AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 268


__ADS_3

Like N KOMENNYA


Terima kasih


LANJUT ***


Alex mengikuti langkah kaki sang istri,karena ia mana mau Selina menjadi santapan pria hidung belang yang lain Yang Kalau sudah malam selalu keliaran kemana-mana.


" sayang tungguin aku dong, masa main nyelonong begitu saja!" teriak Alex sambil berlari kecil mengejar istrinya yang sudah berada di depan lift.


" Makanya kalau jalan itu jangan kayak siput, situ laki-laki tapi hobinya ngebantah terus Capek tahu tidak dengarnya!" Gerutu Selina.


" Wah sayang kamu keterlaluan sekali loh, Masa Suami setampan ini dibilang siput? kamu tuh harus bersyukur punya suami yang penyayang, penyabar dan juga cinta keluarga! "ujar Alex percaya diri tingkat tinggi.


" ya youtube-an sekarang karena sudah tua dulu mah mana ada kata penyayang dan penyabar, yang ada mah singa jantan berapi-api!" Sindir Selina.


Alex hanya bisa menahan emosinya, ketika mendengar perkataan Selina yang menyindir dirinya padahal ia dari tadi tidak berbicara yang aneh-aneh.


" Nah jadi suami itu kalau mau kalau begini kan enak jadinya, Jangan hanya membantah terus capek tahu tidak!" Sindir Selina.


Begitulah tingkah seorang wanita , selalu saja kalau ada perdebatan lebih menggunakan perasaan. tapi kalau pria itu lebih menggunakan logika, makanya kebanyakan selalu bertolak belakang 1 maunya ke barat 1 maunya ke Timur mentok di tengah jadinya.


" kita pesan taksi atau gimana, soalnya udah mau malam nih bingung cara memesan taksi di sini bagaimana?" apanya Selina memastikan.


" tadi jalan tidak bilang-bilang, Nanti giliran bingung baru tanya-tanya gunanya suami apa di sini?" Sindir Alex.


" gunanya suami itu kalau saat istri kebingungan ya dibantu kayak kali ini, nanti kalau semuanya istri yang ambil alih gunanya suami apa?" tanya Celina kepada suaminya sambil tersenyum mengejek.

__ADS_1


" Ayo kita ke tempat basement, daripada kelamaan mikir di sini sampai tua pun tidak akan berangkat!" ajak Alex sambil menarik tangan istrinya itu.


" ya sudah cepetan kasihan Dinda sendirian, aku bisa bayangin kalo ada di posisi dia pasti bakalan sangat berat!" ujar Selina sambil menerawang masa lampau yang pernah ia alami ketika Alex sakit waktu itu.


dia mencoba Tegar demi anak-anak hanya saja hati nurani dan pikirannya tak bisa menolak untuk khawatir, bohong Jika seorang wanita tak menitikan air mata ketika dirinya dilanda kesusahan yang begitu amat sangat menyesakkan hati.


bukannya air mata memang hanya sebuah benda yang keluar tanpa permisi mewakili perasaan pemiliknya, hanya saja iya juga merupakan obat yang bisa mengobati luka hati pemiliknya juga.


Kenny Alex dan Selina sudah berada dalam mobil, percakapan yang diucapkan Selina tadi masih terngiang jelas di benak keduanya.


" dulu waktu aku sakit perasaan kamu gimana?" tanya Alex Lirih.


" menurut kamu aku gimana, Apa mesti senang karena akhirnya kamu mendapatkan karma atau harus berjuang karena kamu itu adalah ayahnya anak-anak?" tanya Selina balik.


" Loh kok malah tanya balik aku kan hanya sengaja mau flash back on saja, jadi jawab dong jangan bikin jiwa penasaran Ku meronta ronta istriku tersayang!" ujar Alex gemas.


" Makasih ya udah jadi yang terbaik diantara yang baik, Coba kalau tidak ada kamu entah jadi apa yang kita sekarang!" ujar Alex mengingat jika ginjalnya sebelah adalah milik sang istri.


Selina tersenyum ia tak terlalu nyaman dengan zona mellow seperti ini, dalam otaknya kini terdapat kata-kata untuk membuat Alex kesal.


" ya kalau tidak jadi begini jadinya begitu dong!" sahut Selina ambigu.


" maksudnya nya?" tanya Alex penasaran.


" Ya maksudnya itu kalau kamu tidak ada ya aku nikah sama orang lain, Lagian bule di Nedherland tampan-tampan loh bikin ngiler deh!" goda Selina yang tanpa sadar jika Alex sudah terbakar tapi bukan api loh.


Ayo guys coba tebak kalau terbakar tapi bukan api, artinya apa dong?

__ADS_1


🤭🤭🤭🥒🥒🥒🥒


" wajah mereka itu aduh pokoknya mantap tenan, bikin lagi Bikin klepek-klepek begitu tapi sayang jatuh jatuhnya ke Bule Itali!" sambung Selina lagi.


" oh jadi wajah mereka itu mantap gitu terus suami kamu ini jelek banget, tidak menarik tidak bikin klepek-klepek? " tanya Alex sinis.


Selina tertawa ngakak ternyata menggoda seorang Alex Roberto itu sangat gampang, Bagaimana tidak tinggal kau katakan soal pria lain yang walaupun hanya dalam imajinatif tetap saja dijadikan bahan untuk cemburu.


" etdah, Tuan suamiku tersayang Jangan marah-marah dong my Bojo!" bujuk Selina lagi.


" Aku tidak marah kok ngapain marah, buang-buang tenaga pikiran perkataan perbuatan dan kelalaian!" sahut Alex Ketus.


" Oh jadi ceritanya tidak marah nih, Baguslah kalau begitu karena mulai dari sekarang aku bakalan cerita tentang orang lain saja sampai kamu bosan dan minta Nas!" ucap Selina santai tanpa beban.


biasanya orang kalau Gengsi tidak pernah mengakui apa yang tengah ia rasakan, percaya tidak saat bertamu ke rumah orang dalam posisi lapar tapi saat ditawari makan menolak.


nah begitu juga yang dirasakan Alex Padahal kalau ia jujur tidak mungkin kan Selina berbicara terus seperti itu ,


" Oh jadi ceritanya tuan suami nih tidak masalah kalau aku bicara panjang lebar seperti tadi, baguslah jadi mulai dari sekarang tidak perlu irit-irit tenaga lagi buat ngomong!" ujar Selina monolog.


" sayang kamu kalau ngomong sekali lagi, kita tidak bakalan menjenguk cunguk tapi kembali ke apartemen sekarang juga soalnya mulut kamu itu sudah masuk kategori provokasi tahu tidak!" Ancam Alex serius.


" Hoho, tidak begitu juga kali bro barusan tadi aku ngomong apa sampai kamu tahu aku terlalu serius begitu, Lagian bersatu itu jangan dibawa serius santai-santai dikit napa?" bujuk Selina.


" ya Gimana nggak mau marah orang kamu saja tidak pernah mengerti dengan apa yang aku mau, padahal sebenarnya tidak ribet ribet amat juga cuma nurut doang!" Kesal Alex.


" Ya baik Tuan suami aku minta maaf jangan marah lagi kayak tadi tidak bagus loh, Soalnya kita hidup ini tidak sendirian ada orang lain kalau sedikit-sedikit dibawa serius mau jadi apa nanti?" ujar Selina.

__ADS_1


"Habis nya yang cari perkara kan kamu, Aku dari tadi biasa saja tidak ada yang istimewa juga!" Alex berbicara serius tanpa sedikit pun menoleh kearah istrinya itu dan Selena pun tak mau ambil pusing.


__ADS_2