
HAII READER KU TERSEYENG
AUTHOR RENCANA MAU HIATUSSSSS
TAPI BOHONG....
LANJUT ^^^^
"Kamu ada apa gerangan sampai mau siap diri sendiri?" Tanya Selina bingung.
"Aku kan harus pergi pagi pagi ,karena ini hari terkahir aku dikantor setelah itu bakal berduaan dengan kamu," ujar Alex.
"Heh,memangnya kamu mau kemana berduaan dengan ku,bukannya harus bekerja?" Tanya Selina heran.
"Haha,aku hari ini harus temani Abang untuk dikenalkan pada semua pegawai,lalu setelah itu kamu akan kemana mana hanya berduaan denganku.sebab,aku sengaja melakukan ini biar kita bisa keliling dunia sambil bulan madu kedua," Jelas Alex sambil tersenyum.
"Ya ampun Kang Mas,kamu itu ternyata hanya modus ya untuk buat Abang pegang perusahan.Teryata ada udang dibalik bakwan,hingga kamu memaksa dia terus untuk gantikan posisi kamu?" Tanya Selina yang tak habis pikir dengan isi otak suaminya itu.
"Terkadang segala sesuatu dalam hidup harus terpaksa berbohong untuk kebaikan,maka semua orang pasti melakukan itu.sekarang coba kamu pikirkan,jika Ayah tak memaksa Abang untuk pegang perusahan itu artinya Ayah bakal sampai tua pun tetap bekerja,sedangkan punya anak laki laki kegunaannya untuk apa?" Tanya Alex yang sambil menjelaskan sesuatu agar istrinya paham.
"Iya iya terserah kamu Tuan,ayo sekarang keluar sarapan dulu baru berangkat. Sekaligus Bunda suruh Abang untuk bersiap diri,buat ikut kamu ke kantor," ujar Selina yang sudah menarik tangan suaminya keluar kamar.
"Kamu duduk sini dulu ya,Bunda kekamar Abang dulu," perintah Selina yang menuju kamar Alina membuat Alex memandang penuh keheranan.
"Lho Yang,kamu kok malah menuju kamar Adek bukannya kekamar Abang?" Tanya Alex kebingungan.
"Ahhh itu kan ketahuan,ini semua gara gara anak anak buat aku kaya orang linglung," umpat Selina kesal.
__ADS_1
'Oh itu aku hanya saya jalan,nih mau kekamar Abang." Selina mau tak mau harus berbelok Arah sebelum pembahasan Alex panjang kali lebar.
Tok tok tok
Selina mengetuk pintu dan merapalkan doa dalam hati semoga Rafa berada dikamarnya,karena kalau tidak bisa berabe urusannya.
"Abang ini Bunda,sudah siap diri belum karena hari ini kamu harus ikut Ayah kekantor," teriak Selina dari depan pintu agar jika Rafa berada dikamar Alina ia tetap bisa mendengarkan.
"Astaga ternyata istriku sangat absurd sekali sih," gumam Alex sambil geleng geleng kepala.
"Iya Bunda sedikit lagi baru Abang keluar." Sahut Rafa dari dalam kamarnya membuat Selina mengelus dada karena bersyukur.
"Syukurlah dia sudah kembali kehabitatnya ,kalau tidak mah bisa berabe," gumam Selina pelan lalu kembali ke meja makan.
'Lho Yang kok Abang saja yang dipanggil adeknya mana?" Tanya Alex heran.
"Adek sudah pergi lebih dulu kekampus," ujar Selina yang membuat Rafa baru keluar dari kamarnya sangat terkejut.
"Heii kenapa malah bengong disitu,ayo sini sarapan bareng Ayah biar kalian jalan ke kantor nya barengan!" Panggil Selina heran.
"Aku makan diluar saja ya Bunda,nanti aku nyusul Ayah kekantornya," pinta Rafa.
"Big No!" tegas Selina sambil menggoyangkan jarinya.
"Ahhh Bunda ini gimana sih,kalau begini terus,nanti dia ditikung sama orang lain aku nya hangus." gerutu Rafa dalam hati namun tak bisa mengatakan langsung kepada Selina.
Mau tak mau Rafa dengan langkah gontai,menuju ke meja makan untuk sarapan bersama.sekalipun Selina memasak makanan yang lezat,tapi jika hati dan perut tak sejalan sama saja bohong.
__ADS_1
"Lha kok makan nya sedikit doang Nak,tidak sesuai dengan badan kamu tau tidak?" Tanya Selina heran melihat gaya makan Rafa yang antara ingin dan tidak.
"Hemm aku kenyang Bunda." Sahut Rafa berbohong.
"Kamu makan apa Boy,kok bisa kenyang sepagi ini?" Tanya Alex bingung.
"Ahh aku tadi pagi sudah ngopi Yah,jadinya tidak ada keinginan untuk makan," ucap Rafa serius yang mana membuat Selina ingin sekali menertawakan putranya itu.
"Wah masa sih kamu sudah ngopi,kok Bunda nggak tahu," goda Selina yang mana membuat Rafa kebingungan mau jawab apa.
"Bunda pliss deh jangan tanya yang Abang saja bingung mau jawab apa!" Sahut Rafa dengan wajah yang cemberut.
"Iya maaf anak Bunda yang paling tampan tapi sayang lagi galau," sindir Selina sambil tersenyum.
"Bunda lupa kalau Suami mu ini yang paling tampan sejagat raya,terus Abang lagi galau kenapa?" Tanya Alex penasaran sekaligus tak terima jika Selina memuji orang lain dihadapan nya walaupun putra mereka sendiri.
"Abang lagi biasa saja tidak kenapa napa,jadi jangan tanya lagi Yah bingung mau jawab apa!" ujar Rafa serius membuat Bundanya semakin merasa lucu.
"iya Ayah juga keterlaluan masa jiwa keponya harus bangkit ,nanti kan Abang bingung mau jawab apa!" sindir Selina yang sebenarnya tertuju pada putranya itu.
"Iya sudah ayo berangkat,aku pake mobil sendiri Yah,soalnya ada urusan sebentar diluar!" ujar Rafa.
"Tapi ingat jangan sampai telat!" Alex memperingati Putranya itu.
"Iya Ayah,putramu bakal tepat waktu tidak akan terlambat. Jadi aku berangkat dulu ya,Ayah Bunda," pamit Rafa.
"Dasar anak nakal maunya nyosor melulu,kalau begitu mah terserah kamu saja Selamat berjuang anakku," gumam Selina dalam hati.
__ADS_1
Rafa kini sudah berada dalam kuda besi yang akan membawanya ketempat tujuan,ia ingin menemui kekasih nya dahulu barulah melakukan kegiatan lainnya.
"Keterlaluan sekali kamu Yang,masa pergi tanpa memberitahuku.Aku ini kekasih sekaligus calon suami kamu,lama lama besok bakal kuhalalkan dirimu," gumam Rafa.