AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 157


__ADS_3

JIKA AKU KEMBALI MUNGKINKAH SEMUA BAKAL TERULANG LAGI..


BISAKAH KAU BERIKAN JEMPOL UNTUKKU..


AUTHOR NGGAK MINTA APA APA SAYONG


CUMAN JEMPOL DOANG...


KAKA SAYANG NIH LIHAT AUTHOR SS



NAH ITULAH SEGALA MACAM KOMEN YANG BIKIN AUTHOR CENGENGESAN SENDIRI🙏🙏


BERASA JADI MENYATU DALAM NOVEL AUTHOR


MAKASIH SAYANGKU😍😍🌹🌹


LANJUT ^^^


Kini mereka mengantarkan putri kecil dalam rumah untuk memulai hari baru disekolah yang baru.Sungguh sesuatu yang sangat membuat seorang penerus perusahan merasa sangat terharu,apalagi ketika melihat putri kecilnya itu menggandeng tangannya masuk dalam sekolah.


"Jadi ini sekolah barunya aku Yah?" Tanya Alina penasaran.


"Iya benar,gimana adek suka?" Tanya Alex balik.


"Harus suka dong,karena adek yakin pasti Ayah sama Bunda pilih yang terbaik." Sahut Alina antusias.

__ADS_1


"So pastilah Nak,lagian ini sekolah Bunda dulu kok." Selina menimpali.


"Ya sudah ayo masuk nanti telat lho," ajak Selina.


Namun langkah kaki Alina terhenti,ia memutar badannya kebelakang dan melihat sang Kakak yang sedang berdiri menatapnya diparkiran.


"Dadah Abang,ingat jangan nakal ya terus jangan lupa pesannya adik tadi," teriak Alina terus menerus padahal tadi sudah seribu seratus tiga lawan satu kali ia mengatakan hal itu.


Masa


"Astaga nih anak hanya itu saja yang dipesan," gumam Rafa sambil geleng kepala.


"Iya baik Abang bakal ingat pesan tuan putri." Sahut Rafa.


Setelah mendengar jawaban yang sama tapi berbeda waktu dari Rafa,Alina pun mengajak orang tuanya untuk mengantar dirinya kedala. kelas.


"Oh iya Tuan nyonya mari saya antar keruang kelas Alina." Sahut wali kelas Alina yang masib muda jadi saat melihat Alex matanya serasa kebanyakan belek nya jadi dari tadi tinggal kedap kedip terus.


Jika Selina yang menatap jengah kearah wali kelas Alina,berbeda dengan Alex yang pandangannya hanya tertuju pada istri tercintanya.


Ia bagai batu kayu yang tak peduli dengan orang asing,karena ia mempunyai prinsip jangan terlalu dekat dengan seseorang karena diantara 1000 orang hanya 1 orang saja yang tulus.


Kini mereka berjalan beriringan menuju kelas Alina,dan pemandangan yang sangat menyejukan mata gambaran keluarga harmonis dan bahagia.


*Asal kalian tahu saja,untung juga banyak permintaan agar Alex dan Selina kembali kalau tidak.


Fiuhh,sudah author datangkan pria tampan membahana anti mesum,anti inu inu,anti mainstream*.

__ADS_1


"Kira kira Tuan Alex melihat kearahku tidak ya,kalau tahu begini aku tadi dandan yang spesial mungkin biar bisa dijadikan keduanya," gumam guru tersebut dalam hati.


Selina yang melihat tingkah guru tersebut yang sesekali mencuri pandang kesuaminya,hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Huft ,anda sepertinya mengantar nyawa murah kepadanya lihat saja sebentar lagi pria mesumku bakal mengeluarkan taringnya," batin Selina.


1


2


3


"Heii lihat jalan yang baik,kau pikir waktuku hanya untuk melihat wajahmu yang seperti pahatan tembok yang gagal diplester," sindir Alex kesal.


"Jika hal seperti ini terulang lagi,jangan menyesal jika hari ini terakhir melihat sekolah ini," Sambung Alex lagi.


"Nah tuh kan sicerewet sudah mulai beraksi;


"Maafkan saya Tuan nyonya,tapi saya tadi..


"Sayang ayo cepat kamu antar Adek kedalam setelah itu kita kebandara dan habis itu pulang olahraga ditempat tidur melanjutkan yang tadi pagi." ujar Alex agar wanita disekitar mereka sadar jika dirinya hanya napsu dengan istrinya.


Ya iyalah dia jadi setia orang author yang bikin eh salah maksudnya ciptain,jadi untuk pelakor dan PEBINOR noh masuk dalam tong sampah.


Sungguh mulut Alex minta disumpal pake kaus kaki,Selina sangat ingin pergi jauh entah kemana lah yang penting jangan melihat muka suaminya yang kalau bicara tak pandang sikon.


"Etdah nih suamiku mulutku lama lama bisa berubah seperti emak emak kalau lagi ngamuk," gumam Selina dalam hati.

__ADS_1


Setelah urus mengurus itu selesai Selina mengajak Alex agar segera pergi,sebelum kejadian yang tak mengenakan terjadi lagi.Bisa hilang reputasi yang selama ini diberikan kepada suaminya itu,lebih baik bergerak sebelum terlambat.


__ADS_2