Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Keguguran


__ADS_3

"Sayang kenapa dandan begini" ucap Sam saa melihat istri nya cantik sempurna


Sam memutar tubuh Keyla,benar pakai yang di kenakan nya tertutup tapi tak bisa mengecoh dari pandangan nafsu para lelaki, punggung indah Keyla terekspos sempurna membuat Sam benar-benar tidak suka.


"Kenapa? Menurut ku Keyla cantik" jawab Diana


"Cantik!!! tapi kamu tau kan Di malam ini acara di sekolah nya,bukan acara bersama ku"


"Sam beri Keyla waktu untuk mengapresiasikan diri nya" ucap Diana


"Di...kamu tidak tau kalau di sekolah Keyla itu ada-"


"Ada apa?" tanya Diana


"Sudahlah kamu juga tidak akan mengerti jika aku jelaskan,Key ganti baju" perintah Sam


"Tapi ini gaun satu-satunya yang Key beli kak" rengek Keyla


"Key....bunda dan ayah harus kerumah sakit sekarang " ucap Vina tiba-tiba


"Kenapa bun?" tanya Keyla cemas


"Nisa keguguran" jawab Vina bergegas pergi


"Sayang ayo kita pergi, Ardian baru menghubungi ku" ucap Devan menarik tangan Diana


Sam menatap Keyla,saat ini pasti istri nya bingung antara acara happy atau berduka di rumah sakit.


"Key ganti baju dulu kak, tunggu sebentar " ujar Keyla


Keyla lebih memutuskan untuk melihat Anisa dari pada acara perpisahan nya, meskipun ini hanya sekali seumur hidup tapi keluarga tetap prioritas pertama menurut Keyla hanya keluarga yang akan menerima susah senang nya kita nanti.


"Sayang tidak apa-apa?" tanya Sam saat mereka sudah di dalam mobi


"Sudah...jangan di bahas lagi kak" ucap Keyla,dia sibuk mengirimkan pesan pada Diana agar mengirim kan alamat rumah sakit di mana Nisa di rawat.


Sam bernafas lega karena malam ini Keyla tidak jadi kumpul dengan teman-teman nya.


***


"Akhirnya kami datang Mas,aku yakin itu karena kamu memang masih menginginkan tubuh ku" ucap Linda tanpa malu


"Di mana Luna?" tanya Andre


"Dia ada di dalam dan keadaan nya baik-baik saja,Luna sendiri yang tidak mau pulang mas,dia ingin aku dan kamu tidur bersama di sini" ucap Linda


Kiara yang mendengar kan nya merasa muak, ingin rasanya memuntahkan isi perutnya ke tubuh Linda yang tidak tau malu itu,Kiara saat ini bersembunyi di sebelah dinding dan merekam semua apa yang terjadi.

__ADS_1


"Kembali kan Luna Lin"


"Mas,kita bisa ngobrol-ngobrol dulu dari hati ke hati,aku yakin masih ada cinta untuk ku di hatimu mas, karena kamu terlalu menikahi perempuan itu saja membuat mu bimbang tapi aku siap jadi istri kedua mu meskipun awalnya aku yang pertama"ucap Linda


"Jangan macam-macam kamu Lin,aku tidak tertarik pada mu, kembali kan Luna dan jangan ganggu rumah tangga ku,kamu ingat bukan hak asuh Luna ada pada ku kamu tidak bisa seenaknya membawa Luna" tegas Andre


"kamu lupa mas aku yang melahirkan nya"


"Lin,jika kamu ingin membawa Luna bukan cara begini,kenal kan dirimu baik-baik Lin pasti Luna lambat-laun akan mengerti" terang Andre mulai melunak


"Tapi aku benci mas,benci Luna memanggil ku Tante dan istri baru mu itu mama"


"Lin,Luna anak-anak dia hanya mengikuti naluri nya,mana yang dia rasa baik akan dia senangi"


"Tidak!!!! aku tidak sudi,jika kamu tidak ingin kembali pada ku,jangan harap kamu bertemu Luna"


"Linda,di mana Luna jangan buat aku melakukan kekerasan pada mu"


"Hahaha.....coba saja mas, seberapa kuat kamu melakukan kekerasan pada ku,aku bisa saja melenyapkan anak itu mas jika kamu tak ingin kembali pada ku" ancam Linda membuat Kiara menutup mulut nya tak percaya ada ibu yang biadab seperti ini.


Kiara keluar dari persembunyiannya dia sudah tidak tahan pada ucapan Linda yang terus mengancam dan merayu suami nya.


"Ibu macam apa kamu, binatang saja masih punya hati dan sayang pada anak nya tapi kamu,lebih buruk dari binatang" pekik Kiara


"Ki...kenapa keluar?"


"Tutup mulut mu,aku yang mengikuti mas Andre bukan kemauan nya" jawab Kiara


"Ha-ha-ha..... sebegitu takut nya kamu kehilangan mas Andre mu ini ya,tapi bagus kamu datang kemari agar bisa menonton kemesraan kami,iya kan mas?" ujar Linda membuat Kiara jijik pada perempuan ini


"Mana anak ku?" tanya Kiara


"Anak mu?? baik lah akan ku berikan anak mu tapi berikan suami mu untuk ku" tekan Linda


"Perempuan biadab kamu" kesal Kiara ingin menampar Linda tapi di halangi Andre


"Kenapa mas?"


"Kamu lihat sendiri bukan kalau mas Andre masih membela ku dan dia melindungi ku dari amukan singa seperti mu" ejek Linda lagi membuat Kiara kesal


"Mas!!!" tekan Kiara


"Bukan waktu nya bertengkar sayang,kamu cari Luna perempuan ini biar aku yang urus" ujar Andre menarik kedua tangan Linda kebelakang dan mengunci nya.


"Lepas mas,,sakit"


Kiara mengangguk patuh lalu mencari Luna di dalam kamar.

__ADS_1


"Luna...sayang,ini mama nak,di mana kamu"


"Lun....ini mama sayang,di mana kamu nak, keluar sayang mama dan papa sudah datang" teriak Kiara tapi tak menemukan Luna, semua kamar di geledah oleh Kiara tapi dia tak menemukan Luna.


"Di mana kamu sayang" isak Kiara yang mulai putus asa


"Mas... tidak ada" lapor Kiara


"Di mana kamu sembunyikan Luna,Lin!!" bentak Andre sambil terus mengunci tangan Linda


"Tidak akan aku katakan"


"plak....." satu tamparan di layangkan oleh Kiara pada Linda,dia terlalu emosi oleh perempuan ini.


"Dimana???" pekik Kiara


Andre menekan kuat tangan Linda hingga perempuan ini menjerit kesakitan.


"Lepas mas!!!"


" Kata kan di mana Luna,jika kamu masih ingin kedua tangan mu ini tidak aku patah kan" ancam Andre


"Mas,,akan aku ikat dia dan akan aku jadikan santapan hiu di lautan sana" ucap Kiara


"Aku ingin dia tau siapa aku sebenarnya mas, bermain-main dengan aku sama artinya bermain dengan keluarga Damian,akan aku minta Devan menyekapnya di gudang tua agar dia tau betapa kejamnya aku" lanjut Kiara membuat Linda bergedik ngeri


"Lepas mas" pinta Linda


"Hubungi Devan Ki" perintah Andre


Kiara segera mencari nomer Devan di ponselnya tapi saat hendak memencet nya Linda berteriak.


"Di gudang"


"Luna ada di gudang" ucap Linda


Apartemen itu cukup luas dan gudang yang di katakan Linda ada di balkon kamar kedua nya,Kiara memang tak sampai mencari ke sana karena tidak akan menyangka kalau seorang ibu tega meletakkan anak nya di gudang.


"Ki,masuk ke kamar itu dan bukan pintu keluar nya,ada gudang kecil di sebelah kiri" ucap Andre


Kiara segera lari kesana,benar saja bocah perempuan itu terbaring lemah di lantai, kelopak mata nya tampak bengkak mungkin habis menangis,ntah dia tertidur atau memang pingsan saat ini.


Kiara tak memperdulikan kehamilan nya dia menggendong Luna sambil mengisak.


"Mas....Luna lemah,ayo bawa dia kerumah sakit mas" ajak Kiara menangis


Andre mendorong tubuh Linda hingga tersungkur dan mengambil Luna dari gendongan Kiara.

__ADS_1


"Jika terjadi sesuatu pada anak ku,kau akan terima akibatnya" ucap Andre lalu keluar di ikuti Kiara.


__ADS_2