
HAII JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA TERBARU KU...
SAHABAT KU CINTA KU
LOPE U FULLL
HAPPY READING YA GUYS...
LANJUT..
Karena Alex yang tak kunjung bangun, Ben sangat kesal.Ia pun memilih duduk di sofa yang beradaa di ruangan tersebut, namun setelah setengah jam tak ada tanda tanda Alex bangun.
Ben akhirnya ikut berbaring di atas sofa, dan terjadilah hari itu Bos dan Asisten tersebut molor tak ada yang pergi kerja.Bahkan keduanya tidur seperti tanpa beban, padahal di kantor semua pegawai sedang panik, karena ada klien yang datang untuk meeting.
""Aduh gimana nih Tuan Alex dan Ben tak datang, sedangkan klien sudah menungguad
dari sejam yang lalu.Bagaimana cara menyampaikan kepada mereka agar mereka tak kecewa, huft dasar bos nggak ada akhlak". gerutu Mira Sekertaris nya Alex.
__ADS_1
Pegawai mana yang tak kesal melihat kelakuan atasan nya, yang main libur seenak nya.
" permisi Tuan Devano, sepertinya Tuan Alex sedang ada urusan di luar dan tak bisa di tinggal".Ujar Mira.
" Huft, nanti kamu katakan Pada Alex kalau saya membatal kan kerja sama kami.Saya tak suka pada orang yang tak tepat janji, bukan dia saja yang punya urusan saya juga". Balas Devano dengan wajah kesal.
Mira hanya menundukan kepala, ia tak berani menjawab.Akhirnya Devano keluar dengan wajah yang di tekuk, sebab sebenar nya ia rencana nya setelah dari kantor nya Alex akan langsung ke italia karena ada kerjaan di sana.
" Dasar brengsek, sia sia sudah waktu ku kesini tak ada hasil sama sekali". Gerutu nya sampai di dalam mobil, miko asisten nya hanya menggeleng kepala melihat wajah cemberut bos nya itu.
" Langsung ke bandara, sudah tak ada waktu lagi".Sahut Devano ketus.
Sementara itu di sebuah ruangan yang gelap, tampak seorang pria yang tengah duduk di temani oleh alkohol.Pikiran nya kacau sebab setelah mencari kesana kemari, dan membayar mahal orang untuk menyelidiki tentang kehilangan wanita yang dicintai nya.
Akhir nya ia mengetahui titik terang, namun kenyataan tersebut membuat hatinya remuk.Ia tak menyangka jika semua itu ada kaitan nya dengan sahabat nya sendiri.
" Alex brengsek, aku akan menghabisi mu kalau sampai Selina kenapa napa". Ujar Rivan geram.
__ADS_1
Pria tersebut adalah Rivan Orlando, yang tengah frustasi, karena mengetahui kenyataan jika Selina di culik karena suruhan Alex.Dan ia berjanji akan menghabisi Alex, Jika sampai memyakiti Selina.
Dengan wajah yang penuh Amarah, Rivan bergegas mandi dan selesai mandi dan memakai pakaian nya.Lalu setelah itu ia langsung menuju ke Perusahan Alex, untuk membuat perhitungan dengan Alex.
Tak butuh waktu lama, Rivan pun sampai di sana.Ia yang biasa nya ramah dan membalas setiap sapaan pegawai disitu, hari ini tak ada sama sekali.Bahkan ia jalan dengan wajah yang datar dan , tanpa ekspresi.
Setelah berada di depan ruangan nya Alex, Rivan yang hendak masuk langsung di tahan oleh Mira.
" Pemisi pak, anda ingin bertemu Tuan Alex"? Tanya mira.
" Hemm". sahut Rivan singkat.
Mira bergidik ngeri, pasal nya Rivan yang biasanya manis kali ini terlihat dingin.
" Tuan Alex hari ini belum ke kantor mungkin dia...
Sebelum Mira melanjutkan perkataan nya.Rivan sudah berlalu pergi dari situ, ia bahkan tak peduli dengan perkataan mira yang menggantung di udara bagaikan angin yang tak terlihat.
__ADS_1