
HAII READER KU TERSEYENG
JANGAN LUPA MAMPIR DI KARYA AUTHOR YANG LAIN
πMENCINTAIMU DALAM DIAM π
VOTE NYA JUGA YA...
LOPE U FULL
HAPPY READING YA GUYS
ππππππππππ
LANJUT ***
Rafa sangat takut jika nanti suatu saat Selina akan pergi ,karena ia sudah tak punya siapa siapa lagi di dunia ini.
Megan yang tau jika perkataannya ,adalah penyebab Rafa jadi diam .Ia pun mendekati Rafa lalu mengusap pelan kepala bocah itu,lalu menatap wajahnya.
" Fa tadi aunty salah ngomong ya ,sampe mulutnya di kunci pake gembok seperti itu "? Tanya Megan pelan.
" Aunty nggak akan bawa Bunda nya aku pergi kan"? Tanya Rafa pelan.
Selina dari tadi yang hanya melihat interaksi antara Megan dan Rafa,heran dengan pertanyaan yang di ajukan oleh Anak itu.
__ADS_1
"Nak maksud kamu apa"? Tanya Selina
" Tadi aku dengar kalau Aunty bakalan bawa Bunda pergi ,dan akan meninggalkan aku sendiri ". Ujar nya sedih sambil menundukkan wajahnya.
Selina mengeryitkan keningnya ,pasalnya bocah di hadapannya ini,sangat takut kehilangan dirinya. padahal semua orang yang dahulu merupakan keluarganya ,ingin sekali ia menjauh dari mereka.
" Bunda harus pergi jika saat nya tiba,karena tempat Bunda bukan disini. Suatu saat Bunda harus pergi ,karena dedek bayinya butuh tempat yang besar dan bisa menjaga dedek bayinya ".Ujar Selina pelan
Rafa langsung memundurkan wajahnya ,dan Selina merasa terkejut karena melihat bahunya bergetar.Selina merasa iba dengan pemandangan yang ada di hadapannya kini,ia yakin pasti Rafa kini tengah menangis.
" Nak kamu kenapa "? Tanya Selina
" Bunda tidak sayang aku,kalau Bunda pergi aku bakalan sendiri di sini ". Ujar Rafa sambil mengusap air matanya.
Selina langsung memeluk anak kecil ,yang sudah tak punya siapa siapa lagi.Hati kecil Selina tak sanggup lagi ,untuk melihat kesedihan di mata Rafa.
Senyum di wajah Rafa langsung terbit ketika mendengar perkataan Selina ,bahwa tak kan meninggalkan dirinya sendiri.
" Beneran Bunda nggak akan ninggalin aku,dan akan selalu bawa aku di samping Bunda "? Tanya Rafa memastikan.
" Ya iyalah Aunty bakalan bawa Rafa,Bunda dan dedek bayinya,pergi dari sini dan tak kan terpisah lagi.Supaya Rafa bisa sekolah lagi,dan bisa bantu Bunda jagain dedek bayinya ". Ujar Megan
" yeyyy beneran ya aku bakalan selalu sama Bunda,dan tak kan sendirian lagi disini". Ujar Rafa senang.
Megan dan Selina saling pandang melihat tingkah Rafa yang terlihat sangat senang,dan melompat seperti orang yang sangat gembira.
__ADS_1
" Ya sudah aunty pulang dulu ya,nanti sudah tak lama lagi bakal balik kesini lagi untuk jemput kalian ". Pamit Megan.
" Hati hati ya kak,ingat di jalan jangan lupa lihat lihat jangan sampai bisa kecantol pria tampan .Jadi nya nggak akan menjadi jomblo mengenaskan seperti ini". Ejek Selina sambil memasang wajah yang membuat Megan sangat kesal.
" Ngapain mau cari yang lain,kan sudah ada si ganteng di sini". Ujar Megan sambil mencolek hidungnya Rafa
Namun bocah tersebut menolak ,karena tak ingin di sentuh oleh Megan.
" Rafa mau kan jadi pacarnya Aunty "?Tanya Megan
" Ishhh malas sama orang yang sudah tua,apalagi jeleknya seperti aunty". Sahut Rafa sambil tersenyum mengejek.
Megan kesal mendengar perkataan ibu dan anak yang selalu kompak,ketika mengatai dirinya.
" Au ah aku balik dulu ya ". Pamit Megan lalu berlalu meninggalkan keduanya.
Selina pun ikut bangkit dan menggandeng tangan Rafa ,agar keduanya masuk kedalam. Ketika sampai di dalam panti ,terlihat anak anak sedang bermain.
" Fa ayo pergi main sama teman teman kamu di sana,Bunda mau bantuin Bunda Vika dulu ya". Ucap Selina.
Dulu anak anak panti memanggil pengasuh mereka Mam,namun ketika Selina hadir di situ.Mereka mulai merubah panggilan menjadi Bunda seperti Selina.
" Nggak ah Bun,Rafa ke kamar saja deh". Tolak Rafa yang selalu tak ingin bergabung dengan anak lain,yang menurut nya terlalu merepotkan.
" Nggak boleh seperti itu,di umur kamu ini harusnya bermain lho dengan teman teman kamu,bukannya malah menyendiri". Pinta Selina.
__ADS_1
" Nggak Bunda ,aku nanti main nya sama dedek bayi saja ". Tolak Rafa dan langsung masuk kedalam kamarnya.