
Sudah empat hari Haikal menginap di rumah April dan membantu istri nya ini menata rumah,hari ini dia akan pulang kerumahnya karena sudah merindukan Satria anak nya, meskipun oleh-oleh sudah di kirim oleh Haikal dia juga ingin bertemu anak nya.
"Hati-hati mas,jangan lupa makan siang" ujar April mengingatkan Haikal saat hendak pergi
"Iya,kamu juga jangan terlalu lelah di rumah" ingat Haikal
April memang tak di perbolehkan Haikal untuk bekerja,jika ada Pemotretan saja itu pun untuk perusahaan Haikal bukan yang lain.
April menyalami punggung tangan suaminya ini dan masuk kembali setelah Haikal pergi
"Bunda,kenapa papa tidak mengajak Satria menginap di sini bukan nya papa sudah membelikan tempat tidur baru dan memasang AC di kamar" ujar Vino
"Iya sabar sayang mungkin saat ini Satria belum mau berpisah dari nenek nya tapi nanti dia akan datang kemari dan tidur bersama Vino" jelas April
April terkadang bertanya sendiri kenapa sampai saat ini dia tidak di kenalkan oleh Haikal pada keluarga nya,Hanya Damian dan Fajar yang April tau sedangkan papa dan mama Haikal, April tak mengenal nya, bagaimana jika mereka bertabrakan di jalan kan tidak lucu jika tertabrak mertua sendiri sementara April tidak mengenal nya tapi untuk memaksa Haikal juga tidak mungkin.
****
"Sayang,papa pulang" panggil Haikal pada Satria,siang ini Haikal sengaja pulang cepat dari kantor untuk bertemu Satria yang baru pulang dari sekolah
"Papa" pekik Satria memeluk tubuh lelaki kesayangan nya ini
__ADS_1
"Papa pergi kenapa lama sekali" rajuk Satria
"Maaf kan papa sayang,papa banyak sekali pekerjaan,oh ya bagaimana sekolah nya?"
"Baik..... sangat baik"
"oleh-oleh yang papa kirim sudah di main kan?"
"Sudah,aku pikir papa lupa dengan pesanan ku, ternyata papa membelikan nya"
"Mana mungkin papa lupa dengan pesanan anak tersayang papa,papa cari yang paling bagus agar kamu tidak bosan lagi di rumah" ucap Haikal tersenyum
"Sudah ma"
"Pakaian mu mana?" tanya Bu Fatma penuh selidik,kenapa Haikal Pulang tidak membawa koper nya seperti dia pergi
"Itu ma-aku Laundry dulu,banyak yang kotor nanti juga dikirim orang Laundry" jawab Haikal
"O......kenapa ponsel mu tidak aktif kal,mama ingin minta di belikan dua tas keluaran terbaru tapi kamu malah sulit di hubungi"
"Kenapa harus dua ma,tas mama kan sudah banyak...!!"
__ADS_1
"Kamu sama saja dengan papa mu, selalu bawel jika soal mama, kenapa tidak dengan Adel atau Karin dulu kamu bawel,kenapa harus mama,ingat Kal mama orang yang melahirkan mu,pelit pada orang tua akan membuat rezeki mu berkurang"
"Kenapa harus membahas itu sih ma" kesal Haikal
"Sayang masuk dulu ke dalam,nanti papa menyusul" ucap Haikal pada Satria dan di anggukki patuh oleh bocah lelaki ini.
"Ma, justru aku menghargai mama aku selalu memberikan apa yang mama mau tapi bukan berarti mama bisa minta seenak nya ma"
"Kenapa kamu jadi perhitungan begini sih Kal,mama curiga atau jangan-jangan kamu menghidupi orang lain di luar sana"
"Ma apa-apa an kamu" potong Pak Heru membuat Haikal bernafas lega karena kedatangan papa nya
"Kamu ini tidak pernah sadar ya,sudah jangan memperpanjang masalah,Haikal baru pulang kamu sudah mengoceh tanpa henti, istirahat saja dulu kal,tidak udah di dengar kan mama mu itu"ucap Pak Heru
"Iya pa.. terimakasih" jawab Haikal segera melenggang pergi menyusul Satria ke dalam kamar nya
Lagi-lagi Bu Fatma terlihat kesal karena pak Heru selalu saja menentang keinginan nya,pak Heru tidak pernah satu ide dengan nya,ntah rumah tangga seperti apa ini pikir bu Fatma
****
Mohon maaf telat up karena ada insiden sedikit,mohon di maklumi ya,🙏🙏
__ADS_1