AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 217


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ***


Kini mereka sudah pulang kerumah,jika ditanya bagaimana perasan kedua pria dirumah itu.


So pasti bagaikan mendapatkan sebuah hadiah yang besar,yang tak bisa diungkapkan dengan kata dilukiskan dengan pena.


"Welcome Back to home," ujar Alina pelan tapi masih bisa didengar oleh Rafa.


"Iya sayang." Sahut Rafa pelan.


"Aku antar kekamar ya,Suster nanti tolong dibawah masuk semua peralatan medis itu kekamar,"perintah Alina.


Saat Alina mendorong kursi roda nya Rafa menuju kamar nya pria tampan itu menolak.


"Yang aku mau tidur bareng kamu!" Pinta Rafa membuat Alina jengah menatap nya.


"Ngapain kamu tidur disitu,yang ada nanti kamu nggak nyaman lho Bang?" Tanya Alina.


"Ayolah nanti kalau tidur dikamar Abang,kamu nya yang beralasan tidak nyaman." Bujuk Rafa lagi.

__ADS_1


"Ya ampun bisa saja kalau kasih alasan," omel Alina lalu mengikuti saja kemauan Rafa daripada berdebat pasti bakal dia yang kalah.


"Yang ayo kita juga ke kamar!" ajak Alex.


"Kamu duluan saja,aku mau cek dapur," Sahut Selina langsung menuju dapur padahal itu hanya alasan dirinya agar Alex jangan terlalu menempel padanya.


"Huh,padahal tadi berharap disayang sayang atau apalah,eh ini malah dicuekin," gerutu Alex .


Selina hanya tersenyum melihat wajah cemberut suaminya itu,siapa yang tidak kesal jika setiap hari ruang gerak selalu sempit.


"Bik nanti makan siang,tolong buatkan makanan yang sudah saya tulis ya!Karena Rafa perlu makanan yang bisa untuk mempercepat proses penyembuhannya." Perintah Selina kepada tukang masak dirumah itu.


"Baik Nyonya." Sahut Wanita paruh baya itu.


"Oke makasih ya!. Begitulah seorang Selina Roberto selalu menghargai semua orang apapun pekerjaan nya.


"Ah kenapa juga ada luka sialan ini!" Gerutu Rafa kesal.


"Lho memangnya kenapa?" Tanya Alina heran.


"Aku kan mau mandi bareng." Sahut Rafa cemberut.


"Ya elah lukanya tuh dipikir bukan nya malah memikirkan yang lain." Sindir Alina.


Dilain tempat tampak seorang pemuda tampan sedang frustasi,dalam hatinya seolah tak rela jika Alina harus bersama Rafa.

__ADS_1


"Aku harus melakukan sesuatu,walau itu harus membuat kamu marah dan kecewa," gumam Mikael ia masih saja memikirkan Alina yang tiba tiba tadi meminta Rafa untuk menikah.


Lala yang sudah sampai dirumahnya hanya bisa memegang kupingnya yang serasa mau lepas.


"Kamu itu ya,sadar tidak kalau Bapak kamu mau pergi kerja!"Omel Mira Ibunya yang sangat kesal melihat tingkah putrinya itu.


"Maaf Bu,tadi itu ketiduran," bohong Lala.


"Masa?" Tanya Author.


"Sudahlah Bu,masa hanya begitu saja kok dipermasalahkan," bujuk Eko.


"Oh Tidak bisa Pak,anak itu harus dibilang kalau tidak berbuat sesuka hatinya terus." Tolak Mira.


"Bu,Lala kan sudah minta maaf jadi jangan marah lagi Ya!" Bujuk Lala lagi.


"Lain kali jangan ulangi lagi ya,karena Kasihan Bapak kamu yang mau pergi kerja harus ditunda lagi. Sayang lho pembeli nya harus pulang,kan pemasukan jadi berkurang ," Jelas Mira tanpa sadar dengan tatapan kesal dari Lala dan suaminya itu.


"Jadi dari tadi Ibu marah panjang kali lebar hanya karena masalah itu?" Tanya Lala tak percaya.


"Ya iyalah." Sahut Mira santai.


Dasar Emak emak selalu saja berkelakuan begitu kalau soal uang.


***Guys sudah dulu ya...lagi menyiapkan cerita buat besok ada Bang Rivan yang kembali mengusik rumah tangga Alex dan Selina.

__ADS_1


Serta Mikael yang selalu mencoba mendekati Alina dan merebutnya dari Rafa🙏***


__ADS_2