AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 160


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ^^^


Alex tak terima dengan perkataan istrinya,yang seakan melupakan dirinya yang notabene adalah suami sahnya sekarang.


"Ku menangis,membayangkan betapa kejamnnya dirimu atas diriku.Kau pergi bersama jomblo, kau lupakan diriku," nyanyi Alex seraya berjalan dibelakang suaminya.


"Astaga ini benar suamiku keterlaluan,masa begitu saja sudah dijadikan lagu yang nggak jelas," kesal Selina dalam hati.


Kini ketiganya sudah berada didalam mobil dengan Ben yang sebagai sopirnya,jika ditanya soal pasutri itu ya jawabannya keduanya sedang mogok bukan makan tapi bicara.


Alex masih memasang wajah cemberut berbeda dengan Selina yang wajahnya cuek,dingin dan datar.Ia kesal karena tingkah suaminya yang ada saja cara bicaranya,jika begini terus Selina bakal menahan malu sepanjang waktu.


"Kok sunyi," ujar Ben pelan.

__ADS_1


"Diam!" bentak Alex dan Selina bersamaan membuat asisten teraniaya itu berjingkrak kaget.


"Untung jantungku kuat,kalau tidak mah bisa koit hari ini juga," ***gumam Ben pelan.


(sorry guys,lagi dikit error jadi hurufnya ikutan kumat juga😉😉***)


"Kok sunyi ya?" kali ini giliran Alex yang bergumam.


"Diam bodoh," gumam Ben dalam hati mana berani dirinya berkata seperti itu bisa🤕🤕.


"Kamu mau bicara apa?" akhirnya sih eyang putri bicara juga sebelum Alex mengeluarkan rayuan mautnya.


"Oh Tuhan terima kasih,akhirnya ada hujan dipadang gurun," ujar Alex senang karena akhirnya istrinya sudah tidak mogok bicara lagi.


"Mulai deh kamunya," ejek Selina sambil tersenyum kecil.


mulai lagi deh nih orang dikasih hati minta jantung,nanti lama lama tulang pun bakal dikasih nanti!!


"Hemm." Sahut Selina yang hanya berdehem saja.


"Bisa tidak ada masalah jangan diam diaman seperti tadi,sungguh itu merupakan penyiksaan terberat untukku.Lebih baik kamu bicara atau marah yang penting jangan diam,karena aku bingung harus bagaiman jika kamu melakukan itu," pinta Alex.


Ohh author pikir ada apa????

__ADS_1


"Yang bilang aku marah siapa?" Tanya Selina heran.


"Lho bukanny tadi kamu marah karena bertemu dengan Siska?" Tanya Alex balik.


"Jadi kamu berharap aku cemburu gitu,cih sorry itu bukan tipeku," ketus Selina.


"Cemburu tandanya sayang lho,kalau kamu tidak cemburu artinya???


"Eits,jangan bicara sembarangan!! Asal kamu tahu kebanyakan konflik dan berujung perceraian dalam rumah tangga itu karena kepercayaan. Aku bukan tipe orang yang sembarangan menilai seseorang,tanpa memikirkan dahulu." Sahut Selina.


"Aku yakin suamiku pasti sudah kapok aku tinggal dulu,ya tergantung sekarang dia bakal mengulanginya lagi atau tidak," sambung Selina lagi.


"Kapok banget Yang,malah kapoknya bakal seumur hidup," jawab Alex sembari mengangkat kedua jarinya berbentuk V.


"Tuan,apa kita antar nyonya pulang kerumah lebih dahulu?" Tanya Ben memastikan karena menyetir tanpa tau tujuan jelas ibarat menunggu si doi yang di inbox tapi sayang nggak dibalas karena kehabisan kuota.


"Kekantor langsung tanpa singgah kemana mana,kalau kamu mau cari wanita setelah mengantar kami dulu. Karena aku tak ingin melihat tingkah bego kamu,ketika sedang mengejar dan membujuk seorang wanita," ejek Alex tanpa sadar sebenarnya omongan itu sangat pantas ditujukan kepada dirinya sendiri.


"Apa tidak salah Tuan,bukankah anda yang sebenarnya mengejar nyonya sampe seperti orang stres yang kabur dari rumah sakit jiwa," gerutu Ben dalam hati.


"Baiklah Tuan." Sahut Ben.


Tak lama mereka pun sampai diperusahan Alex,dirinya melarang Ben memarkir mobil di Basement.Ia ingin berhenti tepat dipintu perusahaannya,dan agar semua orang tahu siapa sih wanita yang bakal dikelonin Alex tiap malam.

__ADS_1


"Ishh jangan pegang pegang boleh nggak!, pinta Selina karena merasa risih dengan tatapan semuanya.


"Kamu kan istriku jadi pantas dong aku peluk atau apalah,biar semua pria mata keranjang tidak berani." Sahut Alex.


__ADS_2