
Zafer saat ini membuka amplop coklat karena merasa sangat penasaran dengan isi di dalamnya. Begitu membaca bahwa itu adalah laporan kesehatan dari Tsamara beberapa tahun lalu ketika mengalami penyakit pada alat kelamin.
Bahkan Zafer membulatkan mata dan beberapa kali menelan ludah saat merasa seperti baru saja selamat dari marabahaya.
'Tsamara dulu mempunyai penyakit kelamin saat hamil Keanu? Nasib baik aku belum sempat bercinta dengannya hari ini. Karena jika sudah, mungkin tertular penyakit kelamin darinya.'
'Sepertinya itu terjadi karena Tsamara berhubungan dengan Rey yang suka bergonta-ganti wanita. Bukankah ia hanya berhubungan dengan Rey saja selain suami pertama?'
Saat Zafer menyadari bahwa perkataannya sama saja dengan menafsir diri sendiri karena juga sering bergonta-ganti wanita sebelum bersama Rayya untuk memuaskan hasrat. Apalagi sering keluar masuk klab dan berhubungan dengan para wanita malam, pastinya ada kemungkinan jika bisa tertular penyakit kelamin.
'Bagaimana jika aku juga mengalami penyakit kelamin? Apa yang harus kulakukan jika sampai itu terjadi?' gumam Zafer yang sebenarnya tengah melamun ketika menundukkan kepala saat membaca laporan kesehatan dari Tsamara.
Tsamara dari tadi masih menatap intens sosok pria di hadapan yang membaca terlalu lama dan berniat untuk menyadarkan.
'Sepertinya saat ini Zafer sedang shock begitu melihat laporan kesehatanku saat hamil Keanu yang dulu pernah perjuangan saat menderita penyakit kelamin.'
"Sepertinya sekarang sangat terkejut dengan apa yang baru saja kamu baca? Apakah setelah membacanya, masih berani berbicara ingin menunjukkan kekuatanmu di atas ranjang padaku?" Tsamara saat ini menyindir dengan kalimat pedas untuk menampar secara tidak langsung pria yang dianggapnya selalu percaya diri.
Seolah menganggap bahwa semua wanita bisa didapatkan. Padahal Tsamara sama sekali tidak memiliki perasaan apapun pada Zafer meskipun sering berinteraksi secara intim dengan pria yang berstatus sebagai suami di atas kertas tersebut.
Sementara itu, Zafer saat ini menoleh ke arah Tsamara setelah mengangkat pandangan dari lembaran kertas yang masih berada di tangan. "Ini hanyalah penyakit kulit. Bukan sebuah hal yang berbahaya dan ditanggapi dengan berlebihan."
Meskipun bersikap biasa, Zafer menyembunyikan ketakutan yang dirasakan saat ini jika sampai benar-benar bercinta.
__ADS_1
Tsamara sebenarnya tahu apa yang dipikirkan oleh Zafer saat ini, tetapi bersikap seperti orang bodoh yang tidak mengetahui apapun dan mengiyakan perkataan pria itu.
"Itu memang penyakit tidak mematikan karena herpes kelamin hanya berasal dari virus. Namun, virus itu akan menular melalui melalui kontak langsung dengan luka, ludah, atau cairan kelamin. Salah satu cara penyebarannya melalui hubungan intim."
"Aku tidak perlu menjelaskan yang lebih detail, bukan? Bahwa meskipun bukanlah penyakit yang berbahaya, tapi tidak dapat disembuhkan sepenuhnya."
"Aku dulu sangat frustasi ketika mendapatkan gejala penyakit itu. Bahkan sudah melakukan beberapa pengobatan dengan pemberian obat antivirus. Namun, ternyata hanya dapat membantu untuk mengurangi gejala yang parah dan menurunkan risiko penularan, tapi tidak bisa menyembuhkan total."
Tsamara memang tidak berbohong karena mengatakan yang sebenarnya. Bahwa dulu saat hamil Keanu penuh banyak perjuangan. Bahkan sempat merasa stres dan bingung serta putus asa untuk mengobati penyakit yang diderita.
Saat itu, ia tersiksa karena terjadi pembengkakan pada kulit kelamin dan area di sekitarnya yang terasa gatal, nyeri, dan disertai sensasi terbakar. Bahkan sampai ada luka yang terasa nyeri di ********, pantat dan paha.
Saat itu, merasa nyeri pada saat buang air kecil dan ketika mengatakan pada Rey, menyuruh untuk pergi periksa sendiri karena malu menemani.
Saat sang dokter mengatakan bahwa pada umumnya akan membutuhkan waktu sekitar dua hingga empat minggu untuk sembuh setelah terinfeksi pertama kalinya. Dokter memberikan obat luar dan juga dalam dan selalu digunakan.
Namun, kenyataan tak seindah ekspektasi karena meskipun sudah sembuh, tetapi beberapa minggu kemudian kambuh lagi. Hal itu karena kata dokter adalah ada kondisi yang memicu. Gejala penyakit itu bisa muncul kembali dan terjadi secara berulang kali.
Sampai Rey tidak pernah menyentuhnya semenjak hamil dan Tsamara sama sekali tidak mencurigai bahwa pria itu ternyata bercinta dengan banyak wanita.
Selama sembilan bulan hidup menderita saat mengandung Keanu karena Rey sama sekali tidak memberikan perhatian dan terkesan cuek. Apalagi tidak bisa melayani sebagai seorang istri karena mengidap penyakit kelamin.
Hingga saat Tsamara berpikir tidak akan pernah sembuh dan pasrah dengan apa yang dialami, semua berubah begitu Keanu dilahirkan. Penyakitnya berangsur sembuh dan sudah tidak merasa tersiksa karena penyakit itu.
__ADS_1
Ia merasa sangat bersyukur dan berpikir bisa kembali melayani suami dan tidak jijik lagi padanya setelah sembuh, tetapi yang terjadi adalah sebaliknya karena melihat Rey pergi dengan wanita ke hotel.
Hingga berakhir perceraian dan tidak lagi berhubungan dengan pria yang telah meninggalkan luka di dalam hati.
Dengan luka yang teramat dalam dan juga harus membesarkan bayi sendiri ketika tidak mempunyai mata pencaharian. Tsamara tetap berusaha kuat demi putranya yang malang karena tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan dari kasih sayang seorang ayah.
Namun, saat ini tidak ingin mengatakan yang sebenarnya pada Zafer bahwa sudah sembuh dari penyakit kelamin setelah melahirkan karena berharap pria itu tidak lagi mengatakan kalimat vulgar dengan dalih meminta hak sebagai seorang suami.
"Apakah kamu masih berniat bercinta denganku setelah mengetahui yang sebenarnya? Aku hanya ingin melindungimu agar tidak tertular penyakit. Namun, jika kamu tetap ingin meminta hak sebagai suami, sepertinya aku tidak akan pernah menolak karena jika melakukan itu, akan berdosa."
"Aku sudah cukup merasakan dilaknat oleh Tuhan setelah melakukan banyak dosa pada suami. Sekarang aku tidak akan melakukan hal yang dibenci oleh Tuhan. Jadi, jika kamu memang sewaktu-waktu ingin melakukannya, aku akan siap untuk melayanimu sebagai seorang istri."
Tsamara memang berbicara dengan meyakinkan seperti sama sekali tidak menolak jika pria di hadapan tersebut ingin bercinta dengannya. Namun, merasa sangat yakin jika Zafer tidak akan pernah menyentuh secara intim sebagai pasangan suami istri yang sebenarnya karena takut jika tertular penyakit.
Sementara itu, Zafer yang dari tadi berkali-kali menelan ludah karena merasa tidak bisa berbicara saat tercekat di tenggorokan. Antara harga diri dan juga ketakutan seolah bercampur menjadi satu dan membuatnya pusing untuk mengungkapkan jawaban pada Tsamara.
Zafer memilih untuk memasukkan kembali laporan kesehatan dari Tsamara karena menunda beberapa menit untuk berpikir.
'Sial! Kenapa aku harus mendengar cerita seperti ini?'
'Apalagi Tsamara seperti sengaja mengejekku habis-habisan dan membuatku tidak berkutik,' gumam Zafer yang saat ini menegakkan tubuh setelah membungkuk memasukkan amplop berwarna coklat tersebut ke laci.
To be continued...
__ADS_1