AKU WANITA TERHEBAT

AKU WANITA TERHEBAT
episode 49


__ADS_3

HAII READER KU TERSEYENG


JANGAN LUPA LIKE VOTE N KOMMEN NYA YA YA


KARENA DUKUNGAN KAMU SEMANGAT UNTUKKU


LOPE U FULL


HAPPY READING YA GUYS


💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


LANJUT ***


Selina hanya menundukkan kepalanya dan langsung keluar menyiapkan berkas yang di perlukan.berbeda dengan Rebecca yang wajahnya merah padam ,karena Devan memarahinya di depan Selina saingannya .


Rebecca yang lewat di hadapan Selina yang sedang duduk di mejanya ,hanya menatap sinis kearahnya. Ia seperti ingin menerkam Selina hidup hidup,Selina yang melihat wajah Rebecca sifat jahilnya akhirnya muncul.


" Maaf nona apakah anda baik baik saja "? Tanya Selina dengan wajah yang menahan tawanya.


Rebecca yang mendapatkan pertanyaan dari Selina ,langsung menatap tajam kearah nya.


" Kamu ,jangan pikir kamu sudah menang kali ini ,lihat saja besok lusa akan ku depak kamu dari sini ". Sinis Rebecca.

__ADS_1


" Oh ya mm boleh lah kunantikan hal itu ya sobat,tapi awas hati hati nanti ya nanti kebalik kan sakit nya tuh disini". Ejek Selina sambil berpura pura memegang dadanya.


Rebecca ingin menampar Selina ,namun tangannya langsung di cekal seseorang.


" Kalau kamu masih sayang nyawa kamu dan pekerjaan kamu serta tangan kamu,mulai sekarang jagalah sikap kamu"!! Bentak Devan dengan nada datar dan Dingin


Deg


Rebecca seakan tak mampu berdiri,mendengar bentakan dari Devan barusan.


" Ya Tuhan akankah hari ini terakhir diriku disini,ahh siapapun tolonglah aku". Jerit Rebecca dalam hati.


Selina yang merasa aura dingin di tempat tersebut ,dan melihat wajah Becca yang sudah pucat.Ia pun langsung mengambil inisiatif ,langsung mengajak Devan agar keluar untuk bertemu klien.


" Pak sepertinya kita harus berangkat sekarang ,karena waktu meeting nya setengah jam lagi". Ajak Selina


"Kamu kembali keruangan kamu sekarang ,dan jangan ulangi kesalahan seperti tadi.Atau kamu tak kan pernah bisa menginjakkan kaki di tempat ini,dan hari ini kamu bersyukur karena Selina sudah menyelamatkan kamu". Ujar Devan dingin.


Becca menganggukan kepala mengerti ,dan langsung pergi dari tempat tersebut. Sedangkan Devan dan Selina langsung menuju ke parkiran dan langsung meninggalkan tempat tersebut.


Indonesia


Rivan yang sudah sadar dari mabuk nya ,langsung bangun dan duduk bersandar di ranjang. Ia bingung sekarang berada di mana,kepalanya masih merasa pusing akibat terlalu banyak minum.

__ADS_1


ceklek,,,,


Tampaklah pintu terbuka ,dan masuklah Vano dan pelayan yang membawa makanan untuk Rivan.


" Hei bro kamu sudah bangun ,ayo mandi sana dan pakai pakaian ku yang ada di dalam kamar mandi.Mata ku sakit tau nggak lihat penampilan kamu yang seperti gembel,katanya seorang Rivan itu cowok paling cool mengalahkan Seorang Alex Roberto ". Sindir Vano


Huft,,


Wajah Rivan langsung merah padam ,mendengar Vano yang menyebutkan nama Alex.


" Sekali lagi kamu sebut nama pria brengsek itu ,akan ku buat kamu hari ini jadi penghuni UGD". Ancam Rivan yang


Vano langsung mengeryitkan keningnya ,pasalnya selama ini Rivan adalah sahabat sejati dan tak pernah terpisahkan.Bahkan jika di ibaratkan keduanya adalah mobil dan bensin,tapi apa gerangan yang terjadi hingga keduanya seperti saling membenci.


"Bisa kau jelaskan sebenarnya apa yang terjadi "?Tanya Vano sambil menatap tajam kearah Rivan


Rivan tak peduli dengan pertanyaan Vano,ia bangkit berdiri dan langsung menuju ke kamar mandi.Ia mengguyur tubuhnya di bawah shower ,untuk mendinginkan otaknya.


Namun air matanya tanpa permisi keluar begitu saja,menggambarkan kondisi hati pemilik nya.


"Lina Sayang kamu dimana ,aku merindukan mu.Aku tak peduli dengan keadaaan mu sekarang dan juga status mu, karena aku akan menerima dengan ikhlas hati ".Lirih Rivan


Ia sangat kehilangan atas kepergian Selina ,ia merasa seperti hidup nya ada yang hilang separuh. Dalam hati Ia berjanji akan menemukan Selina ,apapun yang terjadi.

__ADS_1


Setelah Selesai membersihkan badan nya ,ia keluar dan langsung memakai pakaian yang di katakan Vano tadi.Setelah selesai dan keluar,ia melihat Vano masih setia dalam kamar itu ,dan sambil memainkan ponselnya.


"Apa kamu tak ada pekerjaan lain lagi"?Tanya Rivan


__ADS_2