
HAII READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA LIKE N KOMMEN NYA YA YA
KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
"maafkan Bunda sayang jika selama ini kamu tidak mendapatkan kasih sayang dari Ayahmu.Semoga kedepannya kebahagiaan selalu menyertai kalian anak anakku sayang,Bunda akan melakukan apa saja agar kalian selalu bahagia ." Lirih Selina dalam hati.
Setelah melihat keadaan putrinya itu,Selina menuju kedalam kamarnya Rafa.Setelah dilihatnya putranya juga sudah tertidur,Selina pun menuju kedapur untuk mengecek apa saja yang sudah disiapkan untuk makan malam.
"Hallo semuanya lagi sibuk ya?" Tanya Selina.
"oh iya nyonya apa ada yang diinginkan biar saya mengambilnya untuk anda?" Tanya pelayan didapur itu.
" Oh tidak terimakasih saya hanya ingin melihat apa makan malam sudah kalian siapakan ." Sahut Selina.
" Tinggal sedikit lagi nyonya." ujar mereka.
" Baiklah kalau begitu saya kembali kekamar dulu ya." pamit Selina dan langsung menuju kekamarnya dan Alex yang berada dilantai atas.
Para maid disitu sangat senang,karena ternyata nyonya rumah sangatlah ramah tidak seperti tuan mereka yang sangat irit bicara.
" Akhirnya setelah sekian lama meja makan rumah ini nanti terpakai jug." Gumam Maid disana.
__ADS_1
Dirumah tersebut memiliki ruang makan yang sangat besar dan terdapat meja makan,tapi sayang benda benda tersebut hanyalah pajangan saja.
Karena selama ini Alex tak pernah menggunakan sama sekali ,karena dirinya hanya tinggal sendirian.
Selina yang sudah masuk kedalam kamarnya ,langsung menuju kamar Mandi untuk membersihkan dirinya yang sudah ingin sekali merasakan air dingin.
Ia bahkan berendam sampai tertidur didalam bak mandi,karena terasa sangat nyaman dan membuat pikiran rileks.
Alex yang sudah tersadar bangun dan ingin kekamar mandi,netranya mencari keberadaan Selina namun tak dilihatnya sama sekali.
" Kemana sih dia nya apa ada dibawah,nanti aku susul saja". Ucap Alex pelan.
Saat masuk kedalam kamar mandi pintu tak dikunci,sehingga ia yakin jika tak ada orang didalamnya. Ketika selesai menuntaskan rasa terpendamnya,ia sangat terkejut karena melihat Selina yang tertidur dalam bak mandi.
Alex yang berjalan tapi masih tertatih ,langsung mendekati Selina dan berusaha membangunkannya.
" Sayang heii bangun kenapa tertidur disini?" Panggil Alex.
Selina yang terkejut mendengar panggilan Alex,langsung gelagapan karena ia sama sekali tak memakai pakaiannya alias telanjang.
" Hah kok malah mengusirku sih Yang,aku kan hanya membangunkan kamu masa harus tidur disini ?" ucap Alex tak mengerti dengan jalan pikiran istri nya itu.
"Iya juga sih aku kok bisa teledor begini sih,awww malunya Minta ampun ." Gumam Selina dalam hati.
" Ya sudah kalau begitu keluar dulu sana,karena aku tidak bawa handuk."Pinta Selina.
" Ya nggak bisa seperti itu dong,kakiku sakit jadi akan sulit untuk berjalan. Gimana kalau kamu saja yang bantuin,soalnya aku sudah tidak sanggup jalan lagi." Alex memberikan alasan.
modusss
" Huft sudah tahu kaki lagi sakit tapi paksa diri,ya sudah tutup matanya biar aku ambil handuk dulu". Ucap Selina kesal.
__ADS_1
" Mana ada suami dilarang untuk melihat tubuh istrinya ." tolak Alex .
" Ribet banget sih jadi orang." kesal Selina lalu bangkit berdiri keluar dari bak mandi itu dengan keadaan polos tanpa memakai apapun.
Ia bahkan tak menghiraukan tatapan Alex kepadanya ,setelah memakai jubah mandi Selina pun mendekati Alex.
glekk
Alex kesusahan menelan Salivanya ,karena pemandangan yang diberikan Selina sungguh memanjakan matanya kali ini.
Dirinya bahkan tak menyadari saat Selina sudah berdiri dihadapannya ,karena pikirannya masih saja membayangkan surga dunia tadi.
" Lex kamu kenapa sih kok malah bengong?" Tanya Selina heran.
" ehh tidak ada apa apa,ya sudah bantuin aku ya soalnya kakiku sudah sedikit kram."Pinta Alex berusaha menormalkan degup jantungnya seakan sedang olahraga pagi.
" Jantung sialan kenapa sih sampai berdegup sekencang ini,nanti apa yang ada dalam pikirannya sungguh membuatku malu," umpat Alex dalam hati.
Selina kini memapah suaminya itu,ia sangat bingung harus berbuat apa supaya Alex kembali normal lagi.Ia sangat khawatir ketika melihat wajah Alex yang sudah berkeringat ,karena menahan sakit dipinggangnya.
" Kamu baik baik saja kan?" Tanya Selina cemas.
" Hemm;
Hanya kata itulah yang bisa dikeluarkan Alex saat ini ,karena sejujurnya ia sedang berusaha bersikap biasa saja agar Selina tak curiga dengan apa yang ada di otaknya kini.
" Kenapa sih harus paksakan diri jika nanti akhirnya seperti ini," Kesal Selina.
" Ya habisnya kebelet." Alex memberikan alasan.
" lain kali panggil aku saja jangan banyak alasan." Pinta Selina.
__ADS_1
" Baik bos;
Keduanya sudah sampai disamping ranjang ,Selina lalu membantu Alex berbaring agar bisa lebih sedikit berkurang sakitnya.