AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 147


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


SEPERTINYA MULAI SEKARANG BAKAL UP SATU EPISODE DOANG..


TAPI DENGAN DURASI YANG LUMAYAN LAH...


TAPI ITU SEMUA TERGANTUNG MOOD😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴😴


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ***


"Sayang kamu kok ngomongnya gitu sih ,memangnya kamu nggak kasihan gitu sama aku," Tanya Alex memastikan.


"Aku malah senang." Sahut Selina santai sambil menarik tubuh suaminya agar masuk kedalam kamar.


Alex hanya pasrah karena hilang sudah keangkuhan dan kesombongannya itu,sudah ditaklukkan oleh sang istri tercinta.Padahal dulu sangat sulit sekali dirinya dibentak ataupun diperlakukan sesuka hati.


"Yang kamu mau apa ajak aku kembali kekamar?" Tanya Alex yang pura pura polos.


Lebay...


"Mau mutilasi kamu biar jangan cerewet." kesal Selina sedangkan Alex hanya tertawa kecil.


"Oh manisnya istriku kalau lagi bicara ingin kumakan lagi sepertinya," gumam Alex pelan tapi masih bisa didengar oleh Selina.


Saat sudah didalam kamar Selina langsung berdiri sambil menatap tajam kearah Alex,ia kesal karena pria itu sepertinya tak bisa jauh darinya.


"Ayo cepat pake pakaian kamu,aku mau pergi dulu sebentar," perintah Selina tak ingin dibantah.

__ADS_1


"Aku tidak akan mengijinkannya," ujar Alex tegas tak kalah dari Selina.


"Astaga kamu itu kenapa sih,aku mau pergi urus sekolahnya Alina memangnya mau ngapain lagi," kesal Selina.


"Kenapa mau jalan sendiri nanti akunya bagaimana?" Tanya Alex merajuk.


"etdah lebaynya suamiku ini," sungut Selina.


Alex hanya tersenyum sambil memeluk erat tubuh istrinya itu,ia sebenarnya bukan melarang tapi hanya ingin agar apa yang Selina lakukan selalu bersama dengannya.


"Sayang kamu tahu tidak alasan kenapa sampai sekarang aku belum mau kekantor?" Tanya Alex sambil tak melepaskan pelukannya.


"Memangnya kenapa?" Tanya Selina penasaran.


"Itu karena aku masih ingin menghabiskan waktu bersama kalian,tak ingin memikirkan pekerjaan yang akan membuat kita tak bisa menghabiskan waktu yang ada," ujar Alex yang mana membuat Selina sangat tersentuh.


Ia pun membalas pelukan sang suami yang ternyata berpikiran sampai sejauh itu,ia sangat tak menyangka jika Alex lebih mementingkan mereka dari pada perusahaannya.


"Ya sudah kamu tunggu disini aku mau pake pakaian dulu," ucap Alex sambil melepaskan handuk yang dipakenya tanpa peduli dengan tatapan heran dari Selina.


"Woii kamu itu punya malu atau tidak sih main ganti didepanku." umpat Selina.


"Sengaja Yang,biar kamu bisa membayangkan betapa besar dan kuatnya milik suamimu ini." Sahut Alex sambil mengedipkan matanya sebelah.


"Dasar suami mesum dalam otak hanya itu begituan saja,ayo cepat siap diri sebelum nanti kutinggal," ancam Selina karena telinga serasa ingin lepas dari tempatnya karena mendengar perkataan vulgar suaminya tadi.


Sedang Alex kini hanya bisa menahan tawanya,Karena melihat wajah Selina yang memerah menahan malu tapi mau.


Ketika pasangan suami istri itu sedang membahas hal dewasa,berbeda dengan seorang pemuda tampan yang sedang galau.


Siapa yang tak terpukul dan kecewa ketika didepan mata sang Ayah dengan sadar menolak dirinya.Padahal dalam hati dirinya berharap jawaban yang dikeluarkan Alex tak kan menyinggungnya,namun ternyata semua salah besar.

__ADS_1


Bukankah cinta itu milik siapa saja,entah sadar atau pun tidak bahkan mulai dari yang muda sampai yang tua.Ia datang tanpa ingin tahu atau mendengarkan isi hati siapapun,begitulah definisi cinta menurut author 😎😎😎✌✌..


"Aku tahu Ayah pasti ingin yang terbaik untuk putrinya,yang pasti bukan diriku yang hanyalah anak angkat," gumam Rafa yang juga tak mungkinlah memaksakan kehendaknya.


Yang ada dalam pikirannya hanyalah ingin membuktikan kepada orang tuanya itu,kalau dirinya layak dan patut untuk dibanggakan.


Dirinya kini tengah berberes beberapa barang barangnya,yang sudah ia masukan kedalam lemari mau tak mau harus dikeluarkan lagi.Saat sedang sibuk berberes terdengar ada yang mengetuk pintu,ia pun berhenti sejenak dan ingin melihat siapakah gerangan didepan kamarnya.


"Abang,adek boleh masuk tidak?" Tanya Alina didepan pintu.


Tanpa menunggu jawaban dari dalam kamar Alina langsung masuk,ia berdiri sambil memasang wajah menggemaskan agar Rafa tak memarahinya.


"Kebiasaan deh kamu itu Dek,tadi minta izin tapi belum dijawab eh langsung nyelonong masuk," ledek Rafa.


"Ishh Abang kok ngomongnya gitu sih,padahal Adek hanya ingin main disini sebelum nanti Abang pergi." Sahut Alina cemberut.


"Hehe iya maafkan Abang ya dek,udah dong jangan cemberut gitu dong kelihatannya jelek tau nggak sih," ejek Rafa sambil mengacak gemas rambutnya Alina.


Keduanya bersenda gurau sambil sesekali saling meledek,tanpa keduanya sadari jika sedari tadi perbuatan keduanya diperhatikan oleh orang tua mereka.


"Lihat Yang,keduanya sangat menggemaskan kalau dilihat seperti ini," ujar Selina yang tanpa sadar memanggil suaminya dengan panggilan yang mesra.


"Yang coba diulang lagi panggilannya tadi," pinta Alex.


"Lebay deh loe,udah ayo jalan," ujar Selina.


"Abang sama Adek,kami pergi dulu ya ingat jangan kemana mana.Adek juga jangan terlalu gangguin abangnya,kasihan besok dia harus melakukan perjalan jauh." Selina menasehati kedua anaknya.


Sedangkan Alex hanya menatap kagum kearah istrinya,yang selalu perhatian kepada anak anak mereka.Pria itu sangat menyesali semua sikap yang sangat keterlaluan ia lakukan selama ini..


***BERSAMBUNG...

__ADS_1


GUYS SEGINI DULU YA...SOALNYA AUTHOR LAGI ERROR OTAKNYA JADI SEDIKIT LARI DARI ASELOLENYAπŸ˜‚πŸ˜‚***


__ADS_2