AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 267


__ADS_3

Like N KOMENNYA


Terima kasih


LANJUT ***


Alex yang termenung di tempatnya merasa kebingungan Ketika sang istri sudah keluar dengan menggunakan mantel lengkap, Memangnya mau kemana gerangan wanita itu malam-malam begini ?


" kamu mau ke mana, Ini sudah malam loh di luar dingin? " tanya Alex penasaran.


Selina menatap tajam kearah suaminya, ponsel masih tersambung dengan panggilan video call dari Dinda tapi kok bisa-bisanya suaminya tidak mengerti dengan keadaan yang ada.


" Lho kok malah tanya balik, ya kita mau pergi pergi jenguk in Devan lah di rumah sakit? kamu itu kalau mau nanya sesuatu yang kreatif dikit dong, masa lagi darurat kayak gini tapi kamu malah punya pikiran yang aneh-aneh lagi! " omel Selina kesel.


Alex mengerutkan keningnya, Kapan dirinya mengajak pergi sekarang dia malah disalahkan lagi dengan hal yang tidak pernah ia lakukan sama sekali.


" Jangan marah-marah gitu dong Sayang, kita dari tadi kan belum sepakat bilang mau pergi ya jadinya aku tidak tahu!" bujuk Alex lagi.


Selina tidak mau tahu yang penting intinya suaminya itu harus pergi dengannya Sekarang, karena dirinya sekarang sangat mengkhawatirkan keadaan Dinda yang sendirian saja mengurus suaminya di negeri orang.


" apa tidak bisa besok saja, Soalnya sayang loh sudah jauh-jauh datang bukannya merasakan ke hebatan ranjangnya malah pergi?"Bujuk Alex lagi.


" ya Mana bisa begitu kasihan Dinda sendirian, kalau memang kamu tidak mau mau ya aku jalan sendirian saja daripada tunggu kamu yang banyak alasan dari tadi! "Ketus Selina kesel.


" Nah itu dia masalahnya kamu itu setiap perkataanku tidak pernah mau didengarkan, jadi sebagai suami Terkadang aku bingung Sebenarnya aku ini siapanya kamu?" tanya Alex entah kesambet setan apa malam ini hingga marah-marah tidak jelas.

__ADS_1


" wah kenapa bahasanya jadi melebar kemana-mana begini, padahal sebenarnya sederhana saja kita menjenguk Devan yang sedang sakit. soal perkara yang lain tinggalkan saja dulu, Bukankah hari esok masih ada dan masih bisa dilakukan?"tanya Selina Tak habis pikir.


" tidak bisa begitu karena mereka itu pria pria kurang ajar, setiap kali melihat kamu pasti matanya langsung berubah jadi hijau!" kesal Alex lagi.


" Astaga kamu jadi orang tuh aneh banget tau gak, ada orang lagi sakit keras kok dicemburuin?" tanya Selina Tak habis pikir dengan jalan pikiran suaminya itu.


" Ya tetap saja biarpun orang sakit tapi matanya kan masih bisa dipakai, mulut nya masih bisa gerakan!" Alex emosi karena istrinya tidak mengerti dengan kemauan hatinya.


" Oh my God please help me, bisa tidak buang pikiran yang ada di dalam otak kamu? kita itu nggak pergi cuekin orang loh bukan yang mau ngajakin orang berantem, kalau setiap pengunjung pasien otaknya kayak kamu bisa mati pasien semuanya karena diajak adu jotos!" ujar Selina menyindir suaminya itu.


" Iya itu dalam keadaan Bagaimana dulu,kalau pasiennya biarpun sekarat tapi masih kurang ajar ya kita ajarkan biar jadi baik!" Alex tak pernah mau ingin disalahkan entah terbuat dari apa isi otaknya itu.


" kamu stop ya punya pemikiran yang tidak jelas begitu, karena semua orang tidak seperti yang kamu pikirkan ataupun seperti sifat kamu yang tidak jelas!" setelah mengucapkan hal itu Celine langsung pergi dari unit apartemen yang di sewa oleh Alex,


Alex menatap heran kalau istrinya, sebab Baru kali ini antusias keluar rumah biasanya kan bawaannya selalu tidak mau keluar-keluar.


" kejar saja deh selagi belum menjauh, lagian tuh anak Kok bisa bisanya main nyelonong begitu saja tanpa izin lagi?" sambung Alex lagi.


sebenarnya tanpa ia sadari Selina ternyata bersembunyi di balik pintu, Karna dirinya yakin 180% suaminya mana mau ya pergi sendirian di kota sebesar itu.


C'mon men ini Itali bukan Pantai Lampu satu yang ada di Kabupaten autor, karena biarpun jalan sepanjang apapun pasti bakalan kembali ke arah yang sama eh ini masih asing Sama kotanya tapi sok-sokan mengenali luar dalam.


" Jadi bagaimana Jadi kan kita berangkat sekarang?" Selina yang tiba-tiba muncul membuat jantung berdetak seketika.


" Astaga aku mati aku mati, bisa tidak saat muncul itu jangan tiba-tiba bikin orang Spot jantung tahu tidak?" kesal Alex sambil mengusap pelan area dada itu.

__ADS_1


" hehehe Maaf ya soalnya tadi terus semangat saat kamu bilang mau pergi, jadi Berhubung sekarang sudah malam gelap Ayo kita berangkat!" ajak Selina sambil menarik tangan suaminya itu.


Alex memindai penampilannya kini, dengan hanya memakai kaos lengan pendek beserta celana pendek sebatas lutut tak pantas disebut seorang pria tampan.


" kamu yakin aku pergi dengan penampilan model begini, kalau yakin ya sudah kita pergi saja! " tanya Alex memastikan.


Selina tertawa pelan Ia baru sadar dengan penampilan suaminya, Kalau anak muda sih oke-oke saja nah ini sudah menjadi calon kakek tapi kelakuannya parah.


" Ya sudah kamu pergi ganti sana ngapain Masih bengong di sini, nanti kapan kita sampai di sana Terus pulangnya jam berapa! "perintah Selina sambil mendorong tubuh suaminya itu agar masuk ke dalam kamar dan mengganti pakaiannya.


" kalau kamu sayang suami Ayo bantu Gantian dong, biar cepat aman terkendali dan tidak terlambat jadi sebagai istri harus ikut berkontribusi di dalamnya! "ajak Alex sambil tersenyum Devil.


Modus Aeee Abang


" gunanya tangan sama kaki apa, bukannya dipakai buat jalan dan bekerja?"


" Ya ampun yang tega benar sama suami sendiri, padahal tadi itu mintanya tidak ribet loh!" Desah Alex Frustasi karena istrinya itu tidak ada namanya mengalah sedikit saja.


" tetap saja kalau bareng sama kamu hal yang gampang jadi ribet, aku udah pintarlah baca dalam sikat modusnya kamu! " omel Selina kesal.


" sebenarnya semua barang itu gampang saja tergantung orangnya ada kemauan atau tidak, Tapi Sepertinya istriku ini yang tidak ada kemauan sama sekali Ya sudah aku ganti sendiri deh!" Sindir Alex membuat Selina hanya bisa mendengus kesal.


Selina memilih Tak menggubris sedikitpun perkataan suaminya itu, karena bisa menimbulkan perang dunia ke-3 Terus akhirnya tidak jadi menjenguk Devan yang berada di rumah sakit.


" cepetan pakainya, kalau tidak aku tinggal soalnya hidup sama kamu tuh leletnya minta ampun?" Sindir Selina sambil tersenyum mengejek.

__ADS_1


Yap betul The Power of emak-emak lagi beraksi tidak mau main yuk, kalau bukan sandal jepit yang bakalan ditampol di kepala kita aku mah ikhlas.


nanti besok baru lanjut lagi ya sobat auto ngantuk, ini bola mata lagi 5 watt deh Eh tidak bisa diajak kompromi lagi!


__ADS_2