AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 43


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE VOTE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


" Dasar anak nggak tahu diri, sama orang tua pake main teka teki segala". Kesal Mira sambil menatap punggung Devan yang sudah menghilang di balik pintu kamar nya.


Sedangkan Devan yang sudah masuk kedalam kamarnya, hanya menggeleng kepala nya. Ia sebenarnya bukannya tak mau kasih tahu ke Mamanya, apa yang membuat hatinya senang.


Tapi mah mau bagaimana lagi, sebab ia juga tak berani berkata secara langsung.Karena ia saja baru bertemu Selina beberapa jam saja, dan tak mungkin juga kan ia katakan kepada Mamanya.

__ADS_1


" Emak anak mu ini sedang jatuh cinta, emak anak mu ini sudah laku.Nggak mungkin kan ngomong seperti itu. Nanti kalau ditanya balik,siapa orang nya terus jawabannya apa dong.


Selesai mandi Devan ingin menelpon Selina,tapi sayang ia tak mempunyai nomor ponselnya Selina.


"Ah Devan bego, kenapa sih bisa lupa minta nomornya dia sih.Kalau sudah begini kan, jadi susah untuk pdkt".Gerutu Devan


Padahal sekarang ia sangat merindukan Selina,dan ingin mengobrol dengan nya. Tapi mungkin belum rejeki nya,jadi mau tak mau harus bersabar menunggu hari esok.


Dengan berat hati dan langkah pelan serta muka yang di tekuk. Devan turun menemui Mamanya di meja makan, karena perutnya sudah tak bisa kompromi lagi.


Semua pergerakan Devan tak luput dari penglihatan Mamanya,hal tersebut membuat wanita paruh baya tersebut menggeleng kepala.


" Huft Mam, sudah deh nggak usah bahas yang aneh, lagian muka aku dari tadi biasa saja kok ".Ucap Devan


" Hehe memang nya kamu pikir mata Mama buta apa, wajah kamu sekarang nih seperti orang lagi patah hati mirip sekali ". Sambung Mira lagi


" uhuk uhuk,


Devan batuk karena saking terkejut mendengar perkataan Mamanya itu.Ia sampai mengeryitkan keningnya apa memang wajahnya seperti itu, hingga bisa di lihat.

__ADS_1


" Patah hati nya gimana, orang punya pacar saja tidak "? Sahut Devan sekenanya


" Hahaha, iya juga sih, mau patah hati tapi tak punya pacar sama saja nol besar.makanya jadi orang pasang standar jangan ketinggian deh, mukanya biasa saja tapi mau cari cewek harus yang cantik membahana. Rasain kan sampe sekarang nggak laku laku, memangnya enak". Ejek Mira


" Yang pasang standar ketinggian itu siapa sih Ma, mungkin jodohnya Devan masih otw kali. Lagian anak nya ganteng begini, malah di bilang biasa saja". Kesal Devan


" Idih ada yang ngambek, sok kecakepan sudah makan dari pada dengar nada sok imut nya kamu itu". Perintah Mira


"Hemm terserah Mama saja, sejak kapan anak menang melawan emak nya". Sahut Devan jengah


" Nah itu tahu, jadi tidak perlu di bahas lagi kan"? Ujar Mira senang karena Devan selalu mengalah ketika berdebat dengan nya.


Anaknya itu memang terlihat tegas dan galak, tapi jika menyangkut Mamanya ia akan menjadi anak yang penurut dan lembut.


" Gimana pekerjaan kamu Van"? Tanya Mira di tengah makan


"Syukur mah karena semuanya berjalan lancar, dan tak ada kendala sedikitpun ". Sahut Devan


" Oh syukurlah Nak,ingat ya perusahaan tersebut adalah satu satunya peninggalan Papa kamu.Dan jagalah dengan baik, karena banyak orang bergantung dengan nya". Pinta Mira

__ADS_1


" Iya Mama makasih juga karena sudah mau, menemani Devan selama ini.Devan janji akan selalu menjaga amanah dari Papa dan tak kan menyia nyiakan nya". Ujar Devan


__ADS_2