AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 130


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


MAAFKAN AKU YANG GANTUNG MELULU...


JANGAN PERGI JUGA DARI FAVORIT YA..


KARENA JIKA ITU TERJADI AKU SEDIH😭😭😭😭😭😭😭😭


LANJUT***


Selina menatap keheranan kepada suaminya yang terlihat kebingungan,ia ingin mendekat tapi kondisi keduanya sama saja yaitu habis dibelah perutnya.


"Kamu kenapa?" Tanya Selina yang pura pura tak tahu menahu.


Alex menatap istrinya lalu menatap kembali keperutnya,ia yakin jika Selina dalam keadaan yang tidak baik baik saja.


"Aku kenapa dan kamu kenapa?" Tanya Alex yang menuntut jawaban.


"Memangnya apa yang ingin kamu dengarkan?" Tanya Selina balik.


"Semalam aku tidur disamping kamu,dan sesudah itu menjadi gelap dan saat sudah terang aku malah berbaring disini dan kamu disitu.Sudah begitu ini kenapa dengan perutku ,apa aku habis operasi atau bagaimana sih?" Tanya Alex mengutarakan semua yang mengganjal dipikirannya.


"Kamu semalam pingsan dan tak sadarkan diri bahkan mimisan parah,karena tubuh kamu menolak semua pengobatan yang dijalankan.jadinya untung ada pendonor ginjal disaat dadakan,makanya sekarang kamu disini dan cerewet kaya emak emak kosan," jelas Selina sambil tersenyum mengejek.


"Maksudnya pendonor ginjal dadakan itu siapa?" Tanya Alex bingung.


"Huss sudah tidur masa baru sadar dari pingsan ngobrolnya kebanyakan apa nggak bosan tuh mulut," tegur Selina.

__ADS_1


"Aku nggak bakal tidur sebelum kamu jujur,apa yang terjadi dengan kamu," ujar Alex tegas tak ingin dibantah.


Selina yang melihat wajah menyeramkan suaminya hanya menggeleng kepalanya,ternyata keras kepalanya tak pernah berubah.


Dengan perlahan wanita cantik itu turun dari panjang,lalu mendorong pelan tiang infusnya agar bisa mendekati suaminya.


Selina tersenyum dan mengambil tangan suaminya itu lalu mengecupnya,ia juga membelai wajah Alex sambil menitikkan air matanya.


"Apapun akan kulakukan demi Ayah dari anak anakku,karena istri mana yang ingin kehilangan suami secerewet ini," ujar Selina sambil mencubit gemas hidung Alex.


"Jadi maksudnya kamu yang mendonorkan ginjal untuk aku,Sayang?" Tanya Alex penasaran.


Selina hanya menganggukan kepalanya sambil terus menangis,ia bahagia karena suaminya bisa kembali seperti dahulu lagi.


Alex menggelengkan kepalanya kepada Selina,ia tak ingin membuat Istrinya kesakitan karena dirinya lagi.Cukup dulu kebodohan yang ia lakukan,jika boleh memilih lebih baik ia kesakitan dari pada harus membebankan istrinya.


"Terus kamu mau aku menunggu sampai kamu pergi dulu begitu,apa kamu tahu bahwa semalam adalah keputusan terberatku antara memikirkan perasaan dan keselamatanmu?" Tanya Selina balik bukannya menjawab pertanyaan Alex tadi.


"Sayang bukan itu maksudku,suami mana yang tega melihat istrinya kesakitan? Membayangkan saja aku tak sanggup,apalagi sudah terlanjur seperti ini," lirih Alex sambil menitikkan air matanya.


"Aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku sekarang sangat bahagia,karena sudah menjadi bagian dari tubuh kamu.Aku melakukan semua itu tulus tanpa ingin memikirkan yang lain,dan merasa bangga karena sudah menjaga keutuhan keluarga kita." Sahut Selina.


Alex tersentuh dengan semua perkataan Selina barusan,ia tak menyangka jika istri yang pergi selama 10 tahun telah kembali dan melakukan sesuatu tanpa memikirkan dirinya sendiri.


Dalam hatinya ia berjanji akan selalu berguna untuk keluarganya,dan tak kan pernah menyakiti istrinya itu lagi.


"Maafkan aku Sayang,karena terlambat menyadari semuanya.Tapi aku bersyukur karena istriku tetap setia selama ini,dan itu semua tak diragukan lagi," Ujar Alex.

__ADS_1


Melihat suasana yang terlalu serius membuat Selina ingin sekali menggoda suaminya itu,ia pun tersenyum sambil duduk disamping ranjang.


"Hehe siapa bilang aku setia disana,asal kamu tahu selama di Holland entah berapa banyak aku melihat sesuatu dengan segala ukuran," goda Selina.


Alex langsung konek dengan perkataan istrinya,wajahnya yang tadi sendu mendadak berubah menjadi merah padam.


"Coba katakan sekali!" perintah Alex.


"Ya kamu kan bukan pria polos yang belagak seperti bocah,masa yang begituan harus dijelaskan ulang," sinis Selina.


"oh Selina anda sengaja memancing singa jantan kali ini,untung juga sijunior lagi masuk museum.Jika tidak bisa dipastikan Selina yang bakal masuk museum selama seminggu;


"Kamu sedang bermain denganku begitu,apa kamu lupa siapa aku?" Tanya Alex tajam.


"Ok fix sidoi marah betul....


Cup...


Selina langsung mengecup bibir suaminya itu,ternyata Alex memang orang yang cepat sekali terpancing emosinya.


"Sudah ihh jangan marah lagi,lagian kalau aku disana sudah punya gandengan untuk apa kembali kesini lagi," ujar Selina sambil mengedipkan matanya sebelah.


Alex hanya bisa tersenyum kikuk,bagaimana tidak hanya karena terbakar cemburu ia tak bisa membedakan mana yang benar dan bercanda.


***bersambung sayong akohhh


Nanti kira kira besok kalau Alex sudah sehat,terus sudah kembali kerumah terus menikmati malam kedua mereka kira kira bagaimana ya keseruannya.

__ADS_1


Stay tuned***


__ADS_2