
HAII READER KU TERSEYENG
SAKIT SAKIT SAKIT ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
VOTE NYA HILANG TERUS
AUTO CAPEK BERPIKIR TAPI TANGANNYA KALIAN TERLALU MIKIR ...😟😟😟😟😟
LANJUT ***
Alex kini merasakan penyesalan ,karena entah kebodohan apa yang telah tadi ia perbuat hingga Rivan menang banyak kali ini.
Memang benar ya Guys entah kalian percaya atau tidak ,saat panik otak yang pintar langsung jadi Telmi alias Lola.
" Bunda jadi bisakah tolong urusi suami mu,yang kurang kasih Sayang ini"..Pinta Alex memelas dengan wajah yang sangat menyedihkan.
" Hah memangnya apa yang mau di urus sedang aku sendiri saja bingung ,dengan kondisi kamu yang seperti ini". Kesal Selina karena Alex seperti sedang mempermainkan dirinya..
" Jika ku katakan sesuatu ,bisakah kamu tetap bersama ku"? Tanya Alex serius karena ia tak mungkin buang waktu lagi,karena hidupnya sekarang tak tahu pasti kapan akan di ambil sang pencipta.
" Katakan saja untuk menjawab hal itu,maafkan aku sungguh belum bisa menjanjikan sesuatu"..Sahut Selina lirih..
" Baiklah aku tak kan memaksa ,sebenarnya aku mengidap Gagal ginjal dan prediksi dokter umurku sudah tak lama lagi."..Ucap Alex sambil tersenyum di tengah luka.
" Maksudnya kamu..."..Selina Sudah tak mampu melanjutkan perkataan nya itu.
__ADS_1
" Ya aku sekarang adalah pria penyakitan,maafkan aku jika terlalu memaksa tapi aku hanya ingin sebelum pergi di rawat oleh istri sendiri". Pinta Alex lagi.
" Ishh Kamu nih bicara apa sih,jodoh maut semuanya sudah di atur sama Tuhan.Kita manusia hanya bisa memprediksi saja,tapi terlepas itu semua bukan kah sudah ada yang atur". Ujar Selina
" Hemm bisakah penuhi permintaan ku itu,aku janji akan melepaskan kalian setelah ini.Apapun keadaaan apapun kondisinya ,karena yang ku ingin sekarang adalah menebus semua kesalahan ku selama ini". Lirih Alex.
" Baiklah aku akan menemani dan mengurus mu,tapi Maafkan aku jika untuk kembali bersama aku perlu waktu berpikir ". Sahut Selina tak enak hati.
" Tak Masalah aku hargai keputusan mu,tapi untuk menceraikan mu sekarang tak kan pernah ku lakukan. Karena bukannya kamu harus mengurus ku sebagai seorang istri ,jadi tak mungkin kan aku menceraikan kamu". Ujar Alex.
" Hemm baiklah aku paham Ayah"..Sahut Selina sambil tersenyum.
Alina dari tadi tidak berkomentar,karena ternyata gadis kecil tersebut sudah tertidur. Kalau tidak pasti ada nama Rivan di sela perkataan nya,karena baginya Daddy adalah yang terbaik.
Alex tersenyum senang bagaikan air es di padang gurun,karena akhirnya ada yang menanyakan hal itu kepadanya.
Memang benar rejeki anak soleh itu sudah ada yang atur, buktinya saat sekarang ada bidadari surganya author datang.
" Seperti belum". Sahut Alex senang.
" Heh mana ada jawabannya seperti itu,Seperti nya belum"? Ucap Selina sambil terkekeh geli
" Hemm biasalah faktor u"..Ujar Alex.
" Tunggu Sini dulu ya,aku panggilkan Mas Rivan dan Ben dulu supaya makan sama sama". Pamit Selina tanpa melihat wajah Alex ,yang terlihat sudah sangat kesal.
__ADS_1
Bagaimana tidak saat dirinya butuh perhatian ,eh malah istri nya sibuk dengan para pria jomblowan itu.
Nasib punya istri yang jiwa sosialnya tinggi, ada suami lagi rindu belaian eh malah pergi cari yang lain.
" Tuh kurcaci berdua kenapa sih harus hidup di dunia,pengganggu saja coba saja kalau mereka jadi bola kaki sudah ku sepak jauh ke tempatnya emak emak bahenol". Kesal Alex dalam hati sambil memandang wajah cantik putrinya itu.
Di dekap nya erat seakan tak ingin lepaskan lagi,putri nya yang terlahir tanpa kehadirannya tanpa perhatian darinya.Bahkan dirinya sebagai seorang Ayah,tak bisa melihat tumbuh kembang anak nya itu.
" Maafkan Ayah mu yang tak berguna ini Nak,tapi akan Ayah bayar semuanya waktu yang sudah terlewatkan ". Lirih Alex sampai tak sadar jika kini air matanya telah membasahi pipi nya.
Sedangkan Selina kini sudah mendapati Rivan dan Ben ,tengah duduk di salah satu meja pengunjung. Ia mendekati mereka dan tersenyum manis kepadanya ,Rivan yang melihat nya jadi salting.
" Ya ampun Lina kenapa sih manis sekali, kalau bukan karena istri orang sudah ku culik kamu". Gumam Rivan dalam hati.
" Semuanya ayo kita kembali ,supaya makan siang sama sama". Ajak Selina.
" Hemm terus kita mau di jadikan batu kayu atau obat nyamuk begitu "? Goda Rivan
" Ihh apaan sih Mas,nggak lucu deh". Kesal Selina
" Haha cie ciee ada yang malu kucing nih". Goda Rivan lagi.
" Ayo Tuan Ben kita masuk lebih dulu,soalnya ada yang lagi stres jadi tertawa sendiri". Sindir Selina
Ia langsung menuju ke dapur,dan menyuruh menyiapkan makanan ke ruangannya.
__ADS_1