
***OK OK OK..
BAIKLAHHH AUTHOR RUBAH JALAN CERITANYA...
KAYA NYA BAKALAN PECAH OTAK LAGI NIH
HEHE DEMI KALIAN ...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Cinta datang tanpa bisa di paksakan ,karena memang dia hanya butuh ketulusan. Tapi ketahuilah sesuatu yang tak kasat mata itu,sudah di takdirkan dari yang maha kuasa kita hanya bisa menerima dan mengikhlaskan saja.
Rumah tangga yang kuat harus di dasari kepercayaan dan rasa saling menghormati. Tanpa memandang status dan kedudukan ,jika memulai sesuatu pernikahan berawal dari kesalahan. Berusahalah untuk memperbaiki kesalahan itu,jika memang ada niat untuk memperbaiki.
Begitulah yang di rasakan pria yang tak memudar ketampanannya,meski sudah mau memasuki kepala 4.Dialah Alex Roberto suaminya Selina Beatrix ,ia ingin melepaskan Selina demi kebahagiaan nya.
...****************...
__ADS_1
Rivan dan Ben mendengus kesal karena mendengar perkataan Alex,yang sepertinya sudah pasrah akan keadaannya.
" Woii bukannya senang mau ketemu istri cantiknya ,eh malah sudah menyerah dasar manusia plin plan". Umpat Rivan kesal.
" Haha bukan nya kamu senang karena aku menyerah ,jadi kamu bisa bebas dekati Selina". Sahut Alex sepertinya sedang menyindir secara halus.
" Bro kalau bicara pikir dulu kenapa? Yang suruh kamu menyerah siapa,kalau memang Selina tidak mau sama kamu.Nah saat itulah jangan salah kan aku,jika mengejar jandamu". Ucap Rivan sambil tertawa kecil.
Ben hanya tersenyum melihat kedua sahabat tersebut ,yang sudah mulai memahami kesalahan dan tak ada permusuhan lagi.
" Nona anda memang hebat sekali ,karena sudah membuat kedua Tuan muda kembali akur.Semoga keputusan nona kelak,tak membuat ada yang terluka ". Gumam Ben dalam hati.
(Mami gorengan yang kece badai,, kenapa pikiran kita berdua sama ya...apa ini nama nya ....🤔🤔🤔🤔)
" Oh iya ayo berangkat ,kamu sudah menyiapkan semuanya kan".?Rivan balik bertanya.
" So pasti Tuan tinggal berangkat saja". Sahut Bem percaya diri.
" Hemm tidak Tuan dan anak buah sama saja,percaya diri tingkat dewa"..Sindir Rivan.
" ohh kalau soal itu jangan di tanya lagi ,aku kan Copy paste nya Tuan ". Sahut Ben
Rivan menatap sinis kearah Ben,yang jika di puji sedikit langsung melambung tinggi tak mau kalah.
__ADS_1
Kini mereka sudah berada di dalam jet pribadinya Alex ,bersiap menuju Ke Belanda.Tempat tinggal seorang wanita cantik Yang bersembunyi ,yang sudah memporak porandakan hidup ketiganya.
Jika Alex dan Rivan galau karena merasa kehilangan ,berbeda dengan Ben yang harus terkena amukan setiap hari dari Tuan nya.
Sepanjang dalam pesawat Alex dan Rivan sibuk dengan pikiran masing masing.
" Semoga saja kedatangan ku tak membuat dia pergi lagi,apapun keputusannya pasti kan ku terima ". Lirih Alex dalam hati.
Sedangkan Rivan antara senang ataupun sedih,ia bingung bagaimana caranya mengungkapkan. Karena sejujurnya tak bertemu selama sepuluh Tahun,bukan nya waktu yang singkat untuk sebuah perpisahan.
Sedangkan di Netherland,selina merasakan kegelisahan entah apa yang akan terjadi. Ia merasakan akan terjadi sesuatu dalam hidupnya ,membuatnya jadi sangat gelisah hari ini.
Rafa yang melihat Bundanya gelisah ,mendekati Selina dan mencoba mencari tahu.Entah apa yang ada dipikiran Selina,hingga menjadi orang yang sepertinya sedang memikirkan sesuatu.
" Bunda ada apa dari tadi sepertinya gelisah terus ,apa ada yang sedang di pikirkan"?,Tanya Rafa khawatir.
" Bunda baik baik saja nak,mungkin terlalu pusing memikirkan pekerjaan jadi sedikit gelisah ".Sahut Selina.
" Bunda kan Rafa sudah katakan ,jangan terlalu pikiran soal pekerjaan. Aku kan sekarang sudah bekerja ,jadi pasti bisa memenuhi kebutuhan Bunda dan Adek". Ujar Rafa.
" Ya nggak bisa begitu juga nak,selagi kamu belum menikah dan Bunda masih bisa bekerja .Maka tak kan pernah ada namanya kata lelah ataupun berhenti ". Balas Selina sambil tersenyum..
" Ishhh Bunda nih nanti apa kata orang di luar,masa punya anak cowok tapi tak bisa di andalkan" .Sungut Rafa kesal.
__ADS_1
" Hemm kita hidup bukan karena omongan di luar ,tapi karena memang kita yang punya keinginan sendiri. Karena setiap manusia di dunia,jika orang lain menyindir kita dan tak di respon pasti akan berhenti sendiri ". Ujar Selina.