AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 113


__ADS_3

HAI READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...


LOPE U FULL.


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Kini mereka sudah dalam perjalanan pulang kerumah,Alex sedari tadi berusaha bersikap romantis. Ia bahkan tak peduli dengan dua orang lainnya dalam mobil ,karena yang ada dipikiran nya kini bagaimana bisa semakin dekat dengan istrinya itu.


Alex memegang ujung rambut Selina yang sangat harum menurutnya,tak peduli dengan pemiliknya yang merasa kurang nyaman.


" Yang kayanya mulai sekarang sampo dirumah kita ganti saja,seperti punya mu yang sekarang ". Ucap Alex.


" Alamak Tuan kamu memang malu maluin saja,apa nggak sadar kalau sekarang kamu sudah takluk dibawah nyonya ". Gumam Ben dalam hati.

__ADS_1


" Kamu bisa jauh sedikit nggak aku gerah nih". Ujar Selina sambil mendorong wajah Alex yang dari tadi bersandar dilengannya.


" Ben Ac mobil ini kalian sudah cek belum,kenapa sampai istriku bisa kegerahan seperti ini". Tanya Alex


" Tuan anda sadar tidak kalau nyonya gerah karena anda".


" Tapi ac nya dalam keadan baik Tuan". Sahut Ben tak ingin membuat tuannya tersebut menanyakan hal yang lebih aneh lagi.


" Kalau begitu kenapa istriku kegerahan hah".Bentak Alex yang tak sadar jika Selina merasa kesal kepadanya .


" Sayang kamu masih kegerahan hemm"? Tanya Alex pelan.


Alex akhirnya tersadar jika dari tadi ialah yang membuat istrinya tak nyaman,menyadari itu dirinya jadi tak enak hati.


" Maafkan aku Sayang maklumlah efek dari rindu berat kepadamu"..Sahut Alex


Kini mereka semua sudah sampai didepan rumahnya Alex,terlihat istana megah dan didominasi warnah putih yang membuat siapa saja yang melihatnya merasa nyaman.


Selina yakin jika rumah tersebut adalah miliknya Alex ,memang betul jika dibandingkan punya Selina bagaikan langit dan Bumi.


" Ternyata memang aku sangat berbeda denganny,semoga tak ada namanya penghinaan atas keadaan ku kini."Lirih Selina dalam hati.

__ADS_1


Ketika ia dan Alex turun sampailah juga Rivan dan anak anak.Selina menatap sendu kearah Rafa dan Alina,keduanya tak mengerti permasalahan orangtua mereka.Tapi apa mau dikata tak mungkin juga ia harus mendahului egonya ,daripada kebahagiaan keduanya.


Rivan yang melihat wajah sendunya Selina ,hanya diam saja ia tak bisa berkata apa apa lagi.karena sedikitpun tak ada hak dirinya untuk mencampuri urusan pribadinya mereka,padahal dalam hati kecilnya ia ingin sekali melakukan semua itu.


" Percayalah jika sampai kapanpun aku akan selalu ada untuk kamu,tetaplah menjadi seorang wanita yang hebat demi mereka ". Gumam Rivan.


" Bunda ini rumahnya siapa"? Tanya Alina heran.


" Iya Bunda kita kok berhenti disini "? Rafa menimpali.


" Ini rumah kalian ". Sahut Alex sambil mengusap pelan kepala putrinya.


Selina hanya berdiri memandang mereka saja ,tanpa ada niat untuk menimpali perkataan Alex.Biarkan pria itu berusaha bagaimana caranya ,agar anak anak menyayanginya dengan usaha dia sendiri.


" Wow rumah ini besar sekali Yah ,Aku suka berada disini ". Ujar Alina ceria.


" Pokoknya semua yang ada disini adalah milik kalian ,yaitu adek dan Abang ".Sahut Alex.


"Daddy juga tinggal disini kan"? Tanya Alina polos.


"tentu tidak Daddy kan punya rumah sendiri ,nanti Daddy bakal datang terus kesini ". Potong Rivan sebelum Alina mengatakan hal yang aneh lagi.

__ADS_1


__ADS_2