AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 54


__ADS_3

HAIII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE VOTE N KOMMEN NYA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


JANGAN LUPA YA AUTHOR LAGI NGGAK FIT BELAIN LHO UNTUK NULIS


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


" Bagaimana keadaannya dokter,apa dia sudah sadar ,terus apa penyakit nya serius"? Devan memberondong dokter yang memeriksa Selina hanya tersenyum.


" untuk lebih jelasnya ,Tuan tolong ikut keruangan saya.Karena saya akan menjelaskan kondisi pasien secara mendetail ". Sahut Dokter tersebut


Ia pun langsung menuju keruanganya di susul oleh Devan ,yang sangat khawatir dengan keadaaan Selina. Dalam.pikirannya kini hanyalah mencemaskan Selina ,ia takut jangan sampai Selina tengah mengidap penyakit serius.


Di tengah lamunan nya tersebut ,ia sedikit terkejut karena ternyata sudah berada di dalam ruangannya dokter.


" Silahkan duduk Tuan "!Pinta Dokter.

__ADS_1


Dengan raut wajah yang sangat panik,Devan menetralkan pikiran nya untuk mendengar penjelasan dokter tersebut.


" Jadi bagaimana dok,keadaannya "? Tanya Devan to the point.


" Maar Tuan jika saya lancang ,tapi boleh saya tahu sebenarnya apa hubungan anda dengan pasien "? Tanya Dokter Celine


" Maksudnya apa ya"? Tanya Devan yang masih bingung.


" Maaf jika lancang ,Tapi nona Selina kini tengah mengandung dan usia kehamilan nya memasuki minggu ke tiga".ujar Dokter tersebut.


Deg


Jantung Devan berdetak begitu kencang ,ia bingung dengan perasaannya kini.Mengapa ketika ia mendengar kalau Selina hamil,hatinya seakan sakit.


Karena anak itu bukanlah anak mereka,tetapi merupakan anak pria brengsek Alex.Tapi ia juga bersyukur ,karena ia adalah orang pertama yang mendengar kabar bahagia ini.


" Terimakasih dokter atas kabar bahagia nya,dia adalah sepupu saya dari indonesia ". Jelas Devan yang tak ingin dokter Celine salah paham dan mengakibatkan semua orang heboh.


"oh iya maaf saya tadi lancang bertanya ".Sahut Celine malu


"nggak masalah ,kalau begitu saya permisi dulu mau melihat keadaannya "pamit Devan.


Devan dengan langkah kaki yang kurang semangat ,menuju ke ruangan tempat Selina berada. Ia bahkan berhenti depan pintu dan melihat Selina yang masih berbaring ,dengan menata hati ia pun masuk kedalam.


Selina yang sudah sadar ,saat mendengar langkah kaki ia pun menoleh ke sumber suara. Dan ternyata Devan,ia pun tersenyum kearah bos nya itu.

__ADS_1


" hei kamu sudah sadar ,apa yang kamu rasakan sekarang "? Tanya Devan sambil mengusap pelan kepala Selina.


Selina tersenyum ,karena mendapatkan perhatian dari pria yang menjadi bosnya itu.


" Aku sudah mendingan kok,tapi aku kok penasaran gimana ceritanya bisa sampai disini.Terus tadi kata dokter aku sakit apa ya,kenapa selama beberapa hari ini aku cepat kelelahan "? Tanya Selina


Dengan mengumpulkan keberanian dan kekuatan hatinya Devan pun mulai menceritakan kejadian yang menyebabkan Selina kini berada di sini.


" Aku khawatir saat di kantor karena selama tiga hari kamu izin sakit,aku pun memutuskan untuk pergi ke Apartemennya kamu.Tapi sesampai di sana aku menelpon mu tapi tak diangkat. Ya sudah karena aku cemas kusuruh satpam buka pintu dan singkat cerita ya kamu disini sekarang ".Jelas Devan.


"Terimakasih ya Tuan,karena sudah mau di repotkan saya.Terus kata dokter nya ,saya sakit apa ya"? Selina penasaran


Huft


Devan menghembuskan nafasnya kasar ,ia ragu menceritakan tapi biar bagaimana pun Selina berhak tahu.Apa yang tengah di hadapinya kini,bukankah Selina yang akan menghadapi nya nanti.


" Aku minta kamu sabar ya, dan ingat kalau aku akan selalu ada untuk kamu. Tadi dokter bilang kamu hamil,dan usia kehamilannya memasuki minggu ke tiga". Jelas Devan


Selina hanya diam,ia tak tahu respon apa yang akan ia berikan. Mungkinkah ia harus berbahagia karena Tuhan sudah mempercayakan kehidupan baru dalam rahimnya. Namun mungkinkah juga ia harus bersedih karena suaminya pasti tak kan pernah mengharapkan anak ini hadir.


Ia masih ingat betul semua perkataan dan perbuatan Alex kepadanya. Bahkan pria itu menjadikannya seperti barang dagangan ,dan tanpa belas kasihan mengambil mahkota yang selama ini di jaganya.


" Ya Tuhan cobaan apalagi ini,mampukah aku menjaga kepercayaan yang telah kau berikan. Sedangkan hidupku masih baru ku mulai dari awal,mampukah aku memenuhi setiap kebutuhan nya". Lirih Selina dalam hati sambil menundukkan wajahnya dan menangis.


Devan yang paham dengan keadaannya Selina ,langsung membawa wanita itu masuk kedalam pelukan nya. Ia bahkan tanpa permisi dan takut Selina bakal menolak ,berkali kali mengecup puncak kepala Selina.

__ADS_1


" Kamu jangan takut,ataupun cemas karena mulai saat ini kehidupan kamu dengan nya adalah tanggung jawab ku.Jadi ku mohon jangan pernah merasa sungkan kepadaku ,bergantunglah padaku.Karena aku dengan tangan terbuka akan selalu ada untuk kalian". Pinta Devan sambil tak melepaskan pelukannya


__ADS_2