AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 283


__ADS_3

Like N KOMENNYA


LOPE U FULL


LANJUT ***


" Masa kamu tega meninggalkan aku sendiri disini, aku itu capek harus menjadi bahan pergunjingan ataupun ledekan semua orang! bisa tidak aku berharap itu semua hanya mimpi, yang saat aku bangun nanti ternyata hanya bohong belaka Dan kamu masih ada disini!" lirih Dinda sambil memeluk erat foto suaminya.


hatinya begitu hancur ketika melihat semua ini dia tak percaya, harus menjadi janda di usia yang muda. Ia yakin memang bohong jika suatu hari nanti ada pria yang tulus padanya dan ia menolak, Ia pasti harus membuka hatinya untuk pria lain tidak bisa berpatokan pada masa lalu yang tidak bisa Mungkin ia ulangi lagi kebahagiaannya.


" Ya Tuhan bisa tidak kembalikan Devan ku yang lain, aku tak meminta harus mirip hanya saja prinsip sifat dan kesetiaan Hanya itu yang aku harapkan!" pinta Dinda dalam hati.


karena merasa Terlalu Lelah capek hati dan pikiran membuat Dinda pun tertidur sambil memeluk erat foto suaminya, dirinya ingin tertidur dan bermimpi ketemu dengan suaminya dalam sebuah senyuman yang indah.


padahal Jika boleh diakui, Apa yang diharapkan itu hanyalah khayalan belaka yang tidak akan pernah terwujud kan.


Rifan sesekali menatap kearah pintu kamar Dinda berada, dirinya seolah merasa aneh sebab wanita itu belum masuk dari tadi belum keluar juga.


ingin ia masuk ke kamar itu dan memastikan keadaan wanita yang selalu saja memasang tampang juteknya, hanya saja dirinya bukan siapa-siapa yang tidak mungkin melakukan sesuatu yang diluar batas.


" Kamu kenapa lihatin kamarnya dia terus, penasaran Apa yang dilakukan wanita itu? Silakan masuk dan memastikan sendiri, ingat Statusnya sekarang bukan berarti kamu menggunakan Kesempatan Dalam kesempitan hanya saja dia butuh pendamping yang bisa berbagi dalam suka dan duka!" Entah mengapa Leonard mengatakan hal itu padahal Rivan sebenarnya tak mempunyai perasaan apapun pada Dinda.


Rivan mengerutkan keningnya kurang paham dengan maksud Leonard barusan, Memangnya dirinya sedang berbuat apa sampai disuruh melakukan hal itu pada jandanya orang.


" memangnya aku barusan kenapa, Perasaan biasa saja tidak ada yang luar biasa?" tanya Rivan heran.

__ADS_1


Leonard tersenyum mengejek karena Rivan seolah-olah tak paham dengan maksudnya, padahal dirinya yang sudah tua saja lebih peka dengan keadaan yang ada.


" kamu jangan pura-pura lupa atau apa deh, situ pikir aku ini orang bodoh atau bermata rabun?" ledek Leonard.


Rivan Lagi Dan Lagi merasa heran dengan perkataan Leonard, apa dirinya terlihat seperti orang yang sedang Kasmaran atau bagaimana.


" Ya tuan tenang saja saya akan berterima kasih kepadanya karena sudah membuatkan saya sepiring nasi goreng yang enak, kalau begitu saya tinggal dulu mau mengucapkan terima kasih pada orang yang sudah membuat perut saya kenyang!" Rivan mengatakan hal itu agar Leonard sadar jika dirinya tidak nyaman pembahasannya seperti tadi.


" ya pergi sana jangan lupa keluarkan kata-katanya manis jangan hanya memancing emosi dan keributan, ingat mention ku ini bukan tempat untuk berdemo!" Sindir Leonard dan diacungi jempol oleh Rivan.


Kalian pasti bertanya kan di mana Tuan dan Nyonya Alex, nah mereka sekarang sedang berduaan di kamar pribadi tanpa gangguan halangan ataupun cicak di dinding yang lewat.


" bisa tidak jangan terlalu mengurungku Disini, itu masih ada kerjaan lain mengurusi sahabatku mengurusi rumah dan makan minum semuanya? tapi kalau begini terus, lama-lama aku tidak bisa bergerak soalnya Tak urung di dalam!" sungut Selina karena merasa kesal dengan perbuatan suaminya itu.


" ya Kalau begitu kamu kerja bareng lain di sini banyak lho Yang Kamu kerjain, seperti membuat aku tambah semangat bekerja atau kalau tidak menambah pahala saat ke surga nanti!" jelas Alex ambigu membuat Selina menatap heran ke arahnya.


" kamu lagi tidak sedang modusin aku kan?" tanya Selina lina dengan tatapan menyelidik'


" nah itu tahu kalau aku lagi modus, Ya sudah ayo mulai bermain talinya biar cepat menang cepat selesai !" ajak Alex sambil menunjukkan ke bagian Joni yang sedang sesak didalam sana.


Selina menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya itu, Bagaimana tidak masalah hanya dengan berkata saja sudah on Bagaimana kalau perbuatan bisa dipastikan on double terus.


" ih Kamu ini kenapa sih otak kamu ngeres mulu, kapan normalnya coba Jangan bilang sudah hati-hati tidak bisa jalan dulu awas kamu ya!" Sungut Selina tetap melayani suami.


Ia mulai mengemut permen lolipop tanpa merk itu, rasanya yang khas membuat Selina betah berlama-lama di sana. jangan lupakan ekspresi si pemilik Lollipop, kalau bukan terbang melayang so pasti merem-melek sambil bibir berkedut sana berkedut sini.

__ADS_1


"Oh My God,this is so really delicious,let's be stronger Baby!" desah Alex keenakan.


Mendengar suaminya yang meracau tak jelas membuat Selina tambah semangat melakukan foreplay,ia tersenyum dalam hati ketika melihat wajah Suaminya yang sangat menggemaskan itu.


"Yes Honey,its a shame it's like that,I really like it!" Racau Alex sambil membantu memaju mundurkan kepala sang istri agar ritme semakin beraturan.


Ia semakin mengerang ketika sesuatu sudah berada di ujung tanduk,dan tak lama santan itu pun keluar juga karena sudah berada di ujung tanduk.


Dan percayalah Selina menikmati apa yang keluar,dan tahu tidak definisi bunyinya...


Slurp slurp slurp


Nah itulah bunyinya seperti sedang meminum teh botol dan akhirnya selesai juga,setelah itu plong deh.


"Oh Tuhan selesai juga urusannya,ayo sayang kita tidur dulu soalnya aku capek sekali!" Pinta Alex langsung membaringkan tubuhnya di atas ranjang.


Persetan dengan pekerjaan yang ada,bukankah pekerjaan yang penting sudah selesai.Jadi tidak perlu lagi bercapek capek,karena pastinya sudah selesai urusannya.


Selina tak habis pikir dengan perkataan suaminya yang tanpa perasaan itu,karena sudah mendapatkan kenikmatan malah memilih pergi begitu saja.


"Wah kamu ini memang keterlaluan ,habis manis sepah di buang!" Sungut Selina kesal.


"Astaga Yang bukan seperti itu tapi aku capek lho,soalnya tadi capek teriak teriak tidak jelas!" Ujar Alex pelan sambil memejamkan matanya.


"Ya sudah silahkan lanjutkan tindakan kamu itu,jangan harap aku bakal ulangi lagi.Besok lusa silahkan lanjutkan aksi mu itu,jangan harap besok lusa aku bakal kasih jatah ke kamu lagi!" Sungut Selina lalu segera tertidur di samping Alex yang tak peduli dengan suaminya yang sedang menatap heran kearahnya.

__ADS_1


__ADS_2