
HAII READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
LANJUT ***
(yang masuk di GC nya mima ah,, jangan seperti itu dong masa hanya mau ambil poinnya doang setelah itu pergi.ðŸ˜ðŸ˜)
Alex sudah berbaring diatas ranjang ,sambil menunggu Selina memakai pakaiannya. Saat ini ia masih membayangkan tubuh seksi Selina yang begitu menggodanya.
" Aduh kalau misalnya dia kusentuh nanti marah tidak ya?" gumam Alex dalam hati.
Ia sebenarnya sebagai pria normal pasti tak akan menahan godaan ,tapi mau bagaimana lagi bukankah semua butuh kesabaran.
Selina yang sudah ganti pakaian nya,saat keluar ruang ganti ia melihat Alex sedang melamun sambil posisi berbaring.
" Kamu kenapa tidak tidur?" Tanya Selina heran.
" Sudah puas tadi istirahatnya masa harus tidur terus bisa lecet nih belakangku." Sahut Alex sambil tersenyum.
" Ya kalau begitu kenapa tidak ngomong tadi,tau begitu kan kamu duduk saja," ujar Selina.
" Nggak papa lagian aku malu nanti malah merepotkan terus." Sahut Alex tak enak hati.
" Terserah kamu saja aku mau keluar dulu." kesal Selina.
__ADS_1
" Jangan marah lah Yang ,masa kamu kaya anak kecil sih." Alex memelas.
" Yang marah siapa sih orang aku mau masak kok," ketus Selina.
" Kalau mukanya di tekuk begitu tambah cantik deh kelihatannya," goda Alex.
" Makasih pujiannya aku keluar dulu ya," pamit Selina tapi dicegah Alex.
" Kalau kamu keluar terus akunya gimana nanti," tanya Alex bingung.
" Maaf aku lupa,ya sudah kita keluar sama sama saja ya," Ujar Selina pelan sambil membantu agar Alex bisa duduk diatas kursi rodanya.
Setelah itu keduanya turun kebawah untuk menunggu anak anak dimeja makan,karena hari menjelang malam.
Alex merasakan kebahagiaan tersendiri karena diperhatikan oleh Selina,biarkan penyakit menggerogoti tubuhnya jika hal itu bisa membuat Selina peduli.
" Kamu tunggu sini saja ya aku kedapur dulu," pamit Selina.
" Jangan kamu kekamar anak anak saja,karena urusan dapur bukan tugas kamu," tolak Alex.
"Kamu istriku bukan pembantuku,jika kamu juga harus kedapur artinya kegunaan pelayan untuk apa kugaji mereka," Tanya Alex memastikan.
"Aku tahu maksud kamu tapi setidaknya biarkan aku juga ikut campurkan,karena gunanya ibu rumah tangga kan harus seperti itu?" Tanya Selina lagi.
" Ya ya terserah anda saja nyonya karena wanita selalu benar." Sahut Alex mengalah.
" Nah itu tahu jadi jangan banyak komentar ya," Ledek Selina lalu pergi kekamar Rafa.
Ia akan membangunkan anak bujang nya lebih dahulu barulah Alika,karena gadis kecil tersebut cara membangunkannya bisa menguras tenaga dan pikiran.
Sesampainya dikamar Rafa ternyata pemuda tersebut sudah selesai mandi karena menggunakan handuk.
" Memang anak Bunda paling the best pokoknya ,karena nggak bikin capek saat ngebanguninnya," puji Selina.
__ADS_1
" Ya iyalah aku kan sudah besar kali," Ujar Rafa.
" Ya sudah berhubung kamu sudah mandi ayo cepat pakai pakaian kamu supaya pergi temani Ayah dimeja makan," perintah Selina.
" Ok bos." Sahut Rafa sambil mengangkat jempolnya.
Selina kini sudah berada dikamar Alina,terlihat tempat tidur putrinya seperti kapal pecah.Bagaimana itu tak terjadi orang. Alina tidurnya sudah seperti jarum jam yang berputar.
" Ya ampun nih anak kok tidurnya tidak ada manis manisnya," gumam Selina sambil menggelengkan kepalanya.
Didekati tubuh mungilnya lalu mengguncangnya pelan,agar tak membuat ia terkejut.
" Ana ayo bangun nak sudah mau malam nih," panggil Selina.
Namun sama sekali tak ada respon dari Alina,malah ia memperbaiki posisi tidurnya agar lebih nyaman.
" Ana bangun sebelum Bunda angkat taruh dibak mandi," ancam Selina.
Mendengar teriakan suara yang tal asing,Alina pun perlahan membuka matanya. Dirinya melihat Selina sedang menatap tajam kearahnya ,yang mana membuatnya bingung.
" Bunda kenapa sih suka sekali mengganggu orang yang lagi tidur," Tanya Alina kesal.
" Makanya kalau tidur itu jangan jadi orang yang susah sekali dibangunkan," gerutu Selina .
" Mana ada Bunda orang tidur nyenyak gampang dibangunkan," Bantah Alina.
" Hah terserah kamu saja,ayo cepat kekamar mandi sana .Setelah itu keluar kemeja makan ya,sudah ditunggu Ayah sama Abang," Pinta Selina.
Alina tak ingin menjawab,yang ada diambilnya handuk lalu menuju kedalam kamar mandi.
Setelah Selesai urusannya dengan Alina ,Selina kini menuju ketempat suaminya berada.Dilihatnya Alex sedang bercakap cakap dengan Rafa ,senyum langsung terbit bibirnya.
Selina merasa bahagia karena ternyata Alex tak menolak sedikitnya kehadirannya Rafa.
__ADS_1
"Terimakasih karena sudah mau menerimanya,aku janji akan menemanimu selamanya ," Gumam Selina.