AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
EPISODE 202


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


LANJUT ***


Lala sudah tak ingin berdebat lagi,karena nanti urusannya bakal lebih panjang dari ini.Ia juga sudah tak mau menoleh kearah Xaver,yang dari tadi memasang wajah temboknya yang datar saja tanpa bergelombang sedikitpun.


"Ishh nih aki aki bakal kupenggal kepalanya kalau mukanya begitu terus,nasib nasib kenapa juga tadi aku keganjenan sama dia sekarang jadi kena batunya kan," Batin Lala.


Xaver sebenarnya menyadari kegelisahan Lala,tapi bukan kah seorang cewek kalau terlalu ceplas ceplos harus diajarkan sedikit rasa panik biar tobat.


"Kapok kamu cewek cempreng,makanya jangan main main dengan ku." Tawa Xaver dalam hati.


Sungguh di mobil itu suasana nya sangat canggung,karena kedua anak manusia berlainan jenis hanya diam sibuk dengan pikiran masing masing.


Namun yang ada dalam pikiran Lala kenapa mobil Xaver berhenti disalah satu restoran.Memangnya Siapa yang mau makan,dirinya mau pulang bukan mau singgah yang tak jelas begini.


"Lho Om Mesum,kita kok malah berhenti disini?Saya kan mau pulang,jadi biar saya pulang lebih dulu ya," pinta Lala lagi.


"Kamu itu jadi orang jangan bicara yang aneh aneh,sejak kapan saya mesum sama kamu.Atau kamu memang ingin saya mesum ke kamu,baiklah kita tidak jadi masuk tapi putar haluan ke hotel," ancam Xaver.


wuihhh kenapa jadi ngegas ya🤔🤔.


"Makanya kalau tidak mau dibilang Mesum,jangan jadi tukang sosor," gerutu Lala lagi.


"Oh hanya karena ciuman yang bagaikan salam tempel itu,ah itu mah sudah biasa malah saya anggap lagi nimpuk nyamuk." Sahut Xaver yang mencoba terlihat cool.


Padahal jangan ditanya lagi jantungnya kini,yang sudah minta pindah tempat ke kaki.

__ADS_1


"Aku spot jantung tapi kata dia hanya salam tempel doang,ah tidak salah lagi nih orang pasti maniak nya tante tante kurang belaian," gumam Lala dalam hati.


"Om Mesum Ayolah biarkan saya pulang sendiri ya pliss," pinta Lala lagi.


"Kamu itu orang yang tidak tahu terima kasih,bukannya bersyukur karena sudah saya selamat kan tapi malah main pulang saja.Kamu mau saya kelaparan terus mati,woii saya belum kawin," Kesal Xaver yang tanpa sadar mengeluarkan uneg unegnya didepan Lala.


"Om itu deritamu kenapa curhatnya ke saya?Lagian nih ya Om,saya itu tidak minta makan tapi mintanya pulang. Ya kalau Om mau makan,silahkan saja mulut nya situ kok saya yang repot," gerutu Lala kesal.


"Oh jadi kamu mau biarkan saya makan sendiri begitu?" Tanya Xaver tajam.


"Aishh nih Om Om kenapa sih nyebelin sekali,gara gara Alina ajak ke kantor Rafa yang ada aku kena apes bukan kena berkah," batin Lala kesal.


"Heii ayo masuk kamu pikir kita mau nagih hutang apa?" Ajak Xaver sambil menarik tangan Lala yang lagi hanya berdiri bengong.


"Kamu jadi wanita itu jangan sok jual mahal,model kaya kamu yang sudah pendek terus cerewet cempreng dan songong di diskon pun Aki aki tetap bakalan tidak doyan," Sindir Xaver yang tanpa sadar sudah membuat jiwa pemberontak nya Lala kambuh.


Plak


Lala memukul kuat tangan xaver yang tengah menarik tangan nya,ia menatap horor kearah pemuda itu.


Bahkan tanpa ia sadari tangannya itu sampai lecet,karena genggaman kuat dari tangan kokohny Xaver.


"Awww,dasar brengsek ku doakan semoga kejedot pintu toilet." Umpat Lala lalu hendak pergi tapi lagi dan lagi harus kalah telak dari Xaver.


Grep...


Xaver membawa masuk tubuh mungil Lala dengan cara digendong,bukan kaya karung beras bukan juga Ala Bridal style.Melainkan ya begitu caranya,sukar digambarkan dengan kata karena hanya bisa dirasakan dan dikataian..woiii anak orang itu woiii sadar disini tempat umummm.


"Turunin aku nggak sekarang,sebelum aku teriak ditelinga kamu!" Teriak Lala ya iya dia sudah teriak.


"Kamu diam atau bakal ku banting kamu dilantai biar bokong tepos kamu itu lebih padat berisi." ancam Xaver dingin.


Yess


Akhirnya Lala Marlela terdiam itu juga beberapa menit doang,pasti sedikit lagi penyakit cempreng nya kambuh lagi.

__ADS_1


Semua pengunjung restoran itu hanya menatap heran tanpa berkomentar,karena mereka tahu siapa pemain pria yang sedang menggendong gadis pendek yang sedang menatap horor kearah mereka.


"kamu orang yang tidak punya malu,sadar tidak kita dari tadi sudah seperti pemain drakor yang lagi syuting," Bisik Lala tanpa embel embel Om segala.


"Makanya diam jangan cerewet sebelum besok kita jadi Viral." Bisik Xaver lagi.


"Yang Viral itu kamu bukan aku,jadi jangan cerewet kamu," gerutu Lala kesal.


"Heii kamu itu mulutnya tidak bisa ya untuk tidak berkomentar banyak,jadi wanita itu jaga image sedikit juga tidak bisa ya!" Kesal Xaver yang kini sudah berada diruangan Vip.


"Kamu buka pintunya dan bawakan semua makanan seafood,terus jangan lupa sama susu yang bikin tinggi!" perintah Xaver kepada manajer restoran itu lalu masuk kedalam ruangan itu.


Setelah mendudukan Lala diatas bangku,ia langsung meluruskan tangannya.


"Kamu itu pendek tapi beratnya minta ampun,makan pupuk atau soda kue sih," gerutu Xaver .


Brakkk


Lala menggebrak meja karena ia kesal dikatain oleh Xaver,ia tadi tidak minta digendong tapi pria itu yang memaksa dan berakhir keduanya disini.


"Kamu itu sebenarnya sakit atau pikun plus rabun?Tadi siapa yang paksa gendong terus bawa aku kedalam sini,kamu kan bukan aku ?" Tanya Lala kesal.


Jika keduanya sedang berdebat,berbeda dengan Manajer Tempat itu.Ia sedang pusing memikirkan permintaan aneh Tuannya itu,mana ada Tempat makan menyiapkan susu untuk menambah tinggi badan.


"Tuan,Anda yang benar saja dari mana coba saya dapatkan Susu penambah tinggi badan.Apa iya googling dulu begitu,terus pencarian belum selesai sudah kena amukan Bos," Ujar Manajer Frustasi.


"Kenapa Pak?" Tanya Salah satu karyawan disitu.


"Biasa urusan Bos,kamu tolong carikan Susu penambah tinggi Badan dan usahakan dalam waktu 10 menit sudah siap," ujar Pria itu sengaja ingin bebas tugas yang aneh itu.


"Hadeuh Tuan itu kenapa sih,datang datang bikin pusing saja.Kalau begini terus bisa bisa ,semua stok barang aneh bakal ada didapur kita," gumam Pegawai itu.


"Aku bisa pulang sekarang tidak,soalnya kasihan Ibu sama Bapak nungguin dirumah," pinta Lala.


"Terus aku juga harus ke kampus dulu buat ngambil mobil,soalnya tadi nyonya bos main ajak pergi pake mobilnya," Sambung Lala lagi.

__ADS_1


"Kamu itu saat mau makan bisa diam tidak,lagian aku tidak ngapain kamu juga kan.Atau kamu mau aku pegang sana dan meremas sini begitu,ohh baiklah," goda Xaver yang mencoba mencairkan suasana.


__ADS_2