
VOTE VOTE VOTE NYA TERSEYENG
TERIMA KASIH
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ****
Rivan tak percaya mendengar sahabat yang dari kecil nya itu mengatakan sesuatu ,yang merendahkan sekali derajat wanita.Padahal wanita tersebut adalah istrinya sendiri,ia sungguh tak percaya dengan yang ia dengar.
"Ben jika masih sayang nyawa mu,tolong menjauhlah sebelum kesabaran ku habis".Ancam Rivan sambil menatap tajam kearahnya.
" Maafkan saya Tuan,tapi bukannya tak sopan tapi lebih baik urusan nya ini di selesaikan pada tempat yang semestinya bukan disini". Saran Ben
" Maaf aku tak sudi berbicara dengan laki laki brengsek sepertinya ,akan membuat waktu ku habis dengan hal yang tak berguna ". Hardik Rivan tajam.
Sedangkan Alex tak peduli dengan Rivan,pandangan matanya hanya tertuju kepada Selina yang sudah tak bisa berdiri lagi.Selina sedari tadi hanya menundukkan kepalanya ,ketika mendengar perdebatan mereka..
Alex ,Dan Rivan sepertinya tak sadar jika perbuatan mereka ,sangat berpengaruh pada Selina.Bahkan kini wanita tersebut seperti orang yang kebingungan ,dan ketakutan karena sangat shock.
Alex yang masih kesal kepada Rivan ,langsung mendekatinya dan memegang kerah baju nya.Ia kesal kepada Rivan yang suka ikut campur ,pada urusan pribadinya.
" Kamu sadar jika dirimu bukan siapa siapa disini ,apa tak ada orang yang mengingatkan kamu.Jika kamu adalah pria pengganggu ,yang hobinya mengganggu istri orang dan bahkan membawanya pergi dari sisi suaminya ".Sindir Alex
Rivan mengeryitkan keningnya ,bagaimana bisa seorang Alex Roberto sampai bisa mempunyai pikiran sebodoh itu padanya.Menurut kalian Babang Rivan beneran ,mempunyai tampang pelakor???
__ADS_1
" Apa maksudmu mengatakan hal bodoh tersebut ,apa karena semakin tua jadi pikun mu mulai beraksi. Selina pergi dari suaminya karena apa hah,kalau bukan karena kelakuan brengsek nya itu".Sindir Rivan balik.
" Hah wanita jalang begitu memang tak pantas berada di dekat ku,hei kau jangan coba menipu ku dengan kehamilan mu.Entah sudah berapa banyak pria,yang kau layani setelah pergi ". Bentak Alex sembari jari telunjuknya mengarah kepada Selina.
Mendengar perkataan hinaan dari Alex terlebih lagi tentang anaknya,Selina pun langsung menunjukkan taringnya. Ia tak ingin harga dirinya di injak,apalagi oleh sesuatu yang tak pernah di lakukannya.
" Kau pria brengsek ,kau boleh menghina ku kau boleh memakiku.Tapi jika sampai kau menghina anak ku,demi Tuhan tak kan kubiarkan sedikit pun.Aku tak pernah menginginkan hartamu sedikitpun ,bahkan menikah dengan mu adalah sebuah musibah untuk ku.Mulai sekarang anak ini adalah milik ku seorang ,tak kan ku biarkan kau memilikinya atau pun menatapnya lagi."Selina menjeda ucapannya sembari mengatur nafasnya.
" Segera urus perceraian kita,aku tak sudi mempunyai suami seperti mu.Dan kau Mas Rivan kenapa harus mencari ku,padahal selama sebulan ini hidupku sangat tenang dan damai.Pulanglah kembali ke Tanah Air,aku tak kan ikut biarkan aku pergi jangan pernah ada pikiran untuk mencari ku".Pinta Selina menahan tangis nya.
Ia pun tanpa banyak bicara langsung menyeret kopernya ,dan langsung menuju ke dalam bandara. Saat yang sama dirinya menabrak seorang wanita ,ternyata wanita tersebut juga tengah stress karena ternyata ia di bohongi kekasihnya.
Rivan yang melihat Selina menjauh langsung mengejar nya,dan menarik tangan nya.Bukan ini kemauannya ,ia ingin Selina kembali pulang walaupun keduanya tak bisa bersama.Asalkan bisa menatap Selina setiap hari,hal tersebut adalah kebahagiaan tersendiri baginya.
" Lina pliss jangan pergi,ok aku tak akan mengganggu dirimu lagi.Tapi ku mohon jangan pergi lagi,apa kau tak kasihan pada bayimu"? Ujar Rivan memelas.
Wanita yang tadi di tabrak Selina ,mendengar semua perkataan Selina dan semua keluh kesannya. Hatinya tergerak oleh belas kasihan,ia seperti melihat cerminan adiknya pada Selina.
Dengan langkah yang pasti ia mendekati Selina dan Memegang bahunya.Semua tak luput dari pandangan Alex dan Rivan,pasalnya kedua tak mengenal wanita tersebut,apalagi Selina.
Alex sebenarnya dari tadi mencerna perkataan Selina ,apakah ia sudah salah sangka selama ini.Dengan menuduh bahwa Selina wanita murahan ,dan hamil dari pria yang tak jelas .
Ia akhirnya sadar kalau selama ini mencurigai yang tak jelas,dan tak ada bukti sama sekali bahwa Selina melakukan semuanya itu.
Ketika Alex Semakin mendekat wanita yang ingin menolong Selina.Langsung mengeluarkan suara,entah mengapa hatinya tergerak untuk menolongnya.
" Lihat aku dan dengar kan baik baik,jika kamu ingin menjauhi mereka aku bisa menolong mu.Aku punya dua tiket ,dan hendak pergi jauh dari negara ini.Jangan mencurigai ku karena niatku baik dan tulus,jika memang tak merasa nyaman lagi segeralah ikut dengan ku pesawatnya lepas landas 10 menit lagi". Ujar Wanita tersebut yang belum sempat memperkenalkan dirinya maklum lagi urgent.
__ADS_1
Alex pun semakin mendekat kepada Selina,namun di cegah oleh Rivan.Ia takut jika Alex hendak mencelakakan Selina,biar bagaimanapun peringai kasar Alex Rivan sangat mengetahuinya.
" Jangan pernah kau sakiti dia lagi,atau akan ku buat kau menyesal seumur hidup mu.Pria brengsek seperti mu,tak kan kubiarkan mendekati Selina". Hardik Rivan kasar.
Alex menatap tajam kearah Rivan,kali ini pria yang di hadapannya sungguh menguji kesabarannya. Kalau membunuh itu tak dilarang,ingin rasanya Alex menghabisi Rivan sekarang juga.
" Sebenarnya ada apa denganmu Hah,selalu ikut campur urusan rumah tanggaku.Lebih baik berhenti ikut campur sekarang juga ,atau aku akan menghabisi mu dan melupakan segala persahabatan kita". Bentak Alex kasar.
Sedangkan Selina yang melihat Alex dan Rivan yang tak pernah akur karena nya.Memutuskan untuk pergi, eitss kalian pasti bertanya dimana Devan kini kan.
Pria tersebut sebenarnya sedang mengurus keberangkatan Selina ,pas kebetulan ia melihat wanita yang akan menolong Selina sedang frustasi akhirnya ia mempunyai ide.
Flashback on
Devan yang jengah menatap perdebatan Alex dan Rivan yang tak kan ada ujungnya ,akhirnya memilih menjauh dari sana.Ia mencoba untuk mencari tiket pesawat untuk Selina,setelah mendengar wanita tersebut hendak menjauh dari Rivan dan Alex.
" Brengsek kau Edward,percuma saja aku beli tiket dua jika pada akhirnya aku yang pergi sendiri.Sedangkan kau malah asyik berduaan dengan para wanita jalang,awas saja kau". Teriak Megan histeris.
Devan yang merasa ada angin segar ,langsung mendekati nya dan mencoba mengajak kompromi.
" Haii nona permisi,apa aku boleh menawar tiket mu itu.Sebab teman ku sedang membutuhkan tiket segera dan tak bisa menundanya lagi.Aku akan membayar mu berapa saja,asal kau menjaganya dan merawatnya bersama mu". Pinta Devan pelan.
Wanita yang bernama Megan ,terlihat kesal karena Devan mengganggu acara menangkap nya.Ia bukan orang miskin yang akan rugi jika sebuah tiket tak jadi di gunakan.
Megan pun langsung bangkit dan meninggalkan Devan ,namun sebelum itu ia melayangkan protes dahulu.
" Heii Tuan aku bukan orang kere,yang akan senang dengan uangmu itu.Simpan saja buat bayar jalang seksi,mungkin dengan hal itu hidupmu akan berguna dan tak menyusahkan orang lain lagi."Sinis Megan dan langsung pergi.
Devan yang merasa kesal,namun demi Selina ia merelakan harga dirinya di injak.
__ADS_1
" Kau lihat lah wanita itu,dekati dia dan kau pasti akan tahu apa yang sedang terjadi padanya". Ujar Devan sambil menunjuk kearah Selina yang sedang menarik kopernya hendak pergi.
( hai guys sorry telat up, sinyal nyehh hemm paroreh)