AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 191


__ADS_3

ASTAGA EPISODE UDAH SEGINI TAPI CUAN NYA PARAH...LAMA LAMA KU SLEDING NIH 🤣🤣


UDAH CAPEK MIKIR ETDAH KAGAK ADA MANIS MANIS NYA GITU ATAU APALAH...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ^^^^


Rafa menepuk jidatnya karena melupakan tentang keberadaan Alina,mungkin karena emosinya sedang diubun ubun jadi segala sesuatunya jadi buyar semua.


"Iya ya,kenapa aku bisa melupakan hal sepenting itu padahal tadi aku sendiri melihatnya." Ujar Rafa pelan tapi masih didengar oleh Alex.


"Jadi tadi sebelum kekantor yang kamu bilang urusan penting itu buat bertemu Alina?' Tanya Alex heran.


"Ya iyalah Yah,orang pagi dia jalan tanpa pamit dulu padahal aku kan kangen pengen ketemu sekedar say hello juga tidak apa apa." Sahut Rafa.


'ciee abang Rafa ketahuan bohong,yang bilang Say Hello doang itu siapa? Orang tadi author lihat dia main sosor saja kok,malah parahnya dalam mobil guys ingat ya dalam mobil;


"Kamu itu lama lama kelihatan bucin parah nya,ingat ya cuman kalian berdua doang jangan sampai orang lain tahu bisa malu keluarga besar Roberto nantinya." Tegas Alex.


"Etdah Yah,kalau urusan soal cinta tidak ada namanya keluarga besar atau apalah itu." Ucap Rafa sambil tertawa.


"Ayo keruangan meeting sudah cukup istirahat nya,sekarang giliran serius atau mau Ayah cari menantu baru," Sindir Alex dengan tampang nya yang serius.


"Eitss jangan begitu dong,tadi kan hanya bercanda lagian sepertinya semua makhluk didunia ini akan lupa segala galanya jika menyangkut percintaan," jelas Rafa sambil berjalan sejajar dengan langkah kaki Ayahnya itu.


Kini keduanya sudah berada didepan ruangan yang tertulis diluarnya adalah ruangan meeting.

__ADS_1


"Silahkan masuk Tuan," Ujar Xaver kepada majikannya itu.


"Kamu juga ikut masuk karena ada yang ingin saya sampaikan," pinta Alex serius.


"Baik Tuan." Sahut Xaver dengan menundukan kepalanya.


Ketika melihat presdir mereka masuk dalam ruangan itu,semuanya yang berada disitu langsung berdiri dan membungkukkan badan mereka.


"Silahkan duduk," ujar Alex sementara ia memilih duduk disamping sedang Rafa ditempat dirinya yang biasa duduk.


"Kalian pasti tahu kan,alasan saya mengumpulkan kalian disini?" Tanya Alex serius.


Semuanya yang berada diruangan itu hanya menganggukan kepala mereka,pertanda sudah paham semua yang terjadi diperusahan hari ini.


"Jadi tidak perlu ada pengenalan ulang,silahkan katakan apa saja proyek yang sedang dikerjakan oleh perusahan kita.Dan kamu Xaver tugas kamu adalah untuk mencari sekertaris untuk Presdir kalian yang baru," perintah Alex yang karena Bos jadi tak mungkin dibantah.


"Baik Tuan,permisi Tuan muda bisa kita mulai?" Tanya Salah satu dari mereka.


Dalam ruangan itu semuanya sibuk dengan berkas masing masing,Alex yang notabene adalah mantan bos disitu memilih untuk pulang. Bukankah sekarang ia memiliki waktu yang cukup untuk berduaan dengan sang istri,jadi setelah Rafa berbaur dengan berkas dan penjelasan ia menggunakan kesempatan untuk pulang.


"Akhirnya aku bebas juga ya,dan kini saatnya kita gangguin nyonya Alex dirumah. Ternyata begini ya rasanya kalau merindukan istri dirumah,rasanya ingin cepat sampe dirumah," gumam Alex yang ternyata memilih mengemudi mobilnya sendiri.


Tanpa gangguan atau hambatan mobil Alex kini terparkir sempurna digarasi mobil mereka.


"Lho Tuan kok sudah pulang?" Tanya Udin kepo.


"Lagi ada urusan mendadak jadi pulang!" Sahut Alex yang tak menghentikan langkahnya sama sekali.


"Tuan Mah aneh,kalau ada urusan pasti kan minta tolong orang kantor,eh ini tiba tiba muncul sendiri dijam kerja lagi," Gumam Udin yang tak berani mengatakan secara langsung.

__ADS_1


'Hehe kamu tidak tahu saja Din,kalau majikan kamu itu lagi pengen main kuda kudaan.


"Sayang ,kamu dimana?" Teriak Alex.


"Astaga Tuhan,dimana kau sembunyikan istriku?" Gumam Alex monolog.


Ia kini menuju kekamar mereka,yang merupakan tempat ternyaman untuk berekspresi dalam melakukan sesuatu.


Jika lagi galau Jika lagi patah hati,tempat untuk nangis darah tempat untuk jingkrak jingkrak tempat untuk smsan sama doi adalah kamar.


Hargailah apa yang kamu punya sekarang,jangan pernah sesali karena belum tentu besok lusa hidupmu lebih baik dari sekarang.


Kita tidak boleh menginginkan sesuatu yang berlebihan sampai mengorbankan sesuatu yang berharga ,padahal sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.


"Sayang kamu dimana sih,aku kangen," teriak Alex lebay.


Selina yang sedang mandi mendengar jelas panggilan suaminya itu,ia hanya geleng geleng kepalanya saja.Masa baru pergi beberapa jam,eh sudah kangen saja.


"Ehh modus kali kau nih Bang,author pasti paham apa yang ada dalam otakmu yang ukuran 1×5 cm itu 🤣🤣.


Kagak percaya coba saja ambil penggaris ukur tuh jidatmu,author yakin pasti benar 🤣🤣🤣🤣.


"Sayang ayolah masa kamu ajak main petak umpet sih," omel Alex kesal.


"Woii aku dalam kamar mandi sekarang,bisa tuh mulut nya dijaga jangan terlalu nyerocos kaya mulut Ayam yang hobinya cuap cuap terus," gerutu Selina dari dalam.


Alex sudah tidak fokus pada omelan istrinya,karena yang ada dalam pikirannya bagaimana kondisi tubuh istrinya kini yang pastinya polos tanpa benang,ingat tanpa benang.


"Yang aku boleh gabung tidak?" Tanya Alex dari luar.

__ADS_1


"Tidak terima kasih,aku sudah selesai kok silahkan saja kamu lanjutkan sendiri," tolak Selina.


__ADS_2