
HAII READERKU KALIAN MEMANG SANGAT SANGAT TAK MENGERTI...
SEORANG PENULIS HANNYA MEMBUTUHKAN LIKE DARI KALIAN UNTUK MENAIKKAN POPULARITAS....
DISURUH UP TIAP HARI SUDAH AUTHOR LAKUKAN LHO...
0PEMBACA KARYA INI SUDAH MAU JUTAAN TAPI SAYANG LIKE NYA NIHILðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
LANJUT ***
Selina tak peduli pada Alex yang sangat menyebalkan,karena mengajarkan kepada putrinya hal yang aneh aneh.Mungkin efek terlalu lama ditidurkan mungkin jadi ingin segera dibangunkan.
Alex memandangi punggung istrinya yang telah masuk kedalam rumah,sambil duduk santai diruang keluarga.sedangkan Rafa dan Ben menurunkan barang barang dari mobil,Leonard jangan ditanya lagi tuh aki aki pasti hanya sebagai penonton dadakan.
Kini semuanya tengah berkumpul diruang keluarga,karena semenjak Alex sakit hal itu sudah tak pernah mereka lakukan.
"Bunda masih sakit tidak?" Tanya Alina.
"Memangnya kenapa?" Tanya Selina balik.
"Ya habisnya kalau Bunda sama Ayah sakit,pasti tidak akan kumpul seperti ini lagi," ujar Alina.
"Bunda sudah nggak sakit lagi kok." Sahut Selina.
"Iya Bunda kamu memang sudah nggak sakit lagi buktinya sudah pulang kerumah sekarang." Leonard menimpali.
"Lho kok Bunda sendirian yang ditanya terus Ayahnya tidak." Alex merajuk.
__ADS_1
"Ya Ayahkan kelihatan kalau sudah sembuh,jadi yang harus ditanya itukan Bunda," balas Alina polos.
"Haha kasihan sekali kamu Nak,kekurangan kasih sayang," goda Leonard.
"Oh kalau soal itu mah gampang,tinggal tunggu tanggal mainnya," ujar Alex sambil menaik turunkan alisnya sengaja menggoda istrinya.
Selina hanya menggeleng kepalanya karena Alex sudah dari rumah sakit menggodanya seperti itu.Ia terkadang kesal kadang juga tertawa karena sangat lucu melihat tingkah suaminya itu.
"Huft Bos,anda memang sangat memalukan masa membicarakan hal itu didepan anak yang masih polos.Kalau tau begini bila sudah bucin,lebih baik aku jadi jomblo bermartabat saja," gumam Ben yang tak habis pikir dengan jalan pikiran majikannya.
Alex yang dari tadi merasa diabaikan Selina mencari cara agar bisa berduaan,tanpa ada yang menempel kepadanya seperti sekarang ini.
"Sayang temani aku ya dikamar ya,soalnya belakangku sepertiny udah encok nih," ajak Alex pada Selina.
"modus itu bang;
"Tapi kamu juga kan harus istirahat lho,Yang," pinta Alex lagi.
Selina tak ingin berdebat dengan suaminya itu,akhirnya dirinya pun mengalah karena tak ingin Alex memaksakan kehendaknya didepan orang lain.
Setelah sampai didalam kamar,tanpa banyak bicara Alex langsung memeluk tubuh istrinya itu,yang selama berminggu minggu ini menggodanya untuk disentuh.
Selina juga membalas pelukan suaminya itu,karena selama seminggu ini ia merasakan getaran aneh ditubuhnya saat bersentuhan dengan Alex.
"Makasih ya Sayang,karena kamu sudah melakukan sesuatu untuk keluarga kita.Aku tidak pernah terbayangkan apa jadinya diriku tanpa kamu,maafkan aku jika terlambat membawamu pulang kerumah kita," lirih Alex sambil terus mendekap erat tubuh istrinya itu.
"Iya maafkan aku juga ya karena gara gara kami kamu sampai menahan sakit,dan satu permintaanku saja tolong jangan menanggapi suatu masalah dengan emosi lebih dahulu.Kumohon dengarkan dahulu dengan kepala dingin tanpa mengambil kesimpulan sendiri.Kunci sebuah rumah tangga adalah saling percaya,tak ada kata kamu atau aku melainkan kita," ujar Selina.
__ADS_1
"Baiklah Sayang aku bakal melakukan sesuai keinginan kamu,tapi bisakah juga kali ini melakukan sesuatu keinginanku," pinta Alex dengan wajah memelas.
Selina melepaskan pelukannya lalu menatap heran kearah suaminya itu,ia bingung sebenarnya apa keinginan terpendam Alex itu.
(Kaka cheosmia exo,,semoga jangan salah ya namanya...terima kasih atas dukungannya...aku selalu baca komen dari kalian semua..kadang misua yang bantu baca sambil ngakak..iya aku perlu sekali Like dari kalian lho.. )l
...LANJUT ...
"Memangnya kamu mau minta apa?" Tanya Selina penasaran.
"Kasih Dp dulu deh sekarang." Sahut Alex menggantung.
"Astaga bisa nggak jangan berbelit belit kalau ngomongnya,karena aku bukan cenayang yang tahu semua isi dalam otak kamu." Kesal Selina.
Tanpa banyak bicara Alex langsung menyerang bibir ranum milik Selina yang dari tadi begitu menggoda dirinya.Selina yang dari tadi menikmati sentuhan suaminya langsung melingkarkan lengannya dileher Alex,ia pun membalas ciuman panas dari Alex.
Keduanya saling bertukar Saliva entah siapa yang mulai tapi pakaian bagian atas keduanya sudah tak melekat sempurna.Alex kembali meraih pinggang Selina,dan bermain diarea leher Serta dada Selina.
Hingga sang empunya mengerang kenikmatan karena merasa seperti tersengat aliran listrik.
"Ahh Sayang...
Selina mendesah karena sentuhan halus Alex tapi sungguh sangat memabukkan,dunia serasa hanya milik keduanya yang lain mah cuman numpang hirup oksigen nya doang.
Alex menuntutun Selina untuk keatas tempat tidur,bukankah segala permainan lebih enaknya diatas ranjang ya....
Saat keduanya ingin ketahap selanjutnya dan sudah siap siap untuk bertempur tapi..
__ADS_1
"Ayah,Bunda buka pintunya dong aku mau tidur disini," teriak Alina.