AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 58


__ADS_3

Haiii reader ku Maaf,,,


Karena mungkin hari ini pasti nungguin up ya...Maklum maksud hati ingin menulis ,tapi apa daya badan lagiii nggak enak...


Lope u full


***💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT*** ***


Selina yang merasa bersalah pun hanya tertunduk ,ia menyesal karena kepergiannya membuat ada yang terluka. Tapi ia juga tak bisa merubah jalan takdir ,yang telah ia hadapi.


Rivan yang menyadari jika Wanita di hadapannya itu,tengah merasa bersalah kepadanya. Membuatnya sedikit iba tapi senang,karena ternyata Selina perhatian padanya.


" Heii kenapa melihat kebawah, kamu suka ya yang di bawah".Goda Rivan yang mana langsung mendapatkan tatapan tajam kearah Rivan.


" Dasar mesum, jangan lupa ya begini nih tapi aku sudah punya suami lho.Jadi tolong jangan ngomong sembarangan ya, atau nanti kena ngamuk baru nyaho."Ujar Selina yang tak menyadari perkataan nya membuat Rivan yang tadi tersenyum, langsung mengubah mimik wajahnya.


Entah mengapa mendengar hal tersebut, ia seperti merasakan sakit tapi tak berdarah. Namun apa yang di katakan Selina sebenarnya tak ada salahnya, tapi mengingat hubungan nya dengan Alex akan kah itu semua terjadi.


Melihat perubahan wajahnya Rivan, Selina mengerutkan keningnya. Memang nya apa yang terjadi pada pria yang ada di hadapannya ini..

__ADS_1


" Heii kamu kenapa Mas, kok diam saja lagi sakit gigi"? Tanya Selina cemas.


Rivan hanya terdiam dan hanya mengusap wajahnya frustasi, ia bingung harus berbicara dari mana.


Namun bukankah sesuatu jika di bicarakan,pasti akan membuat kita merasa lega. Dan menyimpan sesuatu dalam hati, akan membuat kita menjadi tak nyaman.


" Huft,, Maaf jika lancang tapi aku rasa harus mendengar dari kamu tentang kelanjutan hubungan kalian "? Tanya Rivan yang tak ingin menyebutkan nama Alex.


Selina bukan anak kecil lagi, jadi harus mendengar penjelasan lebih detail. Tapi ia juga tahu dengan jelas perkataan Rivan tadi, karena suatu saat pasti akan muncul pertanyaan itu.


" Boleh aku bertanya, apakah berdosa kah aku jika mengharapkan anak ku tak mempunyai Ayah seperti pria itu"? Tanya Selina sambil menatap kosong kearah Depan.


Rivan bingung harus menjawab apa, mungkinkah sekarang adalah kesempatannya menjatuhkan Alex.Agar Selina makin membencinya, tapi hati nurani nya menolak melakukan itu.


" Makasih Mas sudah mau di repotkan oleh ku, aku boleh tahu sesuatu sebelum aku memutuskan langkah apa yang akan ku ambil "? Tanya Selina memastikan


" Memangnya apa yang ingin kamu tanyakan, yang penting bukan soal matematika ya.Karena aku sangat lemah jika di suruh hitung sesuatu, apa kamu paham ". Tanya Rivan sambil menggoda Selina agar bersikap santai saja.


" Ishh dasar otak udang, tapi Mas boleh nggak duduk nya jangan berdempetan begini napas aku sesak nih". Pinta Selina


" Hoho Maaf nona, kalau soal itu tak kan pernah terjadi. Aku takut kamu pergi, jadi mulai sekarang kita bakalan lengket bagaikan perangko ". Sahut Rivan

__ADS_1


" Seterah anda, semau anda seingin anda sepuas anda."Ketus Selina


" Malah aku dengan senang hati lho, mau nawarin kamu untuk duduk di pangkuan aku". Goda Rivan


Selina menatap jengah kearah Rivan, yang otak konyol nya sudah mulai kambuh.


" Jangan banyak ngomong, ayo cepetan jawab pertanyaan aku tadi". Kesal Selina.


Rivan hanya menggaruk kepalanya, ia bingung pertanyaan mana yang harus ia jawab.Soalnya dari tadi Selina belum mengatakan apa yang ingin ia tanyakan, jadi harus jawab apa.


Namun seketika otak jahilnya berfungsi dan langsung menjawab pertanyaan Selina, namun bukannya jawaban yang di dapat tapi sebuah hadiah tak terduga.


" Iya aku mau kok jadi pacar kamu, lagian aku juga sama cinta juga sama kamu". Jawaban Rivan yang sangat bertolak belakang dengan maksud Selina yang membuat wanita itu kesal dan langsung menonyor kepalanya.


" Kamu itu lagi halu atau sakit sih, jawabannya sungguh tidak masuk akal tau nggak"? Kesal Selina.


" Yang seharusnya sakit itu kamu, masa belum kasih pertanyaan sudah menuntut jawaban. Ya aku bingung mau jawab apa,jadi aku jawab saja sesuai dengan isi otak ku". Sahut Rivan santai.


" Ya sudah dengarkan aku baik baik, karena jawaban kamu akan menentukan pilihan aku kedepan nya". Ujar Selin sambil mencoba menetralkan degup jantung nya.


Rivan hanya duduk dan menopang dagu dengan tangannya. Ia tak ingin menyela perkataan Selina, yang terlihat sangat serius itu.

__ADS_1


" Menurut kamu kenapa Alex melakukan ini semua ke aku, sebenarnya apa yang ada dalam pikirannya sampai ia tega berbuat begitu.Apakah ia mempunyai trauma, atau kejadian yang tak mengenakkan dahulu sebelum memaksa ku untuk menikah"? Tanya Selina penasaran sambil menjeda pertanyaan nya karena ia sangat gugup kali ini.


__ADS_2