
Like N KOMENNYA
LOPE U FULL
LANJUT ***
" Silakan duduk di situ jangan bertingkah aneh-aneh, karena ini daerah kekuasaannya daddy kamu dilarang untuk bertindak Sesuka Hati!" ujar Leonard tajam membuat Alex mendengus kesal.
" Daddy kalau mengundangku hanya untuk membanggakan kekuasaan menurut baik aku keluar, Kutunggu kau Di Negeriku Indonesia karena saat ke sana kupastikan aku yang akan menindas mu!" sungut Alex kesal.
"Hoho, Kau tidak perlu kuatir karena sampai kapanpun Daddy tidak akan pernah ke sana, Lagian mau pesan untuk apa orang duduk di pesawat 1 detik saja tulang belakang ku sudah encok!" ujar Leonard sinis membuat Alex benar-benar terpancing emosinya.
" daddy kalau sudah tua Jangan terlalu macam-macam, Nanti kalau mati Suruh tuh pengawal-pengawal kepercayaanmu yang menguburkan kamu!" begitulah perdebatan antara anak dan orang tua terkadang terdengar tangan tidak sopan akan tetapi disitulah letak Sumber Kasih sayang itu muncul.
" Oh terserah kau saja Nak aku mah Oke aman terkendali, kalau kamu rugi untuk makamkan aku itu mah perkara mudah tinggal suruh pengawalku dan menantuku masalah beres!" ujar Leonard santai.
" duduk saja sudah bersandar di atas ranjang kalau tidak sudah keok, tapi mulutnya tidak bisa dijaga sama sekali! Awas nanti mati neraka tempatnya karena tidak mau menerima orang yang model kayak daddy, Jadi sebagai anak yang berbakti Aku sarankan agar Daddy stop bicara aneh-aneh!" ujar Alex sambil tersenyum mengejek.
" ya Ya terserah kau saja tidak peduli sama sekali dengan semua perkataan yang tidak jelas itu, Lagian tidak ada keuntungan kamu datang atau tidak di hari pemakaman aku! " sinis Leonard membuat Alex bungkam karena jika salah satu tidak ada yang mengalah maka perdebatan itu tidak akan pernah bisa untuk dihentikan.
" jadi ada masalah besar apa sampai Daddy memanggilku ke sini, aku soalnya ada urusan penting yaitu menjaga kutu kupret agar jangan berkeliaran di sekitar istriku?" tanya Alex memastikan.
" Wah ternyata pesona menantu ku tidak pernah lekang oleh waktu ya, jaga loh kamu waspada sedikit soalnya jangan sampai kamu sudah semakin tua terus Selina bakalan terpincut sama pria lain!" ejek Leonard.
" langsung to the point saja Pak Tua jangan bertele-tele, kamu pikir aku ini anak kecil kamu apa yang bisanya kamu main perintah Sesuka Hati!" Ketus Alex kesal.
__ADS_1
Leonard hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah putra nya yang kayak Abg itu,ya memang namanya cinta akan membuat orang yang sudah tua berubah jadi Abg juga.
"Jadi gimana hubungan Rafa sama Alina?" Tanya Leonard memastikan.
"Kepo!" Sinis Alex santai membuat Leonard ingin sekali melempar tongkat nya pada Alex.
"Hei orang tua kalau tanya itu jawab yang benar,jangan suka cari perkara mau Daddy kutuk jadi kera bengkok!" Kesal Leonard.
"Ya sudah kalau begitu aku pergi saja ah!" Goda Alex membuat Leonard benar benar geram dengan pria itu.
"Stop sudah mana senjata PCP atau apalah itu,biar ku tembak ke kepalamu yang bodoh itu!" Habis sudah kesabaran Leonard kali ini.
"Hahaee ada yang marah tapi bukan Oma ada yang terbakar tapi bukan api,ayolah Bray jangan manyun begitu jelek tahu tidak!" Sungguh Alex benar benar anak yang suka cari perkara.
"Kurang ajar!" Sarkas Leonard benar benar kesal.
"Baiklah Tuan saya akan mulai serius!" ujar Alex menghentikan kegiatannya saling mengejek itu karena jika tidak maka dipastikan perdebatan mereka tidak akan pernah ada ujungnya.
" sudah terlambat Aku nanti cari tahu sendiri tapi uangku yang banyak masuk gudang itu sampai alas tidur kugunakan uang, jangan berbicara lagi waktuku untuk mendengar sudah habis!" kali ini giliran Leonard yang marah-marah tidak jelas.
" Baiklah aku batalkan kalau hubungan mereka berdua tinggal kita sahkan saja di mata gereja dan negara. nanti kalau Daddy mau datang Terserah yang penting kalau bisa siapkan pen buat ganjal tulang belakang, soalnya kasihan nanti Tulang belakangnya kejepit!" ejek Alex lalu segera keluar dari ruangan itu.
sepeninggal putranya itu Leonard tersenyum ke arah bingkai foto ukuran jumbo di kamarnya itu, foto tersebut adalah seorang wanita cantik yang telah menghadap sang penciptanya meninggalkan seorang anak yang tadi baru saja keluar dari kamar itu dan mengejek dirinya.
" sayang Lihatlah Putra kita jiwa jahilnya itu sama persis seperti kamu Waktu kuliah dulu, kamu baik-baik di sana ya doakan aku ya masih berziarah di bumi ini! Maafkan aku juga jika tak bisa menjadi orangtua yang baik untuk putra kita, tapi asal kamu tahu Aku sangat mencintai dan menyayangi kalian berdua!" setelah mengatakan hal itu dengar memaksakan dirinya untuk tertidur agar tidak terlalu merasakan lapar sebab terlalu lama membayangkan nasi goreng lezat yang tersedia di depannya.
__ADS_1
perdebatan Ayah dan Anak ataupun pertikaian dalam rumah tangga ,sebenarnya itu adalah bumbu penyedap yang paling oke karena bisa mempererat lagi hubungan persaudaraan.
melakukan sesuatu tidak perlu harus dipuji orang lain ataupun hanya ingin memerlukan hormat, cukup membahagiakan orang disekitar kita hingga tak menjadi beban untuk mereka itu adalah kunci yang utama.
Apapun yang terjadi dalam hidup terkadang kita sering menyesali Kenapa sih saya terlahir di dunia, padahal Percayalah jika tak ada dirimu dunia ini akan redup.
Tawamu suaramu hal itu adalah yang utama untuk membahagiakan orang di sekitar kita, Pelankan nada bicaramu jika sedang berbicara dengan orang lebih tua ataupun lebih muda sama saja karena mereka adalah makhluk hidup yang perlu untuk dihormati.
Bahagia Itu Sederhana Bahagia itu tak perlu mewah Bahagia itu tak perlu saling memberi tapi bahagia itu adalah saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.
autor bukan orang pintar author juga bukan orang hebat, disini ingin menceritakan tentang bagaimana menjalani kehidupan rumah tangga pasangan muda yang penuh dengan intrik dan emosi.
Oke lanjut***
tersenyum penuh kemenangan karena berhasil memancing emosi sang daddy, Sebenarnya dia tahu apa yang dia lakukan itu salah sama sekali.
ketika sampai di ruang keluarga tidak ada satu orang pun di ruangan itu, Alex mulai curiga jangan sampai Rivan modus terhadap istrinya sekarang.
" awas aja tuh kutu kupret menguntit istriku sekarang, bakalan kubuat dia tidur terus tidak bangun-bangun lagi!" sungut Alex kesal padahal Rivan sebenarnya sedang berada dalam kamarnya lho sekarang.
dengan langkah yang cepat Alex pergi ke arah dapur, akan tetapi Kenapa sayang tadi memburu karena emosi mendadak langsung mereda tiba-tiba sebab apa yang ia pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan.
Selina yang sedang mengaduk nasi goreng, menatap heran ke arah suaminya yang terlihat sangat buru-buru itu,
" kamu kenapa, cara jalannya kayak lagi mau ngejar hantu saja?" tanya Selina penasaran.
__ADS_1
" Ah tidak hanya ingin melihat kalian jangan sampai memerlukan bantuan?" ujar Alex bohong membuat Dinda menggelengkan kepalanya karena sebenarnya paham kenapa Alex berjalan secepat itu ke dapur.
" orangnya tidak ada di sini lagi di kamarnya, kalau mau cari dia kamarnya saja soalnya di sini tidak ada. kasian tuh anak orang sadar kalau di sini semuanya pada punya suami, makanya dia tidak berani macam-macam!" ujar Dinda sambil tersenyum mengejek.