
HEHE AKU BALIK LAGI LHO
CRAZY UP MALAH....
TAPI SAYANG READER KU PELIT KASIH LIKE...ππππ
THANK"S YANG UDAH BACA
πππππππππππ
LANJUT ^^^
Rio melakukan sesuatu tanpa pikir panjang,dan akhirnya ia harus berakhir disini.Mau teriak siapa yang akan mendengarkan,mau mengamuk ya tak kan pernah bisa orang kaki tangannya diikat semua.
"Ahh sebenarnya kamu itu siapa Alina,kenapa aku harus berakhir disini?" gumam Rio frustasi.
Jika Rio sedang frustasi berbeda dengan Lala yang sedang cemas,pasalnya sampai sekarang belum ada kabar dari Alina.Lala hanya mondar mandir kesana kemari diruang keluarga ,membuat sang ibu menatap jengah kearahnya.
"Heii ndut,kamu itu kenapa sih dari tadi mondar mandir tidak jelas,mata ibu dari tadi sakit lihatnya." Kesal Siti ibunya Lala.
"Etdah Bu,kalau tidak mau lihat ya kemana gitu kek! Memang nya dari tadi aku paksa buat harus lihat kearahku gitu,enggak kan?" Sahut Lala tak kalah kesal.
"Ini anak Di bilangin malah tambah ngeyel awas yang kamu,sini biar ibu uyek uyek mulut kamu itu agar stop bicara selamanya." Kesal Siti ibunya Lala.
"Hah,memang benar ya The Power of Emak Emak itu selalu benar dan yang lain nya dimuka bumi ini pasti selalu salah," gerutu Lala sambil menuju kedalam kamarnya.
Lala yang merupakan anak tunggal orang tunya itu,adalah gadis yang bawel dan juga berani ia selalu memperjuangkan sesuatu yang dianggap nya benar.
"Punya anak satu saja tapi cerewetnya ngalahin emak emak kalau kalah arisan,pasti bibirnya dimonyong kesana kemari," gerutu Siti.
"Ibu kenapa dari tadi komat kamit kaya mbah dukun lagi baca mantra?" Tanya sang suami.
"Noh anaknya Bapak,yang dibilangin malah tambah ngeyel." omel Siti.
"Kok anak bapa saja,padahal dia kan hasil kolaborasi ibu dan Bapak selama 1 tahun 2 bulan sepuluh hari." Sahut Bapaknya Lala.
"Ihhh Bapak ini,punya mulut kok jujur sekali sih malu maluin tau nggak," kesal Siti.
"Hehe habisnya kan Bapak selalu mengingat masa masa dimana saat kita nyicil bikin tuh anak tiap malam," ucap Bapak nya Lala.
Istrinya wajah nya kini bak kepiting rebus,ia sungguh malu melihat dan mendengar perkataan suami nya yang tanpa malu membicarakan hal pribadi diruang keluarga.
"Bapak pergi lihat Lala dulu ya,siapa tahu ia lagi punya masalah dengan sekolah atau temannya." pamit Bapaknya Lala.
"Mana setoran toko hari ini Pak?" Tanya Siti sambil menadah tangan nya.
"Giliran uang otaknya pasti ingat terus,memang semua emak emak pasti selalu begitu semua." sindir Bapak nya Lala.
"Ya iyalah uang bagi emak emak itu bagaikan korea tanpa dramanya." Sahut Siti sambil berlalu masuk kedalam kamarnya.
__ADS_1
Percayalah setiap kaum emak emak bukan nya matre,tapi yang mengetahui kebutuhan didalam rumah habis adalah mereka.Jika suami yang bekerja tak perlu pikirkan berapa banyak penghasilan nya,percayalah sang istri yang lebih tahu anggaplah sebagai kalkulator berjalan.
Tok tok tok
"Lala ini Bapak Nak,boleh bapak masuk kedalam?" Tanya Eko(ah iya akhirnya ada juga nama bapaknya Lala,ekomie aku pinjam ya namanya)
"Masuk saja Pak,pintunya nggak dikunci kok," teriak Lala dari dalam.
Ceklek
"Eh anak Bapak kenapa kok malah duduk dilantai?" Tanya Eko heran.
"Lala lagi pusing Pak,tadi teman Lala diculik sama teman cowok dikampus tapi sampai sekarang belum ada kabar aku kan jadi cemas," jelas Lala.
"Udah ditelpon ke ponselnya?" Tanya Eko memastikan.
"Udah tapi tidak diangkat." Sahut Lala frustasi.
"Orang tuanya sudah tahu soal kejadian in?" Tanya Eko lagi.
"Sudah,malah tadi mereka sudah bergerak cari," ujar Lala.
"Nah kalau gitu,tunggu saja mungkin dia capek perlu istirahat kamu lebih baik tidur juga tapi sudah makan malam kan?" Tanya Eko memberikan saran agar putrinya lebih tenang.
"Uh Bapak memang the best tidak seperti istrinya itu,bawaannya marah marah melulu," ketus Lala mengingat hobi ibunya yang marah marah.
Ciee author terharu...
"Iya pak makasih Ya,aku sudah makan tadi jadi mau langsung tidur saja." jawab Lala lalu bangkit dari duduknya dan naik keatas tempat tidur.
"Bapak keluar dulu ya,jangan lupa untuk berdoa sebelum tidur," ujar Eko lalu mematikan lampu kamar itu.
Baiklah sekarang kita sedikit melenceng dari Alina dan Rafa kita flash back ke Uncle Ben dulu ya.
Pasti kalian nyari Ben dimana sih,woi author jadiin bantal guling dikamar biar ada yang kasih hangatπ€£π€£βββ.
FLASH BACK ON
"Ben,kamu sekarang sedang berhubungan dengan wanita atau sedang pendekatan atau kencan begitu?" Tanya Alex memastujan.
"Mmm tidak ada Tuan,kenapa ya?" Tanya Ben penasaran.
"Saya mau minta tolong kamu ke Amerika dan urus perusahaan disana,dan kamu saya angkat jadi CEO untuk menggantikan saya," pinta Alex.
Ben yang sedang posisi duduk langsung menegakkan badannya,ia tak percaya dengan apa yang dikatakan tuan nya barusan.
"Maksud anda Tuan?" Tanya Ben lagi.
"Kamu saya minta pergi dan urus perusahaan di Amerika dan jadikan seperti milikmu.Aku dengan kondisi ku yang sudah seperti ini tidak mungkin bolak balik keluar negeri.Lagian aku sekarang hanya ingin fokus pada istri dan anak,dan kali ini saja tolonglah kamu mengerti dengan posisiku," pinta Alex lagi..
__ADS_1
"Tapi bukankah ada Tuan muda yang bisa melanjutkan nya?" Tanya Ben yang masih belum bersedia.
"Kamu itu lupa atau pikun? Dia sudah ikut Daddy keItaly buat kuliah disana,jadi otomatis kamu yang saya percaya sekarang." Tegas Alex.
"Kalau saya makan uang perusahan atau menggelapkan dananya bagaimana?" Tanya Ben yang masih mencoba untuk membuat tuan nya berubah pikiran.
"Terserah kamu saja,karena kalau kamu urat malunya sudah putus ya tidak masalah," sindir Alex.
"Hah Tuan ternyata anda tak berubah,walaupun nyonya sudah di samping Anda," gumam Ben dalam hati.
"Itu Amerika Bro,negara dengan jumlah wanita cantik dan seksi yang lumayan banyak.Siapa tahu saat disana kamu bisa dapat wanita,yang tugasnya untuk membuat Si Joni kamu tahu jalan pulang," ejek Alex.
"Benar juga ya Tuan,tapi aku lebih cinta produk lokal Bos." Sahut Ben yang masih mencoba untuk tidak terpengaruh.
"Oh Ben asal kamu tahu ya,servis diranjang Ala wanita disana sungguh membuat kamu mendesah kenikmatan apalagi dengan goyangan khas nya sungguh bulu kuduk merinding," ujar Alex yang sedikit melebih lebihkan sesuatu.
"Ok aku berangkat!" Sahut Ben yang terpengaruh dengan perkataan Alex yang terakhir.
"Haha,dasar pria Jablay baru dengar goyangan saja sudah semangat apalagi kalau betulan terjadi aku yakin pasti dia lupa jalan pulang kesini," gumam Alex mengejek asistennya itu.
"Besok saya berangkat Tuan,tolong jangan merindukan saya karena saya juga tak kan pernah merindukan anda.Oiya satu lagi,kalau tuan mau saya bisa bawakan wanita dari sana yang buahnya di suntik silikon berkali kali jadi besarnya bagaikan kelapa muda," Ujar Ben yang menahan tawanya ketika melihat Alex memasang wajah garangnya.
"Setan kau pergi sana,awas saja kalau sampai Selina dengar hal bodoh yang kau katakan.Bisa bisa aku puasa lagi,dan kamu akan kubuat puasa seumur hidup dengan operasi menghilangkan si Joni," Sinis Alex.
"Haii maaf Ya aku tak takut,bukankah aku sekarang CEO jadi tak bisa ada yang perintah lagi," sindir Ben sambil tertawa dalam hati.
Ini mah senjata makan tuan...
"Kamu ini memang ya,baru diangkat belum resmi tapi sombongnya sudah mulai muncul dipermukaan." gerutu Alex.
"Kesempatan itu tak datang dua kali Bos,jadi kalau sudah ada didepan mata kenapa dilewatkan kan sayang." Sahut Ben.
Dan itulah sepenggal kisah Ben,ia kini sudah menikah dengan wanita Asia karena Ben tak mampu tangkis keganasan wanita Bule ganasnya itu lho.
Ia dan istrinya memutuskan mengadopsi anak setelah istrinya di Vonis tak bisa punya anak akibat keguguran yang pernah ia alami.
Ben tak pernah melupakan kebaikan Tuanya Alex Roberto,karena apa yang ia punya sekarang murni pemberian dari Alex.Bahkan semua keuntungan dari perusahan Alex tak ingin menerimanya,karena baginya itu semua adalah hasil kerja keras Ben dan dirinya yang pantas merasakannya.
Karena Ben merupakan tokoh pendukung maka Author tak bisa menulis semua kisahnya.Begitu juga dengan Devan dan Dinda,mereka bakal masuk dalam cerita CEO tampanku yang bercerita tentang Rivan.
Cerita Rivan akan author buat sendiri bersama dengan Devan dan Dinda,jadi jika kalian mencari disini tidak bakal ada Sayong..
Ini cerita hanya tentang kisah keluarga Roberto dan Sedikit tentang Lala sahabat nya Alina.
***Sayang mampir ya...ini karya terbaru author buat nambah uang kuotaπ€£π€£
Tapi jangan lupa like n komen nya yaππ***
__ADS_1