
Haii READER terseyeng
MAAF HARI INI TERLAMBAT UP..
MAKLUM KEHIDUPAN DUNIA NYATA TAK SEINDAH DENGAN YANG DI NOVEL
VOTE NYA JANGAN PELIT KHA..ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
LANJUT ****
" Ehhh bukan nya seperti itu kali Lina ku,habis kamu nya juga menghilang di telan bumi. Syukur juga Bumi lagi baik hati,jadi muntahin kamu kembali". Kesal Dinda dengan nada tinggi yang jika berada di dekat nya akan bergidik ngeri.
" Oh jadi sekarang kamu nggak kangen sama aku,jadi bawaan nya mau marah terus begitu sama aku"..Tanya Selina dengan nada yang terdengar sinis padahal hanya bermaksud pura pura marah.
" Lho bukannya seperti itu,aisss sudah lah jangan marah ya nanti cantik nya luntur lho". Goda Dinda
__ADS_1
" Hehe kata siapa cantik ku luntur ,apa kamu lupa saat pembagian wajah dan giliran aku hati Tuhan lagi senang jadinya kecantikan aku terparipurna ". Sahut Selina percaya diri.
" Oh jadi kamu mau bilang saat giliran ku Tuhan lagi marah ,jadinya muka aku hancur begitu ".Tanya Dinda Ketus.
" Kamu lho yang ngomong bukan aku"..Ujar Selina
" Selina Beatrix awas kamu ya,ayo cepat bilang kamu di mana biar aku jemput. Sudah cukup kaburnya,tau nggak aku sendirian disini.Apa nggak capek kabur terus,jadinya sekarang aku yang jadi sasaran si es balok ". Pinta Dinda
" Emang kalau aku pulang kamu mau ngapain "? Tanya Selina
" Ya buat jadi teman duet ,untuk labrak si Alex Roberto jelek mirip kulkas dua pintu yang lagi di service ". Ujar Dinda
Mungkin tanpa Selina sadari ,jika dirinya mengakui kalau Alex suaminya. Apa mungkin bawaan bayi atau ,atau karena dia sudah mulai menerima keadaan.
( Jujur guys selama jadi penulis, sudah 5 novel author tak pernah menceritakan soal pelakor. Soalnya ngebayangin aja udah kesal apalagi menghayati dalam sebuah tulisan bisa berabe. )
" Heii Lina kamu masih di situ kan"?.Tanya Dinda karena mendengar Selina yang tak mengeluarkan suaranya.
" Hemm hadir mbakyu". Sahut Selina
" Lina kamu dimana sih,aku jemput ya soalnya disini aku sendirian saja .Malah lebih parah nya lagi tanpa sebab akibat ,tuh bos brengsek main pindahin aku ke kantor cabang ". Umpat Dinda kesal
__ADS_1
" Ehh kok bisa begitu sih"? Tanya Selina heran
" Ya bisalah orang dia yang bos nya kok,Lagian enam bulan terakhir tingkah nya makin aneh tau nggak. Malah kalahin cewek lagi Pms ,kita semua jadi bingung. Marah marah nggak jelas,main pukul nggak jelas kalau bukan aneh apa coba". Sahut Dinda
" Maafkan aku tapi untuk sekarang aku belum bisa pulang ,dan juga tidak bisa kasih tahu keberadaan ku.Tapi nanti jika hati dan pikiran ku sudah siap,kamu adalah orang pertama yang aku kasih tahu ". Lirih Selina pelan
" Apa masalah mu begitu berat sampai tak ada niat untuk kembali ,dan apa aku bukan sahabat kamu lagi sehingga tidak mau berbagi masalah mu". Ujar Dinda sambil menahan sesak di dadanya.
" Aku baik baik saja kok jangan khawatir ya,lagian apa kamu lupa siapa seorang Selina Beatrix wanita terhebat yang ada di bumi ini". Sahut Selina sambil tertawa kecil agar Dinda tak terlalu mencemaskan dirinya.
" Baik lah jaga dirimu jangan sampai terluka ataupun menangis ,karena aku tak mengijinkan nya". Ucap Dinda
" Ok boss". ujar Selina sambil memberikan hormat ,ia pikir mungkin Dinda melihat nya kali.
" Ya sudah aku kerja lagi dulu ya".Pamit Dinda namun perkataan Selina membuat nya mengurungkan niatnya
" Dinda ingat nggak boleh ngomong ke siapa siapa tentang aku,dan juga jangan pernah kasih nomor aku ke orang lain.Siapapun itu apapun alasannya ,tolong tetap rahasiakan ya".Pinta Selina.
Dinda sudah tak bisa berkata apa lagi,karena ia yakin Selina pasti punya alasan untuk melakukan semua itu.
Akhirnya panggilan tersebut terhenti ketika Selina mematikan panggilan tersebut ,baginya sudah cukup dengan mendengar suaranya Dinda.
__ADS_1