AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 154


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU..


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ^^^


Alex kesal karena istrinya itu seperti tak memahami kemauannya,padahal dirinya hanya butuh perhatian.


"Ehem,aku masih hidup lho," ucap Alex sembari menatap kearah istrinya yang dari tadi seolah menganggap dirinya tak ada.


"Nyonya tolong jangan membuat diriku tak bisa bernapas,tolong bujuk singa jantan yang sedang mengamuk," gumam Ben yang tak berani menatap kearah Alex.


Selina tak peduli dengan suaminya,ia malah berjalan dekat dengan Ben yang membuat suasana hati kepala keluarga menjadi tak karuan.


"Sayang aku dilupakan ya sekarang?" Tanya Alex sambil sesekali menatap kearah Selina.


"Ben khusus hari ini kamu bakal selalu temani saya," ucap Selina yang mencoba untuk menahan tawanya karena melihat wajah suntuk Suaminya itu.


"Eh itu nyonya,..


"Lakukan saja jika nyawamu ada 1 lagi terselip dalam lemari pakaian ," Ancam Alex dengan nada yang tak ingin dibantah.


"Nah itu kan akhirnya kalimat yang dari tadi terpendam keluar juga kan,lagian nyonya mungkin sudah tak ingin melihatku lagi," Gumam Ben dalam hati karena berpikiran jika Selina sengaja mengkambing hitamkan dirinya agar Alex marah.

__ADS_1


Grep


Alex langsung mengangkat tubuhnya menuju kedalam mobil,Selina medadak sangat ketakutan dan malu.Bagaimana tidak suaminya itu melakukan didepan semua orang,bisa dibayangkan apa isi dalam otak mereka sekarang.


"Kamu turunin aku sekarang! malu maluin saja sikap kamu." Kesal Selina yang rasanya ingin menggantikan suaminya dengan oppa Ji Chang Wook yang tampan plus romantis.


"Siapa suruh singanya lagi tidur dipaksa bangun." Sahut Alex tak kala tajam.


"Ihh sembarangan saja kalau bicara,kamunya saja yang terlalu berlebihan dalam memikirkan sesuatu," Ujar Selina tak kalah dari suaminya.


"Diam kamu atau kita bakal olahraga ranjang diatas mobil," ancam Alex.


"Dengkul mesum," umpat Selina.


Sedang didalam rumah semua orang harus pecah otak hanya untuk memberikan jawaban atas pertanyaan Alina.


"Kakek,Bunda kenapa sampai Ayah gendong seperti itu?" Tanya Alina polos.


"Ishh Uncle hobinya hanya sambar menyambar kayak ikan saja,aku kan tadi tanya ke Kakek." Kesal Alina.


"Nah tuh kan tidak orang tua tidak anak sama saja,akhirnya pasti aku salah lagi," gerutu Ben dalam hati.


"Ayah mungkin tak ingin Bunda capek,makanya tadi digendong," jawab Leonard asal.


"Ih kenapa aku juga nggak digendong kan aku juga mau." Kesal Alina.


"Sama Uncle saja ya," bujuk Ben.


"Ogah,mending digendong Ayahku yang tampan membahana daripada sama Uncle yang wajahnya standar saja," tolak Alina sambil menggandeng tangan Kakeknya keluar rumah.

__ADS_1


"astaga nona jangan menyesal nanti wajahku sepuluh tahun lagi berubah jadi Brad pitt baru nona klepek klepek," gumam Ben dalam hati.


Ya iyalah Ben mana berani marah didepan majikannya,yang ada nanti kurang dari 24 jam namanya sudah tidur dipemakaman.


Rafa hanya geleng geleng kepala,ketika melihat tingkah cemburu Ayahnya tadi sangat terlihat jelas dan bisa dibaca.


Leonard yang sudah berad didepan pintu hanya mengelus dada saja,ketika melihat tingkah laku putranya didalam mobil.Pria paruh baya itu tampak jelas melihat Alex sedang menciumi leher jenjang Selina.


Namun dirinya sedikit memahami,karena anaknya itu sudah puasa dalam kurun waktu jadi dimana ada kesempatan selalu saja digunakan tanpa disia siakan.


"Huft,dulu saja sok jual mahal lihatkan sekarang jangankan diskon gratisan saja dia rela," gumam Leonard yang memikirkan kelakuan putranya dahulu.


"Aku mau bareng Ayah sama Bunda aja ya Kek," Pinta Alina.


"Eh jangan,kan Kakek mau pergi jauh jadi Adeknya bareng Kakek saja ya," teriak Leonard agar Alex menghentikan aksi mesumnya tadi.


Selina yang mendengar suara Leonard ,langsung dengan sekuat tenaga mendorong tubuh suaminya itu.


"Dasar otak nangka,bisa bisanya berbuat seperti itu kamu pikir didunia ini hanya kamu sendiri saja yang hidup terus yang lain cuma numpang buang angin doang begitu,hah." Kesal Selina.


"Ya siapa suruh kamu lebih perhatian sama pria lain,sedang suami kamu yang setampan ini kamu anggurin," ujar Alex santai.


"Kamu itu terlalu berlebihan dalam menanggapi sesuatu,jadi pasti berpikiran kearah situ melulu.Asal kamu tahu ya,aku mana napsu pria yang bukan suamiku,dulu waktu di holland saja banyak bule yang body six pack tapi aku nggak peduli," jelas Selina sambil memandang keluar.


"Oh gitu Ya sayang ,kalau begitu jangan salahin aku dong buat kamu jadi napsuan kan hanya aku sendiri yang bisa bikin kamu rasakan itu," goda Alex.


"Dasar otak setengah jadi,selalu saja koneknya ke arah situ," umpat Selina kesal.


***Bersambung....

__ADS_1


Guys author sakit jadi ini sempat sempatin saja...kalo besok up nya sedikit telat atau tidak sama sekali maklumat saja ya🙏🙏


Like nya BRO SEBELUM AUTHOR NGAMBEK😠😠***


__ADS_2