AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
Episode 14


__ADS_3

HAII AKU BALIK LAGI NIH..


"Tuan apakah anda yakin dengan keputusan anda"? Tanya ben asisten Alex.


" sangat yakin, karena semua wanita itu sama saja.Dan aku tak ingin wanita seperti itu mendekati Rivan". sahut Alex Dingin


" Tuan, tapi semua wanita tak sama seperti mantan mu itu". gumam ben dalam hati.


sementara itu, di kediaman nya Rivan sedang bahagia.pasalnya hari ini ia menghabiskan waktu, bersama Selina membuat hati nya terasa sangat gembira.


" Aku makin cinta sama kamu Selina, maafkan aku karena telah menyelidiki latar belakang keluarga kamu.Aku bakalan menjaga kamu dari orang orang seperti mereka". Ujar Rivan sambil membayangkan wajah selina.


Alex telah kembali ke apartemen nya, ia akan membuat perhitungan dengan keluarga selina.


skipp


derth derth


ponsel Selina bergetar, ia melihat ternyata nomor baru.Ia mengerutkan kening nya pasal nya yang menghubunginya adalah nomor baru.


" Siapa sih masih pagi begini pake acara nelpon, ganggu bobo syantik ku saja".Umpat Selina


Namun panggilan tersebut bukan nya berhenti, malah tambah parah.Selina yang coba memejamkan matanya kembali, akhirnya terbangun.


" Hallo siapa ini, tahu tidak jam berapa, nelpon terus kaya emak kompleks tak dapat arisan". Selina meracau tanpa henti.

__ADS_1


" Aduh tuh ngomong atau air mengalir sih, lancar sangat" Goda pria di seberang.


Selina mengenali suara tersebut dan ia langsung menebak nya.


" Ini mas Rivan kan"? Tanya Selina


" betul sangat". sahut Rivan


" emang nya ada apa mas"? Tanya Selina


" kamu nggak lupa kan, kalau pagi ini bakal aku antar ke kantor?Tanya Rivan


" Ya elah mas, masih jam segini juga, iya aku ingat". Kesal Selina


" apa kamu bilang jam segini, astaga sel, ayo coba perhatikan jam sekarang". Pinta Rivan


" Astaga mas, ini udah jam 7 lewat, bisa mampus aku hari ini kena amukan bu indah". Ujar Selina dan langsung meletakkan ponsel nya begitu saja di atas nakas.Ia tak mempedulikan dengan panggilan yang masih terhubung dengan Rivan.


Sedangkan Rivan, yang mendengar Selina sudah tak bersuara, ia pun memutuskan panggilan tersebut.


Ia sambil bersiul ceria, langsung menuju ke kontrakan selina.


" ok saat nya menuju ke kediaman masa depan ". ujar Rivan semangat.


Tak lama ia pun sampai di depan Rumah selina.Kebetulan kediaman nya tak terlalu jauh dari situ.

__ADS_1


" Akhirnya sampai juga". ujar Rivan


Tak lama selina muncul, meskipun terkesan terburu namun penampilan nya selalu cantik.



Rivan tak bisa berhenti memandangi Selina, yang mana membuat selina jadi kikuk.


" Mas kenapa lihatin aku seperti itu, berantakan ya mas.Habis aku buru buru tadi."Ujar Selina


" kalau berantakan nya seperti ini, bagaimana kalau rapi ya"?ujar Rivan bermonolog


" Ayo mas berangkat, nanti aku telat.Mas kaya nggak tahu saja bos killer nya aku". Sungut Selina


" Ya udah kamu kerja sama aku saja, aku jamin kamu bakalan aku sayang sayang tiap hari"? Rivan merayu Selina


" Itu mah sama saja aku makan gaji buta, lebih baik nggak usah kerja saja"..Sahut Selina ketus


"masih pagi jangan marah nanti jelek tahu". ujar Rivan sambil mengacak gemas rambut Selina.


"ih mas apaan sih, nanti jadi berantakan lagi nih".Kesal selina sambil memanyunkan bibir nya.


Tak lama keduanya sampai di kantor tempat selina bekerja.Rivan sebenar nya ingin mengantarkan Selina kedalam, namun selina menolak nya.


"Mas sana ke kantor kamu, ngapain masuk kedalam"? usir Selina

__ADS_1


" hanya ingin memastikan saja kamu tiba dengan selamat di dalam"..sahut Rivan


"lebay...


__ADS_2