
HAI READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU....
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ^^^
"Ya sudah karena suamiku tercinta sudah tampan,kamu keluar terus temani Abang karena sekarang gantian aku yang bersiap," ujar Selina yang dalam arti sebenarnya ingin suaminya keluar dari dalam ruangan itu dulu.
"Jadi kamu usir aku gitu Yang?" Tanya Alex memastikan.
"Yap betul sekali,jadi ayo keluar jangan banyak bicara nanti Abang telat lho terus hari ini kan Adek hari pertama masuk sekolah." Sahut Sekin.
"Terus salahnya dimana kalau aku tetap disini,kalau kamu mau ganti terserah kamu saja. Lagian apa yang bikin kamu malu,toh semuanya sudah kulihat bahkan sampai kedalam dalamnya," ucap Alex santai.
Sumpah demi dewa neptunus,ingin rasanya Selina menyumpal mulut suaminya itu karena bicarakan sesuatu tanpa memikirkan perasaan orang lain.
Karena Alex yang tetap duduk disofa dalam kamar itu,Selina memilih membuat suaminya itu tergoda dan menyesal karena duduk disitu.
"Hemm,rasakan pembalasanku siapa suruh mau duduk disitu,bakal kubuat siotongmu itu ***** jadinya," gumam Selina sambil tersenyum smirk.
Dibukanya pakaiannya langsung dihadapan Alex tapi sambil balik belakang,karena ia sudah mandi tadi pagi dan memakai dres rumahan.
Kini dress yang dipakai sudah teronggok dilantai menyisakan hanya pakaian dalam hitam yang seksi.Alex yang sedari tadi melihat istrinya yang meliuk liuk bagai cacing kepanasan,membuat junior kebanggaannya terasa sesak didalam celana.
__ADS_1
"Oh Tuhan,ini namanya bunuh diri tapi takut Mati," gumam Alex yang masih mencoba untuk tetap sadar.
"Ampunilah hambamu ini Tuhan,sungguh godaan terbesarku adalah istriku sendiri," sambung Alex lagi.
Selina tersenyum penuh kemenangan,apalagi ketika melihat tonjolan didepan milik suaminya itu.Ia sebenarnya tak tega melakukan itu semua,hanya karena rasa kesal yang lebih mendominasi hingga ia tetap melakukan itu.
Dengan hanya memakai pakaian dalam warna hitam yang berenda,Selina berjalan kesana kemari untuk mengambil pakaiannya.Sesekali dirinya mencuri pandangan kearah Alex,yang ternyata tengah menghembuskan nafasnya kasar berulang kali.
Senyuman terus terpancar diwajah cantik Selina,ia merasakan kemenangan yang fantastis dengan sengsaranya Alex itu.
"Kamu kenapa?" Tanya Selina yang mulai memakai celananya sehingga saat dirinya menunduk tampak gundukan didadanya seakan meluap keluar.
"Oh Tuhan sungguh kau ciptakan mata untuk melihat,tapi sungguh kini aku yang merasakan kesengsaraan dengan bisa melihat," kesal Alex dalam hati.
"Heii kamu kenapa?" Tanya Selina yang pura pura tak tahu menahu.
Selina yang ingin ketawa tapi ia sengaja menahannya,lalu mendekati suaminya itu pura pura khawatir.
"Woii lina,anak orang otongnya kejepit tuh coba kasih jampi jampi biar jangan kejepit lagi..😎😎
"Mana aku lihat yang terjepit siapa tahu bisa bantu?" Tanya Selina.
"Nggak ada aku kekamar mandi dulu," ujar Alex yang langsung bangkit dan masuk kedalam kamar mandi sementara itu Selina tertawa puas karena berhasil mengerjai suaminya itu.
"Bhaaaa, siapa suruh maunya mepet terus rasain kamu," ujar Selina sambil tertawa membuat Alex yang mencoba untuk menenangkan juniornya langsung keluar tanpa mau menutup itotenya yang sedang tegak tapi bukan tongkat.
"Kamu sengaja kan?" Tanya Alex kesal sambil menunjuk pusakanya.
"Bodoh amat,makanya lain kali kalau disuruh keluar kamar ya keluar jangan maunya disini terus," Ledek Selina.
__ADS_1
"Kalau begitu bantuin aku dong Yang," pinta Alex.
"Ogah,orang sudah cantik begini masa harus main air bersantan lagi kan nggak enak kelihatannya," tolak Selina lalu mengambil tasnya karena ia sudah memakai lengkap pakaiannya.
"Ahhh,kamu tega masa mau lihat suami sengsara seperti ini," ujar Alex sendu.
"Bodoh amat,apa hanya lihat begitu saja langsung *****," ejek Selina lalu keluar kamar.
LANJUT **
Alex terpaksa kembali kedalam kamar mandi,entah untuk apa biar dia dan tangannya yang tahu author mah malas ngintip dosa tau nggak.
Selina kini duduk diruang keluarga bersama Rafa,Alina,Leonard dan Ben mereka sedang menunggu kepala keluarga rumah ini.
"Bun,Ayah kok nggak ikutan keluar sih nanti aku telat ?" Ketus Alina.
"Bunda juga kurang tahu Nak,soalnya tadi pas Bunda keluar Ayah masih dikamar mandi." Sahut Selina.
Alex yang mendengar jawaban tak berdosa istrinya hanya mendengus kesal,bagaimana tidak Selina seolah lepas tangan dari masalah yang ia ciptakan.
"Pura pura lupa lagi,tidak tahu kalau suaminya mendesah sendirian didalam kamar mandi," gumam Alex kesal sambil menatap kearah istrinya.
"Nah itu Ayah kamu,udah selesai kan urusannya supaya kita bisa berangkat sekarang?" Tanya Selina santai.
"Hemm," sahut Alex singkat karena masih kesal dalam hati ia ingin istrinya membujuknya eh tapi sayang itu tak kan pernah terjadi.
"Ben,kamu sudah sarapan?" Tanya Selina.
"Sudah nyonya." Sahut Ben yang merasakan aura mencekam disekitarnya.
__ADS_1
"Ini istriku memang tidak peka atau apa,masa suami lagi marah tapi perhatiannya kasih keorang lain." Kesal Alex.