
KALIAN TUH TEGA LHO GUYS...
MASA AUTHOR RELA UP TIAP HARI TAPI KALIAN TAK MENGHARGAI 😭😭😭😭😭
SETIDAKNYA GUNAKAN JARI JEMPOLNYA DIKIT DONG UNTUK LIKE 👍👍👍👍👍👍👍
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ***
Alex tidur sambil memeluk Selina dari belakang sedang Selina memeluk gadis kecil mereka,jadi otomatis Selina berada posisi ditengah.
Selina merasa tak bisa bergerak ingin rasanya dibanting suaminya diatas sofa,tapi apadaya takut dibilang dosa.Namun sepanjang malam perempuan cantik itu tak bisa menahan kekesalannya,bagaimana tidak ia tidur dengan posisi yang sangat tak menyenangkan.
"Oh my god,pagi cepat muncul sudah sebelum diriku menjadi patung asmat karena tak bis bergerak bebas." gumam Selina dalam hati.
Jika Alex tertidur dengan memeluk istrinya,berbeda dengan pria mapan nan tampan yang sedang kesepian.Bagaimana tidak cinta yang sudah kembali,tak kunjung bisa diraihnya.
Nasib percintaannya memang tak semulus pekerjaannya,apadaya mencintai istri orang karena tak ingin disebut PEBINOR akhirnya hanya memendam rasa itu sendiri.
"Lina,aku menyesal kenapa dulu tak kuikat dirimu saja agar tak diambil orang lain," lirih Rivan sambil menatap wajah cantik itu yang dijadikan wallpaper ponselnya.
Mengagumi secara diam diam kan tidak ada salahnya kan,kecuali secara terang terangan.Nah itu yang sangat dilarang,belum lagi pasti perang dunia ke-tujuh bakal ada memgingat suami mana yang hanya diam saja.
__ADS_1
Melupakan kehadiran seseorang yang tak pernah bergeser sedikitpun dari hati kita,memanglah sangat sulit tapi jika memang terpaksa harus terjadi berusahalah karena usaha tak pernah menghianati hasil.
Keesokan pagi ditempat tidur,Selina meringis karena merasakan tubuhnya mati sebelah,sebab semalam tertidur dengan posisi menyamping.
"Aww ini mah bukan keenakan saat tidur tapi sengasara namanya." Kesal Selina sambil mencoba bangkit dari tidur tapi tidak dengan membangunkan mereka berdua.
Setelah bebas dari mereka wanita cantik itu masuk kedalam kamar mandi,hanya untuk gosok gigi dan mencuci mukanya.Karena ia berencana menyiapkan sarapan untuk seisi rumahnya,agar ia menyadari posisinya sebagai nyonya rumah ini.
Ketika Selina sedang berkutat didapur,Alex yang tersadar dari tidurnya meraba raba sampingnya ketika menyadari objek yang dicari tak ada ia pun langsung bangkit.
Dikiranya sang istri pergi lagi,tapi ternyata saat melihat putrinya masih bergelung dibawah selimut ia yakin jika istrinya sedang dikamar mandi.
"Sayang kamu dimana?" Tanya Alex setengah teriak takut membangunkan Alina.
"Astaga dimana sih kamu Yang," gumam Alex yang akhirnya menuju kearah kamar mandi. Saat sampai disana diketuknya pintu kamar mandi,namun tak ada respon sama sekali.
Ketika mendekati dapur diciumnya harum masakan yang membuatnya langsung tersenyum,hatinya menghangat ketika melihat sang istri yang sedang berkutat dengan penggorengan.
Selina sangat terkejut ketika suaminya mengecup leher bagian belakangnya yang terekspos.Ia memang mencium wangi parfum suaminya itu,hanya saja caranya yang tiba tiba membuat Selina merasa jengah.
"Kamu tuh kenapa sih main nyosor seenaknya saja,kalau aku jantungan gimana?" Kesal Selina.
"Haha makanya jadi orang itu pertahanan dan kewaspadaan harus selalu ada,agar tidak pernah lengah dengan keadaan sekitar," nasehat Alex.
"Hem baiklah bos,yasudah sana kamu mandi tapi jangan lupa panggilkan adek juga ya," pinta Selina.
"Iya Sayang aku keatas dulu ya." Sahut Alex.
__ADS_1
Cup
Alex mencuri ciuman dari Selina lalu berjalan cepat kearah tangga sebelum terkena amukan dari istrinya.Namun tanpa disangka Selina malah menggodanya,ia ingin melihat reaksi suaminya itu.
"Sayang kok dicium hanya pipi sebelah saja yang sebelahnya lagi terus bibirnya cemburu lho," goda Selina sambil mengerlingkan matanya.
Alex yang tadi sudah takut kena semprot dari istrinya,langsung kembali kedapur dan mencium mata,hidung kemudian kedua pipinya Selina dan terakhir adalah Bibir.
Wow bagaimanapun tempat terakhir adalah yang paling favorit,Alex mulai dari mengecup,kemudian melu**tnya hingga bunyi decapan terdengar jelas didapur.Selina pun merespon dengan melingkarkan tangannya dileher suaminya,keduanya tak sadar jika jomblo abadi yang jodohnya masih otw sedang menatap keduanya.
Alex terus ******* bibir istrinya bahkan ia mengakses semua rongga dalam mulut istrinya itu,keduanya menganggap jika sedang berada dipulau terpencil yang penghuninya hanya keduanya saja.
"Ehemm tau begini tadi lebih baik langsung kekantor saja," sindir Ben sambil kembali.
Alex dan Selina langsung menghentikan kegiatan keduanya ,jika Selina wajahnya memerah karena malu berbeda dengan Alex yang sedang kesal setengah mati.
"Dasar asisten pengganggu," gerutu Alex sambil menoyor kepala Ben.
"Lha kok saya yang salah Bos,lagian tidak lucu juga kan masa buka bungkusnya didapur," ejek Ben balik yang sepertinya sudah kesal hingga berani membantah.
"Maksudnya kamu apa?" Tanya Alex yang tak mengerti.
"Ya kalau bos seperti tadi sama nyonya pasti lari larinya kan kesitu juga." Kesal Ben.
"Gue masih waras bego," maki Alex.
"Hahaee oh syukurlah kalau begitu saya pikir sudah lama memendam hasrat jadi sekarang saat nya meledak," ejek Ben.
__ADS_1
"Dasar asisten tidak ada akhlak lama lama kujodohkan kau juga dengan cewek jadi jadian." Kesal Alex.