AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 177


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


AYOLAH LIKE NYA DONG PELIT AMAT SIH😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ^^^


Rafa masuk kedalam Alina lalu mengunci pintunya dari dalam,ia tak ingin nanti kedua orang tua mereka curiga.


Rafa harus lebih berhati hati karena Alex pasti tidak merestui hubungan mereka,jika sampai ketahuan ia yakin makin sulit untuk bisa bersatu biarkan jalani saja dulu.


Alina sudah tertidur pulas karena merasakan sangat lelah,lelah tubuh dan hatinya juga. Ia tak menyangka jika Rio tega melakukan hal itu kepadanya,padahal ia selama ini selalu berusaha menghindar darinya.


Belum kelar memikirkan Rio,datanglah pria yang selama ini menjadi kakak laki lakinya. Pria itu bahkan melakukan making out dengannya,bahkan setelah sepuluh tahun baru kembali.


Mungkinkah Rafa berpikir bahwa dirinya sama saja dengan Rio,yang menjadikan dirinya sebagai pemuas nafsu mereka saja.


Mungkinkah ia harus menjaga jarak dengan Rafa,tapi bisakah ia melakukan itu semua. Ia membayangkan tadi begitu tubuhnya tak menolak semua sentuhan Rafa,tak bisa dipungkiri jika ia juga sangat menikmatinya.


Ia yang baru pertama kali orgasme merasa begitu berbeda ketika cairan kental itu keluar dari daerah intinya itu.


Alina bahkan sudah melihat tongkat bisbol milik Abang nya,yang uh aduhai sungguh memanjakan mata ku.


Karena terlalu capek berpikir Alina akhirnya terlelap,ia sudah tak ingin memikirkan kejadian hari ini yang sungguh sangat menyesakan dada.


Rafa yang sudah berada dalam kamar wanita yang dicintainya itu,langsung tersenyum hatinya yang tadi gundah akibat perkataan Alex menguap begitu saja entah kemana.


Alina yang sudah tertidur ter lihat sangat menggemaskan dan wajahnya yang cantik natural. Wanita itu lah yang menggetarkan hatinya dahulu,saat dirinya pertama kali mengenal cinta.


Waktu dulu saat masih di Holland,Rafa pernah mencoba berpacaran tapi sayang hatinya tak sejalan dengan tindakan hingga ia memilih putus dari kekasihnya itu.


Bahkan waktu Alina mengejek dirinya ketika memanggil kekasihnya Amor,Rafa hanya bisa tersenyum kikuk saja.


Cup


Rafa mengecup kening Alina yang sedang terlelap ,ia malam ini dan seterusnya akan tidur didalam kamar ini entah Alina suka atau tidak.



"Kamu itu memang menggemaskan dari dulu,apalagi pipi chuby kamu ini ingin kugigit saja," ujar Rafa sambil menoel noel pipi Alina.


Si empunya yang sedang terlelap,tak peduli dengan keadaan sekitarnya entah baik atau buruk yang penting tidur.


Rafa menarik selimut lalu ikut gabung untuk tidur disamping Alina,ia memasukan tangan dileher Alina agar ia tidur ber bantal kan lengan Rafa.


Setelah dirasa posisi Alina sudah nyaman,Rafa lalu memeluk tubuh mungil itu erat takut terlepas dan ia pergi dari sisinya.


Alina yang merasakan kenyamanan akhirnya lebih merapatkan kepalanya didada bidang Rafa,sedang kakinya mengusel usel sesuatu yang keras.

__ADS_1


"oh tidak Alina sedang membangkitkan Singa tidur"


"Oh shitt,Sayang kok bisa bisanya kaki kamu bergerak tepat didepan si Joni.Kalau begini terus lama lama aku panjat kamu bagaikan kelapa,dan ajak kamu bercocok tanam jagung," gumam Rafa pelan yang mencoba untuk tetap tenang walaupun nafasnya sudah terdengar berat.


"Aku Rindu kamu Oppa Dylan Wang," gumam Alina dalam yudur.


"What??


"Aku yang tidur sambil peluk dia malah lagi berjuang antara hidup dan mati,eh ini malah orang yang tak jelas keberadaannya entah dinegeri antah berantah bagian mana yang disebut." ujar Rafa pelan yang tak terima dengan mimpi yang dialami Alina.


"Makanya emak author di sogok pake apa gitu Bang Rafa,biar kamu yang masuk dalam mimpinya dedek Alina"


"Iya Bang Dylan,kamu mau malam pertama gaya apa?" Sambung Alina lagi.


"Oh tidak???


"Ini anak mimpinya kreatif amat,bayangin aja semua istri kalau mimpi ketemu oppa sambil ngomong. Author yakin pasti besok bakal dipulangkan ke rumah ayah atau ibuku uuu..


"Astaga Mimpi nih anak mesum sekali sih,oh author jika dia mimpi mesum begini kenapa bukan aku yang jadi pemeran prianya," gumam Rafa.


Karena tak ingin Alina memimpikan pria lain,Rafa pun akhirnya melakukan fore play diatas tubuh Alina.


Ia bahkan mengangkat tinggi tinggi baju Alina yang menutup dadanya,ternyata dewi fortuna sedang berpihak padanya buktinya Alina tidur tidak memakai Bra.


Rafa melahap gunung kembar tinggi yang sedang menantang dirinya untuk bermain disana.Alina hanya meliukan tubuh nya entah menikmati permainan Rafa atau permainan Dylan tapi intinya satu saja didunia mimpi dan nyata Alina makan untung.


"emmmm," Desah Alina menikmati permainan ,tapi ia merasa mimpinya seperti nyata. Matanya mau tak mau dipaksa buka.Betapa terkejutnya wanita cantik itu,dengan apa yang dilakukan Rafa kepadanya.


"Minum susu dari sumbernya." Sahut Rafa santai sambil berbaring disamping Alina.


"Kamu itu orang yang minim sopan santun ya? masa orang lagi tidur diajak anu anuan sih," sindir Alina kesal.


"Siapa suruh kamu pancing aku tadi,yasudah aku makan umpannya lah kan sayang kalau dianggurin," ujar Rafa tanpa beban.


"Keluar sana nanti ketahuan Ayah sama Bunda bisa berabe nantinya," usir Alina.


"Kamu ngusir Aku Yang?" Tanya Rafa heran.


"Hemm." ketus Alina lalu tidur membelakangi Rafa.


"Ayolah Yang,siapa juga yang bakal masuk kedalam sini! masa kamu tega lihat aku kedinginan sendirian dikamar sebelah,aku kan nggak kuat dingin," ucap Rafa yang terlihat lebay.


"Oh jadi maksud nya selama kuliah di Italy tidurnya selalu ada yang temani,jadi kebiasan nya bawa sampai disini? kenapa tidak bawa saja si Amor nya itu kesini ,biar kalau mau tidur ada yang kasih kehangatan," sindir Alina sambil menatap tajam kearah Rafa.


"Nah tuh kan salah lagi jatuhnya, si Babang Rafa nya"


"Eh bukan gitu Yang,aku kan disana kan selalu kedinginan karena tidur sendirian ya makanya disini boleh dong tidur bareng kamu." Sahut Rafa.


"Oh jadi kamu mau tidur disini,terus ketahuan Ayah kita bakal langsung dinikahin gitu?" Tanya Alina memastikan.


Rafa dengan cepat menganggukan kepalanya,ia senang karena akhirnya Alina konek dengan jalan pikirannya.


"Enak saja! itu mah maunya kamu doang aku sih ogah," ketus Alina.

__ADS_1


Rafa langsung memeluk erat tubuh Alina biar berhenti berbicara,agar ia bisa segera tidur juga.


"Jangan bicara lagi ya aku mohon,tubuhku sangat lelah karena perjalanan jauh terus baru sampai tadi pagi eh siangnya dapat kabar kamu diculik jadinya waktu istirahat ku benar benar tidak ada sama sekali," pinta Rafa memelas.


Nafas Rafa yang tepat ditelinga Alina,membuat wanita cantik itu berusaha menahan sensasi yang aneh disekitar tubuhnya kini.


"Bang bisa kondisi kan tubuh nya sedikit menjauh,sumpah adek nggak kuat lagi kalau begini terus," bathin Alina.


"Kamu ***** Yang?" goda Rafa.


"sembarang saja kamu kalau ngomong seperti itu ,lagian siapa juga yang napsu an," ketus Alina lagi.


"Masa? perasaan tadi aku dengar lho saat kamu tahan nafas seperti orang lagi terangsang," goda Rafa sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Tidur sana sebelum ku tendang dari sini," ketus Alina padahal hanya ingin menyembunyikan rasa malunya ketika Rafa mengejek dirinya tadi.


"Hehe baiklah nona muda,ayo tidur aku udah aku sudah mengantuk tapi kamu ajak ngobrol terus sih." Ucap Rafa yang selalu menggoda Alina.


"Heh,apa tidak kebalikan nya perasaan tadi kamu yang nyerocos terus!" kesal Alina.


Tapi Rafa sudah tak merespon atau menjawabnya,Alina akhirnya menoleh kearah Rafa dan ternyata pria tampan itu sudah tidur.


"Cepat banget tidurnya,apa dia kebo ya taruh bantal dikepala sedetik kemudian langsung mati," gumam Alina monolog.


"Aku masih hidup belum mati,kalau mati terus yang kawin sama kamu siapa.Masa iya kamu nikah nya sama orang lain,nanti arwah aku bakal gentayangan." Sahut Rafa sambil matanya terpejam.


"Etdah kupikir dia sudah tidur," ucap Alina pelan dan akhirnya menyusul Rafa ke alam mimpi.


Di suatu tempat yang gelap,tampak seorang pemuda yang sedang diikat diatas kursi.Wajahnya lebam tampak darah mengering disudut bibir dan pelipis nya,pria itu bahkan tak bisa berbicara jelas karena tenggorokan nya yang sempat dicekik Rafa tadi.


"woiii keyuuallakann kkuu sinnn," ujar Rio yang masih mencoba untuk keluar dari tempat yang gelap serta bau anyir itu.


Tempat anak buah Alex membawa Rio,adalah tempat eksekusi bagi pengkhianat keluarga Roberto dan jika sudah kesini tak kan bisa keluar lagi.


"Apa kamu bilang? Tadi saja sudah berani lancang kepada nona muda kami terus sekarang kau suruh kami melepaskan mu,hah kau pikir Tuan kami mentolerir kesalahan yang kamu lakukan," sindir Anak buah Alex.


"Hah,Nona muda siapa apa jangan jangan Alina? Oh Shitt kebodohan apa telah kulakukan bisa kah aku keluar dari sini dengan masih bernapas?" gumam Rio dalam hati.


Setiap kesalahan dimuka bumi ini pasti ada dampak yang harus dihadapi ,jadi jika belum siap menerima segala kemungkinan buruknya lebih baik memikirkan secara benar lebih dulu baru bertindak.


Kelemahan makhluk hidup didunia yang bernama manusia adalah,melakukan sesuatu diatas emosi dan nafsu bahkan tak memikirkan dengan kepala dingin hingga tak jarang nyawa adalah taruhannya.


Dalam rumah tangga tolong jangan mudah mengucapkan kata Aku benci kamu ,atau aku mau pisah,BIG NO!!!


KARENA NANTI KALAU SUDAH MENYESAL SI DOI NYA SUDAH KECANTOL SAMA ORANG LAIN...TERUS KAMU BISANYA CUMA NANGIS DARAH...



guys mampir ya????


pliss demi kelangsungan KARYA MIMA AH...


LAGI MENCOBA KEBERUNTUNGAN YANG LAIN

__ADS_1


__ADS_2