
HAII READER KU TERSEYENG
AYOLAH JANGAN PELIT PELIT KASIH VOTE NYA
JANGAN LUPA MAMPIR JUGA DI KARYA AUTHOR YANG LAIN,,,
💘💘***MENCINTAIMU DALAM DIAM 💘💘
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞***
LANJUT ***
Selina selama ini selalu di perlakukan baik oleh para penghuni Panti ,ia bahkan di panggil Bunda oleh seluruh anak anak di situ.
Namun ikatan antara Selina lebih terasa kepada seorang anak laki laki,yang masih berusia sepuluh tahun.Anak tersebut selalu menganggap Selina sebagai pengganti orangtua nya ,maka dari itu di manapun Selina berada selalu ada dia juga.
" Bunda Vika Bunda nya aku di mana,kok nggak ada sini"? Tanya Rafa.
__ADS_1
" Hemm kamu Yah ada saja,bisa tidak biarkan Bunda kamu itu bebas sendiri. Apa nggak kasihan sama adik kamu itu ,yang selalu kamu ganggu"? Tanya Vika.
" Ya jelas aku nggak bisa jauh karena dia kan Bundanya aku". Sahut Rafa sambil keluar mencari keberadaan Selina.
Rafa mungkin di kirim Tuhan,menjadi penjaga Selina hari esok.Agar tak ada yang berani kepadanya,bahkan jika tak melihat Selina sebentar ia mulai kewalahan mencari nya.
Rafa berjalan menyusuri tempat favorit,yang biasa selalu Selina datangi.Dan dari kejauhan ia melihat Bunda angkat nya itu ,sedang duduk bercengkerama dengan Megan.
Ia melihat Megan sedang memarahi Bundanya ,membuat jiwa posesif Rafa langsung keluar. Karena ia sangat tak terima jika ada yang berani memarahi Bunda kesayangan nya itu,Rafa mendekati keduanya dan berdiri menopang pinggang.
" Aunty buat apa ke Bunda ku,jangan pernah marahi Bundaku lagi atau aku bakalan marah". Ujar Rafa sambil menatap tajam kearah Megan.
" Heii yang memarahi Bunda kamu siapa ,orang aunty gemas saja sedikit. Lagian coba Lihat Bunda kamu masih utuh kan, belum di mutilasi". Ketus Megan tak mau kalah.
Sedangkan Selina hanya menggelengkan kepalanya ,melihat sikap posesif yang di tunjukkan oleh Rafa kepadanya.
" Heii jagoan nya Bunda ayo sini Bunda pangku,jangan marahin aunty lagi kasihan loh.Soalnya kan aunty adalah makhluk paling kesepian di dunia,kalau dia nangis siapa bujuk". Rayu Selina agar putranya tak marah lagi
Mendengar perkataan Selina ,Rafa yang sedang memasang wajah cemberut langsung tersenyum. Lalu mendekati bangku tempat Selina duduk,dan menyuruh megan untuk menjauh.
__ADS_1
" Aunty bisa menjauh dari Bunda ku,soalnya nanti adik ku tak nyaman dalam perut Bunda.Lagian sudah tua kok selalu saja gangguin Bunda nya Rafa ,memangnya uncle kemana"? Tanya Rafa yang sukses membuat Megan mencebik kesal.
Sedangkan Selina sudah tak mampu lagi menahan tawanya ,karena Rafa adalah anak yang selalu mampu membuat Megan yang terkenal dingin dan cuek menjadi kesal.
Setelah Megan bangun Rafa langsung mendekati Selina ,ia memeluk nya dan juga mencium Perut buncit nya.
"Adek nanti kalau sudah besar ,teman nya sama tante yang manis ya.jangan sama tante yang jelek ,ketus terus marahin Bunda terus ". Ujar Rafa sambil mengusap perut Selina.
Selina sudah tak bisa menahan tawanya,sedang kan Megan sedang memasang wajah garangnya siap menerkam Rafa.
" Heii yang marahin Bunda kamu siapa,awas kalau kamu ngomong sembarang lagi aunty bakalan bawa Bunda kamu pergi". Kesal Megan
Selina yang tadi tertawa kecil ,langsung terdiam ketika melihat wajah murungnya Rafa.Ia yakin perkataan megan barusan,membuat Rafa bersedih.
" Nak kamu kenapa hemm kok jadi diam sih "? Tanya Selina pelan.
Megan merasa bersalah karena mengancam Rafa tadi,ia padahal sangat tahu semenjak kehadiran Selina .Rafa kembali ceria lagi,karena ia yang mendirikan panti asuhan jadi tahu semua latar belakang anak yang tinggal di dalam nya.
Rafa bahkan menunjukan semua ekspresi nya saat ada Selina,ia tahu bahwa bocah tersebut sangat menyayanginya. Dan mengganggap nya,sebagai pengganti orangtua nya yang sudah meninggal karena kecelakaan.
__ADS_1