
MAAF READER SEKARANG UP NYA CUMAN DIKIT DOANG ,,,,
LAGI FOKUS** MENCINTAIMU DALAM DIAM**
KARENA SEDIKIT LAGI MAU DI KASIH TAMAT....
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Devan yang sebenarnya ingin menyampaikan kabar penting ,langsung saja tersulut emosi mendengar perkataan Rivan.
" Enak saja kalau bicara ,kata siapa aku merindukan mu pake ancam segala mau potong anu ku lagi.Bisa bisa istri cantik ku jadi puasa ,dan aku tak kan bisa olahraga nalam lagi". Sahut Devan kesal.
" Lagian siapa suruh kamu menelpon ku,masalah ada apa"? Tanya Rivan
Alex yang sedang duduk di samping Rivan,tak bisa menahan tawanya. Mendengar pertanyaan aneh yang Rivan lontarkan.
Sedangkan Devan di seberang sudah kebingungan ,apa maksudnya dengan Masalah ada apa?
" Ehh bro bisa tolong kau jelaskan dengan pertanyaan aneh mu barusan "? Pinta Devan.
"Ahh sungguh malangnya nasib Dinda,punya suami yang benar benar tak mencintai nya sungguh sungguh .Masa pertanyaan sepele begitu saja tak mengerti,dasar bule tak berguna". Ejek Rivan
__ADS_1
Visual nya Babang Rivan.
Visualnya Babang Devan.
v
visualnya Babang Alex
...****************...
" Ya sudah karena kamu mengatakan aku bule tak berguna ,maka dari itu tak akan namanya kasih berita baru dan baik."Ancam Devan.
" Aku sudah berhasil melacak keberadaan Selina ". Ujar Devan
Duarrr
Bagai di sambar petir di musim panas ,beginilah yang di rasakan Alex dan Rivan.Kedua pria tersebut hanya mematung ,bingung ekspresi apa yang harus mereka tunjukkan.
Karena setelah pencarian selama sepuluh tahun,tak ada angin tak ada hujan tiba tiba keberadaan Selina di ketahui.
" Ma..maksudmu "? Tanya Rivan terbata bata.
__ADS_1
" Hah dasar otak udang katanya pintar,tapi kenapa lama sekali konek nya.Tadi ku katakan kalau SELINA SUDAH DI TEMUKAN,DAN SEKARANG SEDANG BERADA DI BELANDA untuk alamat nya nanti akan ku kirimkan lewat email". Sahut Devan dari seberang.
" Thanks Bro,aku tunggu alamatnya .sekali lagi terima kasih ".Ucap Rivan tulus
" Iya sama sama anggap saja ini adalah penebus ,segala macam keteledoran ku dahulu ". Balas Devan.
Setelah panggilannya dimatikan Rivan menitikkan air matanya,antara senang ataupun sedih begitulah perasaanya kini.
Senang karena akhirnya bisa mengetahui kabar wanita yang sudah membuat rindunya membuncah,sedih karena Selina pasti akan kembali kepada suaminya.
Sementara itu Alex sudah tak bisa menahan air matanya,ia bahagia karena akhirnya bisa melihat wajah anaknya.Entah laki laki ataupun perempuan ,tapi baginya yang penting bisa melepaskan rasa rindunya.
" Van bisa temani ku untuk bertemu dengan mereka ,aku mohon.Karena mungkin jika hanya aku saja yang muncul ,dia tak kan pernah mau bertemu dengan ku".Pinta Alex.
" Baiklah maafkan aku jika membuat mu tak bisa bertemu mereka,aku janji akan mempersatukan kalian". Sahut Rivan.
"Tidak Van,ku mohon jangan lakukan itu,aku tahu jika Selina bukan lah jodoh ku.Jangan pernah kau sakiti dia ataupun meninggalkan dirinya ,seperti aku yang bodoh dahulu melakukan sesuatu tanpa berpikir dulu". Ujar Alex.
" Ayo kita pergi ,biarkan Lina yang berpikir ". Ucap Rivan
Ia lalu keluar dari ruangan Alex ,dan mencoba untuk meminta persetujuan dokter.Karena mengingat kondisi Alex,yang tiba tiba bisa drop kapan saja.
Rivan tak mau mengambil resiko ,karena memaksakan kondisi Alex.Namun Dokter tak mempermasalahkan ,jika selalu membawa tenaga kesehatan di manapun.
Mengingat mereka orang kaya,jangan kan hanya itu membawa satu rumah sakit pun bisa.
Setelah Selesai dari ruangan dokter dan kembali ke ruangan Alex,dan ia melihat Ben sudah ada di sana sedang berbincang dengan Alex.
__ADS_1
" Wah wah ,memang betul kau Asisten yang terpercaya selalu saja cepat dan tanggap aku bangga padamu ". Puji Rivan
" Tenang lah dia akan bekerja dengan mu setelah aku tiada ,hanya sekarang di aku pinjam dulu". Sahut Alex bercanda namun tidak untuk Ben dan Rivan.