,dan duduk di sampingnya leonard.
" Selama ini walaupun Dad tinggal berjauhan dengan mu,tapi segala sesuatu tentang mu tak pernah Daddy lewatkan. Bahkan saat kamu memutuskan menikahi Selina,Daddy senang sekali karena memiliki menantu cantik dan tentunya terhebat. Namun ternyata kebahagiaan Daddy tak berlangsung lebih dari 24 jam,karena ternyata menantu kesayangan ku pergi karena kebodohan anak lelaki ku."Leonard menghentikan perkataannya dan menghela nafasnya.
" Menantu ku pergi seorang diri kesini ,bahkan harus bekerja sebagai sekertaris seorang Devan Raharja.Bahkan Daddy pernah mencoba merayu nya untuk di kenalkan dengan anak lelaki Daddy ,tapi ternyata dia memang wanita hebat tak tergoda sedikit pun oleh harta. Selama ini dia menyewa sebuah apartemen sempit ,bahkan mungkin ukuran kamar mandi di rumah mu lebih besar. Dia bahkan menolak semua pemberian bos nya,yang sepertinya menaruh hati padanya.".Leonard memperhatikan wajah Alex yang serius sekali.
__ADS_1
" Jika kau bertanya mengapa Daddy tau semua tentang nya,ya jelas karena dia menantu ku.Soal Rivan dia baru sampai kemarin ,dan langsung membawa pergi Selina pulang indonesia .Daddy awal nya senang jadi tak mencegah mereka ,tapi karena kebodohan mu itu mau tak mau kita kehilangan selina lagi ". Kesal Leonard