AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 319


__ADS_3

Like N KOMENNYA


LOPE U FULL


LANJUT***


Mira, Adele dan Eko menatap tak percaya ke arah pasangan yang tanpa beban keluar dari rumah itu, Bahkan tak mempedulikan kehadiran mereka sama sekali di situ.


" ini yang mau nikah siapa, kok bisa-bisanya Mereka pergi begitu saja terus kitanya nanti gimana!" tanya Mira kebingungan membuat Adele memiliki perasaan yang sama yaitu sama-sama bingung.


" Kamu pikir kamu sendiri yang bilang akunya tidak, tahu tidak Nanti kalau kita mempersiapkan pernikahan mereka tak sesuai konsep kita bakalan salah? " sahut Adele kesal sedangkan Eko memilih bodo amat orang dulu dirinya saja saat menikah dengan Mira tidak ada persiapan apapun pulang malah disuguhkan dengan semur jengkol'


" Kenapa Jadi kalian yang bingung orang mereka saja biasa saja siapkan saja komedi putar saat mereka menikah orang Sekampung pakai alat pengeras suaranya masjid, kan Masalah Jadi beres tidak perlu harus pergi mencetak undangan lagi makan waktu tenaga dan pikiran!" ya ampun zaman sudah canggih ini ada ya manusia yang masih hidup di zaman kuno kolot seperti Eko?

__ADS_1


" bapak, Ibu menyesal suruh bapak kasih pendapat karena semuanya tidak ada yang benar yang ada bikin kepala puyeng memikirkannya!" ujar Mira yang benar-benar tidak tahu lagi harus berbicara apa karena dari tadi perkataan suaminya itu membuat otak dan pikirannya sudah tidak bisa berfungsi dengan benar.


" ya kan Ibu tahu kita dari dulu sampai sekarang jarang bikin hajatan, jadi kalau membahas soal beginian harusnya urusan emak-emak saja ya suka dandanan necis terus pergi kondangan laki gak diajak katanya lagi pergi kerja kalau ditanya sama tuan rumah!" sahut Eko santai padahal Memang sih sebenarnya kenyataannya seperti itu.


" bisa tidak jangan membahas yang hari lalu karena kita ini Sedang membahas untuk hari esok, mendingan Bapak pergi buka toko saja deh Soalnya kalau di sini Ibu tambah mumet nih!" mau tidak mau Mira mengusir keberadaan suaminya itu yang dirasanya unfaedah sama sekali.


tanpa tedeng Aling Eko dengan senang hati pergi dari situ karena hal ini yang ia tunggu dari tadi, terbebas dari segala macam beban pikiran hidup yang menurutnya kalau dibahas dengan kaum wanita pasti kaum pria bakalan selalu kalah'


Tadi mereka sengaja tidak memakai kuda besi itu karena kata Mira bakalan lebih hemat ongkos karena harga BBM lagi naik, tapi sekarang Eko sendiri dirinya Memilih tetap menaiki benda itu karena percuma jika dibeli tapi tidak digunakan.


sedangkan di rumah dampak Mira sedang berkonsultasi dengan Adele membahas soal acara besok dan lusa nya, karena sifat keduanya yang mudah bergaul membuat segala sesuatu tidak menjadi sulit.


" karena segala sesuatu pembahasan kita sudah beres jadi bagaimana kalau kita memanjakan diri, mumpung suami kamu lagi keluar anak-anak juga ya Kenapa kita sendiri Disini?" saran Adele yang disetujui oleh Mira 180 persen tanpa tapi.

__ADS_1


kini rumah dalam keadaan kosong melompong karena semua penghuninya sudah cari jalan masing-masing, Lala dan dan Xavier memilih ke rumahnya Alina dulu setelah itu baru mereka berdua jalan-jalan menikmati waktu yang tersisa.


" Kamu jangan lupa ya untuk meminta cuti kepada Abang Rafa sama Ayah Alex, karena ini bukan menunggu sampai bulan depan melainkan lusa lho acaranya!" perintah Lala saat keduanya dalam perjalan menuju ke kediamannya Roberto


sedangkan Xavier malah tenggelam dalam pikirannya sendiri,' pria itu sedang kebingungan panggilan yang cocok apa untuk Ia berikan pada kekasihnya itu saat mereka menikah nanti.


" Kamu kenapa malah bengong, Padahal aku lagi ngajakin kamu ngobrol? Aku tuh bingung sama kamu dari tadi aku tidak fokus ya sama keadaan kita sekarang, atau jangan bilang kamu berubah pikiran? kalau sampai itu terjadi malah bersyukur biar kamu rasakan gimana dahsyatnya mulutnya Ibu kalau lagi marah, soalnya anak gadisnya yang hanya satu ini kamu permainkan Sesuka Hati?" ujar Lala sengaja menyindir Xavier yang daritadi seolah tidak berada di situ melainkan terbang di dunia lain.


mendengar nada bicara Lala yang Ketus Xavier akhirnya tersadar, jika dirinya sedang menyetir dan tidak baik digunakan untuk melamun karenanya nyawa terlihat murah sekali'


" Astaga sayang maaf aku tadi terlalu banyak pikiran jadinya melupakan kehadiran kamu, tapi kamu percaya deh kalau aku tidak berubah pikiran sama sekali sampai kapanpun!" Lala hanya bisa menghela nafasnya kasar karena permintaan maaf nya Xavier itu terasa datangnya sama terlambat.


" Terserah kamu saja mau ngomong aku memilih tidak peduli, karena hidupku sudah pusing tidak ingin di tambah beban pikiran lagi!" sinis Lala.

__ADS_1


__ADS_2