AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
Episode 38


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Kini keduanya sudah berada di dalam Supermarket terbesar di kota tersebut. Selina kini berada di rak bagian daging dan sayuran, Devan hanya mendorong troly belanja di belakangnya. Dengan senyum yang tak terlepas dari bibir pria tampan tersebut, ia merasa seperti menemani istri belanja.


Selina yang sibuk belanja,tak ambil pusing siapa yang menemani dirinya belanja. Setelah kebutuhan sehari harinya selesai, ia langsung menuju kasir.Tapi langsung di cegah oleh Devan, Selina mengeryitkan kening nya kebingungan.

__ADS_1


" Lina kita ke bagian pakaian dulu ya,"Ajak Devan


" Mas mau beli pakaian Ya"? Tanya Selina


" Iya pakaian untuk kamu, soalnya mulai besok kan mulai bekerja. Jadi penampilan kamu, harus pantas sebagai sekertaris seorang Devan Raharja". Ucap Devan


Mendengar jawaban yang di berikan Devan, Selina hanya tersenyum sambil menggeleng kepalanya.


" Mas kalau soal itu seperti nya tak perlu deh, soalnya aku ada kok pakaian kantor.Asal kamu tahu ya mas aku dulu di negara ku, bekerja di salah satu perusahaan besar dan bekerja di bagian marketing".Sahut Selina


" Yap kurang lebih seperti itu, ah sudah lah kita balik yuk.Soalnya tubuh ku seperti sudah sangat kelelahan, jadi ayo Mas". Selina mengajak Devan pulang sebelum ia menanyakan hal yang tak ingin di ingatnya lagi.


Setelah mengantri di kasir dan hendak membayar nya, langsung di cegah oleh Devan. Sebab ia tak terima jika Selina yang membayar belanjaan nya sendiri, bukankah dirinya seorang pria yang wajib membayar nya .


Devan pun mengeluarkan Black card tanpa limit miliknya, dan memberikan kepada kasir tempat tersebut.


Sedangkan Selina hanya diam, entah senang atau tidak hanya Selina yang tahu.Namun sebagian besar dirinya menolak, soalnya ia tak mau utang budi apalagi pada seorang pria.

__ADS_1


Selesai membayar Devan dan Selina pun keluar dari tempat tersebut, Selina yang ingin membawa belanjaan nya sendiri tapi di cegah oleh Devan.


" Mas itu kan belanja punya ku, jadi biar aku yang bawa". Pinta Selina


" Terus kamu mau buat aku malu begitu, karena mau saja kasih cewek yang bawa berat terus aku nya jalan lenggang begitu.Stop protes soalnya dari tadi telinga ku sudah sakit nih dengarnya,jadi jangan banyak bicara lagi ya sebelum ku cium". Ancam Devan dengan wajah yang serius, padahal dalam hati nya ia ingin menertawakan wajah memerah miliknya Selina tersebut.


Akhirnya dengan berat hati Selina mengikuti langkah kaki Devan,keduanya kini sudah berada dalam mobil nya Devan.


"Sudahlah jangan cemberut seperti itu,jelek tahu lihat nya.Lagian kamu tuh harusnya bersyukur,karena sudah mau ditemani oleh pria tertampan incaran semua wanita".ucap Devan


"iya kamu nya enak, aku nya yang menderita.nggak lihat apa dari tadi aku rasanya jadi santapan lezat nya mereka ".Gumam Selina Dalam hati


"Jadi bagaimana nona, apa anda masih betah disini.Baiklah dengan senang hati akan menemani anda disini".Goda Devan


" Ayo berangkat sebelum kita jamuran ". Kali ini Selina yang lebih dulu pergi dan langsung masuk kedalam mobil.padahal pemilik mobil nya masih di belakang.


Sebenarnya ia malu karena dirinya seperti pemilik mobil, sedangkan Tuan nya seperti menumpang.

__ADS_1


__ADS_2