
langsung saja ya takutnya di tampol sama Nyonya Dinda!!!
lanjut * **
" Oh Tuhan tolong sepertinya nyawaku murah hari ini, Kenapa Nyonya Bos lihatin kayak gitu lagi bisa mampus aku hari ini! " batin Suster itu frustasi.
Dinda masih saja fokus melihat kearah Suster itu yang mengganti infus suaminya dengan tangan gemetaran, dia merasa lucu masa hanya mengatakan hal yang tidak berguna seperti itu wanita yang berpakaian putih itu ketakutan setengah mampus?
" makanya lihatin suami orang jangan sampai segitunya, emang kamu pikir aku sebagai istrinya ikhlas apa Oh tidak tentu tidak jangan harap!" batin Dinda Sambil tertawa geli Ya iyalah orang hari ini dia berhasil ngerjain seseorang yang tidak ada salah sama sekali.
" kalau sudah selesai silakan keluar ya soalnya istri saya itu paling tidak suka kalau ada orang lain selain kami berdua, kalau dia marah itu saya saja susah loh bujuk nya biar tenang! "ujar Devan ambigu membuat Suster itu langsung Segera mengambil langkah seribu tanpa menoleh kebelakang karena nyawa taruhannya.
" kamu kok tega sih mas ngomong kayak gitu Kamu pikir aku sombi apa, dia tuh dia-nya jadi takut kan kalau nanti malas muncul ke sini lagi gimana? " tanya Dinda kesal.
" terus kamu maunya gimana aku pikir kamu lihatin dia tadi karena emosi dia melihat kearah aku terus, ya makanya aku Takut takutin biar tobat sekalian kok malah kamu belain sih sayang?" tanya Devan heran.
"Ih bukan dibelain juga tapi kan ih kasih takut itu pakai kata yang lebih bermutu lah apa begitu ini katanya kalau marah susah bujuk emang kamu pikir aku apa drakula begitu? aku ini istri kamu loh pakai kata yang manis begitu, Nanti kalau aku keluar mereka semua pada hari itu soalnya lihat aku kayak monster! " Ketus Dinda kesel.
" Maaf ya soalnya tadi aku salah ngomong, jangan marah lagi ya ya soalnya aku nggak sanggup lho yang hidup Aku terasa mati rasa kalau kamu marah-marah seperti itu tahu tidak? "bujuk Devan menggunakan kata-kata yang ke alay-alay and begitu.
" lebay kamu kayak ABG yang baru belajar gaul yang sukanya berkata-kata aneh-aneh, ingat umur bro Udah nggak zaman malu-maluin aja sama eyang aku di Pondok Gede! " Sindir Dinda.
__ADS_1
Entah mengapa Devan yang biasanya hari-harinya hanya tertidur karena sangat lemas, hari ini terlihat begitu semangat bahkan sempat-sempatnya meminta istrinya untuk ML dengan dirinya. tidak berdoa dalam hati semoga ini adalah pertanda baik dari Tuhan untuk hubungan mereka, istri mana yang ikhlas berpisah dari suami istri mana yang rela ditinggal pas lagi sayang-sayangnya kalau si Pluto mungkin tapi ini mah Manusia Biasa.
" kamu lagi mikirin apa sih Kok diam dari tadi, lagi mikirin aku ya tak usah dipikirin sayang aku mah begini-begini saja!"ujar Devan sambil tersenyum.
" Eits jangan ngomong gitu Aku nggak suka, kamu tetap baik-baik saja tidak akan kenapa-napa jadi jangan ngomong yang aneh-aneh! " sahut Dinda Ketus.
" ya Makanya jangan mikirin aku yang aneh-aneh,, karena kamu saja punya pikiran aneh apa lagi aku akan bakalan lebih parah lagi! "ujar Devan tak mau kalah jika menyangkut istrinya.
biar sa su cinta
tra usah hilang jaga hati biar tambah cinta karena kalau sa dibilang ,sa tra kan berpindah Karna su sayang
biar ku berubah sa trakan Mendua jaga Hati biar tambah cinta karena Kalau sa su bilang sa trakan berpindah Karna su sayang!
Dinda mengumandangkan lagu itu sambil bergumam membuat suaminya menatap sendu ke istrinya, wanita terkadang berusaha menjadi hebat Tegar kuat akan tetapi itu hanya cover luarnya saja di dalamnya sungguh Rapuh tak berbentuk jika tidak ditutupi oleh daging dan kulit.
memilih bertahan itu harus agar pembuktian cinta mereka semakin kuat, akan tetapi ketika pilihan yang kita ambil itu kita buat jangan melupakan satu hal yaitu cobaan.
cobaan tidak pernah memandang status sosial apapun itu, Iya datang tanpa permisi apa pemiliknya siap ataupun tidak karena baginya Hidup itu memang harus penuh cobaan barulah bisa menjadi pribadi yang kuat hebat berguna bagi orang lain.
di lain tempat Entah mengapa ia merasakan jantungnya terasa berdebar-debar entah ada apa gerangan yang menimpa wanita cantik itu, yang merasa namanya disebut tapi bukan dalam keadaan senang dan keadaan susah.
__ADS_1
Alex yang mengerti kegundahan hati istrinya memilih mendekatinya dan memeluknya dari belakang, ia membenamkan kepalanya di ceruk leher istrinya yang sedang berdiri menata makanan dimeja.
"sayang kamu kenapa, Aku perhatikan dari tadi seolah Tubuh kamu berada disini tapi hati kamu berada ditempat lain? " tanya Alex pelan.
Selina menghembuskan nafasnya kasar ya bingung dengan kondisi hatinya kini, namun tanggung jawabnya terhadap rumah ini juga harus dilaksanakan yaitu menyiapkan makanan untuk seluruh anggota keluarga tanpa terkecuali.
" aku nggak papa kok mas, mungkin hanya kecapean saja!" sahut Selina pelan.
" Oh iya aku hampir lupa loh kalau kemarin itu sebelum pulang aku dikasih jadwal untuk kunjungan ke luar negeri( berasa Alex orang penting ya guys). "ujar Alex menjelaskan pada istrinya itu.
"Lho kok mas tiba-tiba sih Kenapa tidak dari kemarin-kemarin? mau ke mana saja sih, Aku mana mau ninggalin Alina sama abang sendirian di sini lama-lama saat kita pulang Udah bunting Tuh anak! "tanya Celina heran.
" itu lagi Masalahnya tuh Anton tidak perhatikan jadwal aku baik-baik supaya bisa aku atur pulang, Jadi tidak mungkin dong aku tolak secara aku kan bosnya? "tanya Alex heran
" Ya sudah kamu sendiri saja berangkat Aku malas, soalnya kasihan anak-anak tidak ada yang ngurusin di sini Kamu kan tahu gimana Mereka berdua itu?" tolak Selina memasang wajah kesalnya.
" tapi perjalanan ini kan bisa buat kita sekalian dengan honeymoon, jangan ditolak ya karena selama ini kan kita belum pernah honeymoon. lagian mereka sudah besar tidak boleh ditemani melakukan sesuatu, orang mau kawin saja bisa masa kamu yang repot ?" tanya Alex lagi siapa tahu istrinya berubah pikiran.
" ya sudah kamu jalan dulu nanti aku nyusul deh, setelah urusan disini beres semua kasihan anak-anak lho yang tidak pernah aku tinggal pergi!" bujuk Selina lagi.
" mana bisa begitu masa kita jalannya masing-masing Kamu pikir aku apa yang mau saja ditinggal pergi, di mana mana suami itu nomor 1 baru anak masa kamu kebalikannya sih? " tanya Alex heran.
__ADS_1
" etdah sekali-sekali ngerti dikit napa? " kesal Alex.