AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 17


__ADS_3

HAII AKU BALIK LAGI NIH...


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS...


LANJUT....


Sesampainya di parkiran, Selina di kejut kan oleh seseorang.


" Haii siang cantik ku manis ku dewi ku semuanya bagiku".Sapa Rivan


Selina terkejut apalagi Dinda lebih parah lagi.Ia bahkan mengucek matanya, memastikan apakah benar, Rivan yang menyapa.


" Hai juga mas, kok kesini lagi.Apa mas ada urusan sama es balok lagi"? Tanya Selina penasaran


" Aku mau ngajak kamu makan siang, eh tunggu siapa es balok"? Tanya Rivan balik..


" Ada mas, udah nggak usah di bahas lagi males aku". Jawab Selina jutek


" Ya udah, ayo kita jalan katanya kangen sama kang mas budi". Ajak Dinda


" Apa kalian mau makan di tempat tukang bakso modus itu"? Selidik Rivan

__ADS_1


" Maksud nya"? Tanya Dinda


" Ya iyalah dia kan sengaja, nulis nama nya seperti itu,supaya di panggil sama cewe cantik.Kalau bukan modus, artinya apa"? Ujar Rivan


" Ya udah kalian ngobrol lanjut, aku mau jalan". Pamit Selina


" eits tunggu kok jalan, ayo pake mobil ku saja". Ajak Rivan


" Idih ogah mas, orang jarak jingkal doang". Jawab Selina sambil menunjuk gerobak bakso yang jarak nya tak jauh.


" Ya udah tunggu apa lagi, kita jalan kesana". Ucap Rivan sambil memegang tangan Selina.


Dinda melongo, wow seorang Rivan orlando menggenggam tangan Selina.Ini sungguh luar dari pada biasa.


" Kau lihat saja, apa setelah ini masih ada senyum di wajah mu lagi atau tidak". Gumam Alex


Sementara itu Ben, hanya menatap ke arah bos nya tersebut.Yang sedang menatap tajam ke arah Selina.


" Ya ampun bos, kapan kau bisa merubah jalan pikiran mu.Apa kau pikir semua wanita sama saja"? Batin Ben yang sangat tak mengerti jalan pikiran majikan nya tersebut.


Mereka berdua hendak keluar makan, sekaligus bertemu dengan klien di salah satu restoran.Namun ketika di parkiran, mereka bertemu duo sekawan dan Rivan.Akhirnya Alex urungkan niat nya untuk menaiki mobil, dan memilih melihat tingkah Selina dan lain nya.


Alex melihat Rivan mengikuti Selina dan Dinda menuju ke sebuah warung tenda yang tak jauh dari kantor.

__ADS_1


" Oh Rivan ternyata level mu sangat memalukan, mau maunya kau di ajak ke tempat yang kotor begitu". Gumam Alex


Sementara Ben yang merasa jengah dalam mobil, memberanikan diri memanggil bos nya.


" Maaf Tuan,kita sudah di tunggu Adam nugroho". Ujar Ben


Alex berbalik dan masuk kedalam mobil, ia duduk di belakang dengan wajah yang serius.Seperti ia tengah memikirkan sesuatu, dan ia sangat Yakin pasti menyenangkan.


" Tuan maaf, bukan nya mau lancang, tapi apa tidak salah permintaan anda ke tuan nugroho"? Tanya Ben hati hati takut menyinggung perasaan bos nya.


"Kau tenang lah, aku Alex roberto tak pernah salah mengambil sebuah keputusan.Aku bakalan bikin perhitungan ke wanita itu, karena telah berani kepadaku". Ujar Alex sambil tersenyum smirk.


" terseralah menurut anda tuan, nanti jadi bucin akut menderita melarat baru nyaho". Gumam Ben dalam hati, mana berani ia berbicara langsung bisa bisa besok tinggal nama..


"Ben, jangan coba kamu memaki ku, terkecuali jika kau masih sayang nyawamu". Ancam Alex


" Maaf tuan, mana berani saya melakukan itu" Sahut Ben


" Aduh nih orang sudah galak, bisa baca pikiran lagi, apes punya bos seperti ini". Gerutu Ben lagi


" Ternyata kau berani juga ya padaku"? Sindir Alex


Ben hanya menghela nafas berat, ia tak tahu apa lagi yang harus ia ucap kan.

__ADS_1


__ADS_2